Sesederhana semangkuk bubur ayam di pagi hari yang menjelang gerimis. Sejenak waktu untuk sendiri, menyepi. Di tepian lalu lalang kendaraan melaju pelan.

izzy's playlists!

shark vs the universe
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
No title available
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

Janaina Medeiros
we're not kids anymore.

★
Sweet Seals For You, Always
noise dept.

#extradirty

Kiana Khansmith
macklin celebrini has autism

Love Begins
styofa doing anything

⁂
Today's Document
Cosimo Galluzzi
trying on a metaphor
he wasn't even looking at me and he found me
seen from Poland

seen from United Kingdom

seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Indonesia
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from Australia
@jessikaadelia
Sesederhana semangkuk bubur ayam di pagi hari yang menjelang gerimis. Sejenak waktu untuk sendiri, menyepi. Di tepian lalu lalang kendaraan melaju pelan.
Sepeda motor gojek
Sepeda motor favorit kalau naik gojek di jakarta, apa?
Vario.
Tempat duduknya lumayan nyaman meskipun menempuh jarak jauh dan macet.
Meskipun paling nyaman itu PCX dan Nmax, tapi jarang banget dapet. Itu nyaman senyaman-nyamannya naik gojek, deh.
Paling nggak enak?
Beat dan mio!
Beat itu kecil, duduknya jadi harus ngangkang banget, jadi pegel banget apalagi kalau harus menempuh jarak jauh. Lumayan kan, Pancoran-Fatmawati, atau bahkan Lebak Bulus?
Mio itu sedikit lebih besar daripada beat, tapi apa ya, joknya licin. Jadi harus nahan badan biar nggak bolak balik merosot, jadinya pegel banget. Paling nggak enak waktu hujan-hujanan, pake jas hujan, rute Lebak Bulus-Pancoran, dan drivernya udah tua. Mau cancel, kasian. Mau ngelanjutin perjalanan juga, aduh banget. Akhirnya tetap lanjut sih, karena keburu malam dan masnata butuh aku. Huhu.
--
Random amat ya tau-tau bahas sepeda motor gojek. Ke-trigger aja gitu baca timeline twitter. Tapi terlalu nggak pede buat ngetwit. Aneh, makin ke sini makin banyak yang dipikirin, makin nggak pengen posting-posting. Salut banget liat orang-orang yang pede posting ini itu nunjukin kesehariannya, walaupun entah untuk siapa dan untuk apa. Salut karena kepercayaan dirinya aja sih, yang aku nggak punya.
Ngalor ngidul.
Ya begitulah. Sekalian flashback kehidupan 1.5 tahun bolak balik ke jakarta buat nyelesein kuliah, yang hari-hariku bertemankan babang-babang gojek yang sangat berjasa.
Sekian.
Banyak PR
Ceritanya, setelah melalui berbagai pertimbangan, dua minggu yang lalu aku memutuskan buat menyelesaikan kuliah semester gasal ini. Motivasinya adalah: biar masih punya temen pas wisudaan (AMIN) meskipun ga punya temen pas kuliah (masih satu mata kuliah lagi, ngikut ke kelas angkatan bawah) dan biar bisa liburan tahun depan. Mutusin buat kuliahnya udah dari dua minggu yang lalu. Tapi nyatanya masih maju mundur sampe detik terakhir isi IRS dan bayaran. Haha. Karena ku tau konsekuensinya: harus punya ASIP dan Mas Nata harus sesegera mungkin belajar minum dari dot. Karena pas aku kuliah nanti, Mas Nata bakal dititipin ke mertua/Bunda, kayaknya aku ga tega