Try to be, to make the cute cover for my "M", but i think it's fail 😁😁😁
noise dept.
DEAR READER
Mike Driver

oozey mess
No title available
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
NASA

blake kathryn
styofa doing anything
No title available
Claire Keane

@theartofmadeline
RMH
Xuebing Du
Jules of Nature
Today's Document
Monterey Bay Aquarium

Janaina Medeiros
hello vonnie
ojovivo
seen from Netherlands
seen from Malaysia
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Slovenia
seen from United States
seen from Türkiye
seen from Malaysia
seen from New Zealand

seen from Türkiye
seen from United Kingdom
seen from Germany

seen from United States
seen from Türkiye
seen from India

seen from Singapore
seen from United States
seen from China
@ipahainy
Try to be, to make the cute cover for my "M", but i think it's fail 😁😁😁
Dear kamu, perkara hidup yang rumit itu hanya perlu satu hal: HADAPI! Percayalah, bahwa segala kerumitan dan kekhawatiran itu tidak benar-benar nyata dan hanya ada di kepalamu. Maka, datanglah kepada kehidupan tanpa beban dan dengan dada yang lapang. Yakinlah saja, bahwa setiap badai ada masanya berlalu. Dan setiap pendakian tak selamanya terjal.
Taufik Aulia (via taufikaulia)
Tangiang ni amang dohot dainang 😘😘😘
Karena aku dan kau ternyata hanyalah ilusi belaka
Yaaa tepat 7 tahun yang lau... Aku mengenal dirimu, sesosok lelaki yang aneh, dan entah mengapa kita bisa saling mengenal, dan akrab dengan begitu cepat.. Waktu demi waktu terlewati, aku dan kau tumbuh dan saling bercerita tentang keadaan kita masing-masing, namun... Tepat setahun lalu, jarak membuat kita berbeda, walaupun kita telah terlatih dipisahkan oleh jarak dan waktu,.. Kau berbeda, kau dingin, kau menghilang, dan pada akhirnya kau timbul dengan sejuta perubahan.. Dan aku?? Kau tak mengingatnya sama sekali, hingga akhirnya aku tersadar ternyata aku hanyalah ilusi bagi dirimu ditengah sulitnya keadaan mu saat itu..
BUKAN UNTUK KU....
Dan ternyata senyuman itu, tawa itu, tidak tertuju pada ku, tidak untuk diri ku...
Pantai... Ternyata pantai itu tak lebih indah jika dinikmati sendiri tanpa hadirnya kamu disisiku...
_ainy_
Retak sudah percaya menjadi kecewa hanya karena satu kesalahan. Lantas segala kebaikan seakan lenyap, tak diingat.
Cukup adilkah?
Jangan tanyakan itu padaku. Sebab memang ada beberapa kesalahan besar yang mampu menghapus segala kebaikan kecil di dalam ingatan.
© Syarifah Aini (2017)
Ini bukan perihal kau mencintaiku, dan aku mencintaimu. Tapi perihal bagaimana kita harus berjalan bersama? Sedang kita memiliki tempat pulang yang berbeda.
Haruskah kita membangun dua rumah? Sedang arti pulang hanyalah pada satu rumah.
© Syarifah Aini (2017)
Bagaimana kita tahu bahwa apa yang kita pilih itu tepat?
Bagiku, barangkali ini hanya salah satu cara mengetahuinya:
“Ketika kita tahu konsekuensi dari pilihan kita tersebut dan kita siap dengan konsekuensinya.”
Bukankah betapa sering kita memilih, tapi tidak siap dengan konsekuensinya? Hanya mau dengan pilihan tersebut, tapi tidak mau menjalani resikonya.
- Kurniawan Gunadi -
(via kurniawangunadi)
Apalah dayaku?
Apa yang telah kuperbuat, telah menjadikanmu gemuruh yang tak lagi tenang. Tak lagi menjadi hujan yang sendu. Tak lagi menjadi awan yang petang. Kamu kelam yang merana. Dan aku adalah bisu yang sesak.
