Kadang ada hari dimana semua terasa salah. Rencana ke pending, mood naik turun, lupa taruh barang penting, gampang ke trigger, jalan meleng dikit nabrak. Hal kecil bisa jadi besar. Ergghhhh
Di hari itu, jangankan orang lain, aku sendiri aja capek ngeladenin diri sendiri wkwk. And I know, nggak semua orang bisa atau mau tetap dekat di kondisi kayak gitu. Banyak yang milih diam, menjauh. Mungkin biar nggak makin salah, atau biar nggak makin panas. Itu masuk akal.
Tapi, dari sisi aku terasa beda 🤫
Justru yang stay, tetap hadir, dan mau meladeni segala kegilaan ini: Kalian tu juaranya! at least pemenang di hati aku mhahahha.
Bukan karena 'berhasil' nge handle, tapi memilih tetap ada even when it's not easy. Dan biasanya, setelah semuanya lewat, setelah aku balik 'normal' lagi… I feel so blessed. Kayak.. "Oh, mereka tetap di sini ya"
Dan tanpa dipaksa, udahannya tu rasanya pengen jadi lebih baik ke mereka. Lebih hangat. Lebih jaga. Lebih ngedoain, lebih sayang kiwkiww 🤭
Hm, Mungkin nggak semua orang butuh hal yang sama ya. Tapi bisa jadi, ada orang-orang di sekitar kita- yang di hari terburuknya, mereka cuma perlu kita ngga menjauh. Mereka cuma butuh kita tetap di sisinya.
Some stay at a distance. Few stay close through your worse: your anger, your tears, your mess. Those are the ones that matter ✨