nambah ngerepoti dengan ngerempongin harus pake cup feeder. (Idealisme ibu-ibu muda dalam mengurus anak bakal bye bye dalam praktiknya di dunia nyata. Kapan-kapan dibahas..) Sebenernya kuliahnya cuma 3 jam, tapi jalanan Jakarta kan nggak bisa ditempuh dalam waktu setengah jam. Jadi kira-kira aku bakal jauh dari Mas Nata sekitar 6 jam. Ngebayanginnya aja sedih :( Nah, akhirnya aku mulai ngerutinin pumping. Salah aku sih ga rajin pumping dari awal. Tapi ga keadaan ga mendukung pas hari-hari awal jadi ibu itu. (Kapan-kapan dibahas. Semuanya aja kapan-kapan dibahas 😅) Pas sekalinya nyempetin buat pompa, cuma basahin pantat botol. Bikin kesel dan stres kann. Akhirnya pundung nggak mau pumping lagi. Sekarang udah kepepet, harus maksain pumping. Meskipun dua minggu terakhir produksi asi (rasanya) seret. Singkat cerita, mulai punya stok ASIP nih di freezer. Masih dikit bangetlah. Semoga cukup pas diperlukan nantinya 🙏 Udah punya ASIP, masih ada PR lagi dong. Gimana supaya Mas Nata mau minumnya. Ini sama susahnya dengan pumping itu sendiri! Duh maak! Malam ini nyoba dua jenis dot, ditolak mentah-mentah sama sang anak. Nyoba pake cup feeder, bapaknya kekencengan ngasihnya, keselek deh jagoan mama. Huhu, patah hati mama, nak.. Besok kita belajar lagi ya. Cepet pinter ya nak. Biar stok ASIP nya nggak abis buat latihan juga.. Kan sayang....... Ntar pas beneran mama tinggal kuliah Mas Nata minum apa dong?
tentang gojek dan gopay
jadi, pagi ini ga sengaja baca tentang gojek. tentang driver gojek yang lagi antri panjang untuk membelikan customernya minuman/makanan, dan minta maaf kalau lama menunggu. si customer meng-screen capture dan ngeshare foto dan sms si pak gojek tersebut. mengingatkan supaya jangan lupa ngasih tip ke driver gojek. jasa itu mahal, lho. jadi inget bulan-bulan pertama hamil mas nata kemarin. saya nggak rewel ngidam ini itu, sih. cuma nggak mau makan ini itu aja. hahaha. dan karena bisa dibilang tinggal sendirian - suami tinggal di kota yg berbeda, adik tinggal di kota yang sama tapi ketemunya beberapa minggu sekali - saya makin males makan. selain ibu kos yang rajin bikinin teh manis anget tiap pagi, penyelamat saya ada bulan-bulan tersebut adalah gojek! saya nggak ngidam, tapi susah makan. sehingga muncullah prinsip 'makanlah selagi doyan makan'. jadi aja tau-tau jam 10 malam order bubur ayam. atau jam 11 malam order nasi goreng kebun sirih. yang mana ujung-ujungnya nggak doyan, sih. siapa lagi yang setia membelikan makanan di jam-jam ajaib kalau bukan gojek? hahaha. dan gopay jadi penyelamat. apalagi kalau lagi nggak megang uang cash (dan itu sering). sering kasian gitu kalo bayar pake gopay, sering kena diskon kan. tau sih mereka tetep terima harga penuh dari perusahaan, tapi rasanya gimanaa gitu. jadi pasti kasih lebihan, itung2 uang parkir sama beli minuman dingin. kasian kan dingin2/panas2an buat beliin pesenan kita. semoga berkah selalu ya, pakbapak gojek..
tentang persiapan pernikahan - part 1
wew. ga kerasa ini udah tanggal 24 ke-11 sejak menikah 24 april 2016 lalu. dan aku belum nulis apa-apa tentang ini! HAHA.
