Selamat malam Aruna, anugerah terindah yang mama miliki.
Mulai hari ini, akan mama ceritakan semua tentangmu, tentang perjalanan mama memilikimu, hingga hari hari yang kita lalui bersama.
RMH
I'd rather be in outer space 🛸

Jar Jar Binks Fan Club
d e v o n
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
No title available
Keni
$LAYYYTER
Claire Keane
No title available
One Nice Bug Per Day
No title available
★
official daine visual archive
art blog(derogatory)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
KIROKAZE

gracie abrams
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
The Stonewall Inn

seen from Canada
seen from Colombia

seen from Australia

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from Canada
seen from Egypt

seen from Canada
seen from Germany

seen from United States
seen from Canada

seen from Canada

seen from United States

seen from Estonia
seen from Brazil
seen from Italy
seen from Singapore
seen from Singapore
@isnaelha-blog
Selamat malam Aruna, anugerah terindah yang mama miliki.
Mulai hari ini, akan mama ceritakan semua tentangmu, tentang perjalanan mama memilikimu, hingga hari hari yang kita lalui bersama.
Dear my little sister Alfira Maharani. Hari ini tepat 16 tahun dari hari lahirmu, hari pertama saatku merasa bangga menjadi kakak. Layaknya saudara, banyak moment bahagia yg terlewati, termasuk saat bahagia membuatmu menangis 😂 hahaha. Kita tumbuh ditengah kehangatan keluarga, bersyukurlah... Kau adalah 'bungsu', yang merengek dikala 'sulung' marah, dan 'tengah' memelukmu. Aku merindu masa dimana istana semudah kain jarik diantara meja dan kursi. Aku merindu hujan dan kita hangat dibalik selimut tebal, tertawa, bahagia. Aku rindu saat Bapak menggelitik kaki kita yang enggan bangun dipagi nan dingin. Rasanya baru kemarin aku tertegun mendapati seorang adik kecil, dan saat ini tinggimu hampir menyaingiku, sungguh jahaat, padahal aku yg lahir duluan 😢 Sehatlah, bahagialah, berbaktilah pada orangtua, nurutlah padaku 😂 Happy birthday nok 🎂 Lufyuuu 😘😋👭 @alfira_mhr
Hai Senja... Mungkin, suatu hari akan kutemui diriku tiba dihadapanmu, atau mungkin tak sempat melihat sebait cahaya misterimu -tak ada yang tau. Langkah ini terkadang menuntunku pada kemantapan dan kehati-kehatian diwaktu yang sama, layaknya memilih pijakan batu di tengah sungai penyeberangan. Saat ini, aku tak pernah tau batu mana yang akan ku injak, dia yang akan mengantarku pada pertemuan denganmu ataukah tidak. Senja... Dimasa depan aku melihatmu bersama seseorang, seperti mimpi, namun terasa nyata, dia menatapmu dan aku tak henti menatap binar matanya, menghangatkan. (di Citra Grand Semarang)
*Tentang Perjalanan Langkah ini masih panjang, tentunya aku ingin orang-orang terdekatku menyadari, bahwa dalam setiap pencapaian kecil ini, aku selalu bersyukur, bersyukur dan terus bersyukur. Kebahagiaan itu hanya milik orang orang yang mampu mensyukuri setiap pencapaiannya bukan? Tidak dengan mengeluh atau membanding bandingkannya dengan orang lain, karena setiap orang memiliki kapasitasnya masing-masing dalam melangkah. Juga tidak untuk berhenti di situ saja, melainkan untuk menata langkah yang lebih panjang kedepannya. Apapun itu, asalkan kita syukuri, pasti terasa Indah. 😊 Insyaallah... 👼 Masih di kota Semarang. 🎑🌉😊 (di Kantor Garuda Indonesia Contact Center Semarang)
Mimpi-mimpi Masa Depan
“Ta…” panggil Raka mengakhiri candaan
“hmm…”
“Einstein pernah berkata padaku”
“Wait! Padamu?”
“Yes, in my mind” Raka mengernyitkan alisnya
“Alright, what is that?”
“Dia berkata bahwa dirinya tidak pernah memikirkan masa depan, karena masa depan datang cukup tepat”
“Ah ya? Masa depanku juga akan datang seperti Einstein kan ka?”
“tidak, jika kau tak seserius Einstein dalam berusaha”
“hmm… sepertinya sulit, Einstein terlihat sangat lelah menjalani hidupnya, aku tak ingin seperti dia”
“lalu?” kali ini Raka yang bertanya
“Aku lebih suka mimpi-mimpi masa depan daripada sejarah masa lalu Ka, masa depan itu dimiliki oleh orang-orang yang percaya akan keindahan mimpi-mimpi mereka, jadi, aku hanya ingin tetap percaya pada impian-impian indahku di masa depan, berusaha keras sih pasti, tapi aku nggak ingin seperti Einstein yang terlalu lelah, hehe”
Raka tersenyum, dia melihat masa depan seperti mimpi yang ia harapkan, sementara Gita masih asik menatap jalan setapak yang mereka lalui.