Kata “maaf” menjelma menjadi perih yang lama. Waktu seakan tak sanggup menjadi obat. Waktu hanyalah pengingat betapa duka itu benar nyata. Aku memeluknya, dan kau memeluk dia. Pelukan yang hampa.
Lihatlah akhirnya, aku yang kalah. Dan ibumu yang menang. Namun kamu tak tahu itu. Kamu tidak tahu luka apa yang kusimpan rapi dalam dadaku karena kegagalanku memperjuangkanmu di depan orang tuamu. Luka yang tidak akan kamu mengerti sakitnya. Ibumu yang begitu membanggakanku di depanmu, menikamku di belakangmu. Aku telah cukup berupaya menjadikanmu sebagai rumah. Namun, pagar rumahmu terlalu runcing untuk ku buka baik-baik ataupun dengan paksa.
Ibumu yang kuharap menjadi ibuku itu, menghadiahkan wanita lain untukmu melalui tanganku sendiri. Dan apalah dayaku? Aku hanyalah seseorang yang mencintaimu. Dan seseorang yang untuk maju selangkah mendekatimupun aku tak sanggup.
© Syarifah Aini (2017)
Maybe this is for you ai
Ayah, bagaimana bisa seorang lelaki mencintaiku setulus cintamu padaku?
Selain karena terkabulnya doa-doamu yang kau rahasiakan dariku. Doa perihal jodoh putrimu yang kau tangisi dalam keheningan dan harapan. Doa perihal seseorang yang akan menjadikan putrimu sebagai ratu dalam hidupnya dan akhiratnya. Doa perihal seseorang yang akan memelukku ketika Ayah tak lagi sanggup memelukku penuh kekuatan.
© Syarifah Aini (2017)
Tidak bisakah ketika aku memintamu pergi, kamu memilih memelukku dan mengatakan padaku bahwa kamu akan lebih berjuang untuk membuatku bahagia sekarang, dan nanti? bukan memilih menurutiku untuk pergi.
Tidak bisakah kamu memilih memperjuangkanku segila mungkin, di saat aku sedang gila dan memintamu pergi?
© Syarifah Aini (2017)
Ketawa lepas, seperti gak ada beban, yang nyatanya thesis, thesis, dan thesis yang memenuhi fikiran ini 😑😑 semoga persaudaraan kita setulus tawa yang muncul di wajah kita yaa.. (di universitas negri padang (UNP). Jln. Prof. Dr. Hamka Air Tawar Padang - Sumatera Barat Kota Padang.)
Yang paling ku cintai di kota padang tu yaa inii sunset... Yes.. I love sunset so much Taken by: you 😆😍 (di Taplau Pantai Padang Sumatera Barat)
Hidup tak selamanya diatas, tak pula selamanya di bawah... Dunia menuntut ku untuk dewasa kini, dunia menuntut ku untuk lebih keras dalam menjalani hidup.... Semua berubah kini.... Keceriaan.... Kebahagiaan..... Hampir hilang.... Bahkan senyum mu pun sudah hampir lupa aku bagaimana ayah..... Ayah.... Mamak..... Engkaulah sumber kebahagiaan itu... Bagaimana aku mau bahagia kalau engkau tak bahagia??? Bagaimana aku mau tersenyum kalau kalian tak bisa tersenyum???? Untuk saat inii bahkan untuk berbicara pun aku sudah tak mampu ayah.........
jangan terlalu berharap atau berekspetasi lebih terhadap seseorang, pun teman atau sahabat. adakalanya mereka juga butuh dimengerti dan fokus pada dirinya sendiri. selamanya, tetep, teman terbaik dan tersetia adalah diri sendiri.
(via katakanterpaling)
Noted
(via hujanbulanapril)
perempuan hebat adalah dia yang bisa menahan amarahnya, mengalihkan kecewanya, menutupi sedihnya, merahasiakan luka dan dukanya. perempuan hebat adalah dia yang berkeluh kesah hanya di hadapan Tuhan-nya dan selalu berwajah cerah di hadapan semua makhluk-Nya.
marah boleh, yang tidak boleh adalah menyakiti hati dan perasaan orang lain. kecewa boleh, yang tidak boleh adalah berharap secara berlebihan. sedih boleh, yang tidak boleh adalah berlarut-larut dan terhanyut. luka dan duka pasti ada. tetapi bahagia hanya hadir bersama mereka yang mensyukuri sukanya. (via prawitamutia)