seperti kata orang-orang, menyiapkan pernikahan itu penuh drama. bisa jadi drama antara calon pengantinnya itu sendiri. bisa jadi drama antar keluarga. bisa jadi drama antara calon pengantin dengan keluarganya sendiri. untuk kasus aku, semuanya terjadi. :D
persiapan pernikahanku sendiri berlangsung sekitarrr berapa bulan ya? karena banyak obrolan nggak resmi sampe nggak sadar. bahkan rasanya aku nggak pernah dilamar romantis kyk orang-orang tuh. yang dikasih surprise khusus lengkap dengan bunga-bunga dan cincin manis terus dilamar? nggak ada! kalo ada juga malu sih. mungkin sebenarnya karena komitmen kita dari awal pacaran adalah mau nikah, ya. atau mungkin karena sebelum2nya pernah becandaan “kamu mau nikah sama aku nggak?” atau mungkin karena alasan dia selama ini nggak mau romantis-romantisan karena mau menyiapkan diri untuk aku dan anak-anak kami kelak. jadi yaaa nggak ada ceritanya lamaran romantis ala anak muda jaman sekarang.
jadi awal dari ‘kayaknya ini persiapan pernikahan deh’ adalah pada suatu hari dia menemui eyang, juli 2015. aku nggak tau obrolannya gimana karena dia nggak pernah cerita, tapi menurut eyang, mas trizky ini mau bawa orang tuanya buat ketemu orang tuaku pas lebaran. jengjeng! mulai deh segala keribetan dimulai. haha. ayah dan bunda kemudian dihubungi via telepon dan menyambut baik. lalu dilakukan beberapa pertemuan keluarga terkait persiapan pernikahan ini.
drama dimulai. dari tanggal yang ganti-ganti terus. masalah-masalah internal yang nggak mungkin diceritakan. macem-macem lah. dan lumayan bikin sakit kepala dan hati. tapi yaa kembali lagi ke niat baik kita untuk bisa bersama, kita coba ngurai masalah-masalah yang ada walaupun ya nggak bisa clear 100%.
pelajaran pertama. tanya diri sendiri dan pasangan, pengen acara yang seperti apa? acara adat kah? acara nasional kah? acara sederhana kah? dan yang paling penting (kalau acara diampu oleh orang tua), orang tua maunya gimana? dan berdasarkan pengalaman aku sih, maunya calon pengantin itu ditanya hanya untuk formalitas. karena hampir semuanya diambil alih orang tua. berhubung persiapan intens dilakukan setelh lamaran (november 2015), aku dan calon suami sama-sama sibuk di kantor (aku: closing tahunan. mas trizky: pendidikan cpns), akhirnya kami ngalah dan membiarkan orang tua yang ngerjain semuanya.
teorinya sih, pernikahan itu ya antar pasangan. antar keluarga juga boleh. tapi nyatanya itu adalah bentuk obsesi orang tua untuk bikin acara pesta. buat orang jawa yang sudah terlalu lama tinggal di sumatera, bunda sudah ber-mind set pesta meriah ala orang sumatera. berlatar belakang budaya yang ramai (jawa, minang, banjarmasin), pengen semuanya dimunculkan. sayang ya anak perempuannya cuma satu dan menolak ide pake semua adat sekaligus. lha esensinya kan jadi ilaang. haha. akhirnya diambil keputusan: pakai prosesi adat jawa, akad nikah nasional, dan resepsi adat minang.
mulai tanya-tanya temen-temen yang udah nikah tentang persiapan pernikahan. mulai dari mana dulu? karena memang cukup overwhelming ya. banyak banget yang harus dipikirin dan diurus! terlepas dari drama kehidupan. omg, jadi banyak belajar dari pengalaman orang. rajin-rajin browsing di instagram dan pinterest. tentang kebaya, dekor, adat, dll dll. rajin-rajin mantau kapan ada wedding fair? buat referensi sekaligus tau nempatin diri (dan budget) ada di mana. banyakan ngelus dadanya sih. :D
pada akhirnya, segala browsing pencarianku dipatahkan olehhh: maunya bunda. yeah ketebak sih hehehe. terkait baju, aku mengalah untuk sewa perdana baju adat minang untuk resepsi. untuk kebaya akad nikah, dijahitkan di penjahit langganan bunda. tapi karena pada dasarnya aku nggak suka model kebaya yang ribet dan seronok, aku milih model yang sederhana aja. kebaya putih selutut dengan payet minimalis. kapan-kapan aku posting yak. untuk resepsi, aku pilih baju adat minang dengan bahan bludru warna biru. awalnya aku pengen minang banget, warna merah-emas. tapi pertama kali masuk ke gallery nuansa indah (one stop shopping kalo kamu lagi persiapan pernikahan di pekanbaru!), liat foto-foto yang dipajang semuanya warna merah-emas, aku jadi ilfil. semua orang pake warna ini, apa istimewanya acaraku nanti?