Menyapa Pagi
Ada haru menyapa ketika Bapak mengantarkanku menggapai mimpi. Ia harus terbangun sesaat sebelum adzan awal datang, dingin kabut menyelinap di sela sela jaket kulitnya. Akupun terbangun, sepintas melewati ruang sholat dan melihatnya telah mengenakan sarung, berdzikir, menunggu subuh datang. Pagi ini perjalananku dimulai kembali, menemukan sebuah kota hijrah lain untukku berlabuh. Aku segera menjamah air sedingin es untuk menyegarkanku mandi, sepagi ini, saat adzan subuhpun belum bersuara. Sebuah kata yang selalu ku ingat darinya adalah tentang kecintaannya terhadap pagi. Pagi adalah sumber kesehatan, juga ada beribu partikel rizki di dalam butiran embun serta udaranya. Pagi yang dingin di rumah kami terasa hangat dengan alunan merdu ayat-ayat Qur'an lantunannya. "Nduk, Rizki saja tidak cukup untuk menjadi tujuan pencarianmu, hendaklah mencari kemuliaan dan kebermanfaatan, fahami ucapan Bapak" Insyaallah... Ada beribu doa berhambur, melangit, menuju Dzat yang Maha Pengabul Do'a. Maka, tidak ada kata menyerah dalam setiap langkah ini. Bumiayu, 23 November 2016 (Gerbong 1, 18A Kamandaka)
Kalo jalan ke bukit depan rumahku, jalan kaki naik paling sekitar 15 menit, kalian bakal nemuin pemandangan ini... Namanya telaga ranjeng, foto ini diambil dari sudut belakang telaga. Karena Indonesia itu Indah. Bahkan di daerah terdekat kita sekalipun :) Alhamdulillah... #brebeshits #brebes #bumiayu #bumiayuhits #kaligua
Ini siswaku, Nurul namanya... dia salah satu yang terbaik di Sekolah. Foto ini diambil tepat sebelum lomba MAPSI Khitobah Puteri mewakili Al Fikri tadi siang. Saking groginya mau tampil, ekspresi fotonya jd macam tu, :D Taken by @mubashiroh (di SMP 21 Banyumanik Semarang)
Handmade Flower Crown nih...^_^ monggo monggo dipun cek @chefspuzzle (di Universitas Negeri Semarang [UNNES])
Tanpa terasa satu bulan terlewati di sini :) (di Smp al-fikri semarang)
Happy weekend pakbu ^^ happy weekend umii @halimahumik #throwbackhits #kknunnes (di Desa Gondoriyo)
Lets check it out on ^^ @chefspuzzle (di Universitas Negeri Semarang [UNNES])
Regram from @rintisan.id
Hai @afarchan1 i hope you'll be fine as allways. :) (di Semarang, Indonesia)
Sudah lewat lebih dari satu bulan yang lalu dan masih merasa berat memangku nama panjang yang ditambah buntut belakang, tapi perjuangan terus berjalan dan tetap mencoba semaksimal mungkin melakukan yg terbaik. :) "Bangun.... sbab pagi terlalu berharga tuk kita lalui... dengan tertidur.... lalala" (di Universitas Negeri Semarang [UNNES])
Ramadhan #23 : Rumah
Tulisan ini adalah bagian dari proyek 30 Hari menulis selama bulan Ramadhan 1437 H. Tulisan ini dibuat oleh ©kurniawangunadi dan akan dimuat pada pukul 03.25 setiap hari sepanjang bulan ramadhan. Semoga tulisan ini bisa memberi banyak pemahaman baik.
Sesampainya di rumah, kamu akan tahu bahwa tempatmu bukan di luar sana. Bahwa orang yang benar mengerti kamu pun bukan di luar sana. Bahwa dunia yang kamu bisa menjadi dirimu pun, bukan di luar sana.
Rumah itu adalah tempat suci bagi dirimu sendiri. Tempat dimana segala sesuatu menjadi lebih leluasa. Tempat dimana resahmu menjadi tiada karena kamu bisa merebahkan badanmu. Memejamkan matamu. Dan tidur tanpa takut diganggu. Bahkan kau bisa sembunyi dari bayang-bayang dan ancaman.
Rumah itu adalah tempat kenangan. Dari pertama kali tangisanmu terdengar hingga hari ini. Rumah yang menyimpan banyak cerita tentangmu. Bahkan rahasia-rahasia yang selama ini kamu bicarakan kepada dinding-dindingnya.
Rumah menjadi tempat yang leluasa untukmu menjadi dirimu sendiri. Bahkan kamu tidak ragu menanggalkan semua pakaianmu di sana. Tempat yang entah bagaimanapun bentuknya, bisa membuatmu terus merasa aman. Sekalipun sendirian.
Ada waktunya nanti. Saat harus melangkahkan kaki pergi, meninggalkan rumah yang selama ini dihuni untuk membangun tangga-tangga baru di tempat lain, membangun rumah yang baru untuk anak-anakmu. Karena rumah akan selalu menjadi tempat setiap keluarga memulai cerita. Rumah-rumah yang selalu ingin dilingkupi cahaya, yang malaikat tak sungkan masuk ke dalamnya, yang penghuninya di rahmati oleh Tuhannya.
Selamat membangun rumahmu masing-masing.
©kurniawangunadi
[sumber gambar]
pengembangan tulisan Rumah Itu
Rumah itu.... Segalanya...