bongkar-bongkar koleksi gallery. aku nggak pengen pake kebaya dengan suntiang. alasannya: 1. terlalu modern, nuansa adatnya berkurang. 2. ga pede sama badan sendiri kalo pake kebaya. haha. kalo pake baju adat berlapis kan lemak-lemak aman. XD (tips #1). pilah pilih warna yang cocok untukku dan mas trizky. ini cukup tricky. karena warna kulitku terang banget, sementara mas nggak bisa dibilang sawo matang. apalagi abis pendidikan cpns beberapa bulan yang bikin warna kulitnya makin menggelap. otomatis warna-warna terang harus dicoret dari wishlist. nggak tega. akhirnya hari itu jatuh cinta sama warna biru dengan bahan bludru. tapi sayangnya itu model lama, panjang bajunya hanya selutut. atas permintaan ayah, akhirnya minta dibikinkan baju baru dengan warna yang sama, model berbeda. ternyata ayah lebih suka model baju yang berekor. biar lebih ‘beda’ kali ya? akhirnya deal buat sewa perdana. dan tante nel (pemilik nuansa indah) bilang kalo bakal ke jakarta dalam waktu dekat buat belanja kain dan pernak pernik ornamen apalah untuk baju itu.
pemilihan baju ini dilakukan november 2015, sehari setelah acara lamaran. kalo nggak salah yaa. dan keputusan buat sewa perdana ini adalah karena: 1. kalo bikin sendiri, muahal! untuk baju adat, bisa mencapai 8 juta per stel. dan cuma untuk dipakai sekali. no way. 2. sewa perdana ‘cuma’ kena 3.5 juta buat sepasang. 3. ukuran sesuai badan kita. 4. ga repot mikirin gimana nyimpennya nanti. 5. masih bisa bermanfaat buat penyewa berikutnya.
~
segini dulu. :D
#makmaklyfe: net tv
okay. i am now addicted to net tv.
dari dulu sih. hampir dua tahun ngekos, tiap hari nontonnya net tv. bukan apa-apa, soalnya entah kenapa channel lain itu isinya semut semua! kalo suaranya bagus, gambarnya semut. kalo gambarnya bagus, suaranya semut. eh, suara semut emang gimana? hahaha.
tapi nggak masalah sih. jarang di kos juga. kantor kampus. jadi ya nonton tv malem doang. biasanya ngidupin tv udah siarannya the comment. which is: jam 10 malam. oh my. anak malem banget sih aku. dan bisa liat serial tetangga masa gitu itu adalah surga. yaitu jam 6 sore. yang artinya aku pulang cepat banget! dan itu jarang. hahaha.
per akhir desember 2016, aku pindah ke tasik. net tv lagi-lagi ngisi keseharianku. biasanya kalo siang jarang ngidupin tv sih, baru ngidupin tv kalo maghrib. gatau, males aja nonton tv. padahal channelnya udah banyak, nggak cuma net lagi. hahaha. tapi ya kalo ngidupin tv yang diputer net lagi net lagi. kadang-kadang star world, cuma buat ngikutin masterchef junior sama the voice aja. haha. belakangan sih lumayan sering ngidupin tv daripagi. ga ditonton, dihidupin aja. akunya crossstitching. hehe.
sekarang sitkom tetangga masa gitu udah ga ada lagi. tayangan the comment pindah ke jam 3 sore. jadi tontonan aku adalaaaah: serial cinta dan rahasia dan ok jek. :)) ini talkshow suka males nontonnya, becandaannya suka ga penting. not a fans of sule sih aku. haha. tonight show udah kemaleman, biasanya ketiduran.
ngikutin serial cinta dan rahasia ini rada guilty pleasure sih buat aku. ABG banget! hahahaa (mulai deh sok tua). ceritanya klasik, cinta segitiga sama sahabat dari kecil gitu. eh segitiganya banyak. geregetan gimanaa gitu nontonnya. tapi ya ditonton juga tiap hari. :))
kalo ok jek, awalnya ga begitu suka sih. tapi lama-lama tanpa sadar ngikutin juga. ceritanya sederhana, karakternya sederhana. tapi ya enak aja nontonnya. eh ini sitkom bukan ya? kan settingannya pindah-pindah naik ojek, ga diem aja di satu tempat kyk bajaj bajuri jaman dulu. ya gitulah pokoknya.
demikianlah secuplik keseharian (calon) makmak satu ini. mantengin net tv. alhamdulillah belum tergoda nontonin channel sebelah yang punya sinetron india all day long ataupun channel sebelahnya lagi yang udah pada bisa naik haji maupun berubah jadi serigala ganteng. drakor gimana drakor? alhamdulillah juga aku terlalu malas untuk memulai nonton drakor baru jadi ya ga nonton-nonton. sekalinya nonton bisa ga bergerak buat ngerjain hal lain sampe serialnya abis. zz.
kebanyakan teaser
jadii, awalnya gerah gara-gara salah satu penulis favoritku mau ngefilmin novelnya. seneng sih, sekaligus cemas takut nggak sesuai bayangan. biasanya kan gitu ya, film adaptasi novel jarang banget ada yang sebagus bukunya. ga memenuhi ekspektasi pembaca gitu. nah yang ini beda. casts-nya menjanjikan. orang-orang di balik layarnya juga oke semua. tapi yang jadi masalah buat aku (siapa aku? haha), kebanyakan teasernya! mulai dari capture-an nukilan skenario, candid photos dari set syuting, candid photos dari beberapa adegan film.. buat aku nggak perlu disebarluaskan bahkan 4-5 bulan sebelum filmnya rilis. ntar pas filmnya akhirnya keluar, jadi nggak greget aja gitu. udah kebanyakan tau duluan. tapi ya emang fansnya si mbak ini level halunya memang luar biasa sih ya. mereka yang ngotot minta dikasih bocoran film bahkan tiap hari. aku tuh kyk, yaelah. tunggu aja tanggal mainnya kenapa sik. emang kalo tau semuanya sekarang bakal bikin hidup lo berubah apa gimana? itu fiksi doang wooy. heran juga sik aku, si penulis kok betah disatronin ginian tiap hari. tapi ya dia juga usil ngasih teaser kebanyakan.
kebanyakan bocoran, ini kyk novel terakhirnya yang diawali dari poll story di twitter. oke lah idenya, bikin cerita interaktif. jadi pembaca bisa ikut menentukan jalan cerita selanjutnya bakal gimana. (semacam goosebumps seri petualangan dulu ya, tapi versi modern. haha) tapi terus cerita dari poll story ini terus dibukukan. yang mana setengah dari bukunya udah dituliskan di twitter. jadi pas baca bukunya tuh aku males. skip-skip-skip. karena udah pernah baca. gregetnya ilang. ya dipoles lagi sih ceritanya, tapi nggak ada yang bikin penasaran lagi.
untuk kasus yang pertama, akhirnya aku milih buat nggak ngeliatin postingan2 terkait film. biar nanti pas nonton filmnya ngerasain greget yang seharusnya. dan menjaga ekspektasi juga sih. biar ga berharap terlalu tinggi. untuk kasus yang kedua, ya risikonya gitu. mau baca apa nggak. baca, sebel. nggak baca, nggak ada bacaan lain yang lebih bagus juga. -__- kenapa ya novel-novel indonesia akhir-akhir ini rada kurang bagus, kurang berisi gitu. kebanyakan fanfiction yang buat aku jadi kurang orisinil. atau gaya bahasanya nggak enak. seakan editornya cuma ngejar cepet nerbitin buku aja. akhirnya aku malah nyari novel-novel lama buat bacaan. rata-rata udah pernah beli, punya, tapi nggak tau di mana. akhirnya beli lagi deh. haha.
ini aku merepet soal novel indonesia cem punya kontribusi aja. :))) eh ada ding: konsumen penglaris novel indonesia. hahaha.
banjir dan politik
udah berbulan-bulan gerah baca TL twitter. drama pilkada jakarta dan teman-temannya. bikin tiap baca timeline tuh pengen ngomong, “yaelah bro...”. hahaha. tapi ya tetep dibaca. -__-
kira-kira seminggu yang lalu baca para pendukung paslon tertentu ngeklaim bahwa banjir jakarta berkurang. besoknya hujan deras yang bikin beberapa wilayah jakarta tergenang. pendukung paslon satunya ngenyek bilang paslon pertama takabur. hadeh. rauwisuwis. namanya musim hujan. namanya proyek normalisasi sungai belum selesai. namanya jakarta. salah siapa?
dari malam tadi tasikmalaya hujan deras. ternyata jakarta juga hujan deras. alhasil jakarta digenangi banjir di mana-mana. bahasa di berita: jakarta dikepung banjir. liat peta banjir jakarta, liat berita, cukup parah. jadi ingat banjir dua tahun lalu. ketika aku sempat terjebak banjir selama 3 jam di dalam mobil, dalam kondisi kebelet pipis dan akhirnya nekat ninggalin mobil di jalanan buat ngarungin banjir selutut, manjat pembatas jalan, kemudian lanjut ngarungin banjir sepaha buat nyari toilet. ketika dua hari nggak bisa pulang ke apartemen karena akses masuk tol tergenang banjir tinggi. ketika sudah hampir sampai apartemen tapi tetep nggak bisa pulang karena apartemen terkepung banjir (grogol, ga heran).
bedanya ya, banjir dua tahun lalu penuh pemakluman. nggak ada yang nyalahin gubernur, nyalahin presiden. karena udah biasa banget. lah sekarang, dikit-dikit nyalahin gubernur. nyalahin presiden. padahal mereka bukannya ga berbuat apa-apa untuk memperbaiki keadaan. lagi-lagi ngebatin, “yaelah bro..”.
yagitu. semoga banjir cepat surut. semoga orang-orang ikut bisa berpikir jernih ga keruh kyk air banjir (trust me, air banjir itu nggak banget. tapi kalo kondisi lagi kebanjiran ga sempet mikir jorok jijik lagi sih). semoga jakarta lebih baik.
peduli banget sama jakarta? kan bukan warga jakarta lagi? lah emang kenapa? jakarta itu ibukota negara. nggak tinggal di jakarta lagi bukan berarti nggak peduli lagi sama jakarta. perlu apa-apa masih ke jakarta kok. apa salahnya pengen jakarta yang lebih nyaman?
keputusan besar di akhir tahun
resign. mengundurkan diri. berenti kerja.
3 tahun 1 bulan bekerja, sepertinya cukuplah. bukannya nggak mau kerja lagi, nggak mau aktualisasi diri. tapi mungkin lebih baik begini saat ini.
banyak alasan. alasan pertama, kondisi aku saat hamil muda kemarin sering drop. bolak balik ngeflek yang bikin panik. setelah diperiksa, sering flek karena keputihan. kenapa bisa bolak balik keputihan? karena stres dan kecapekan. kenapa bisa stres dan kecapekan? karena kerja. alasan kedua, morning sickness yang berkepanjangan. bisa seharian penuh nggak bisa bangun dari tempat tidur karena kalo duduk, mualnya ga tertahankan. apalagi berdiri, langsung keliyengan. dan ini berlanjut sampe awal bulan keempat kehamilan. suami nggak tega liat ini semua. lebih baik kalau aku segera pindah ke tempatnya. di samping ia juga butuh ditemani.
alasan lain aku keluar: aku memang sudah benar-benar nggak tahan. bukan cuma satu-dua minggu mikir rencana resign. udah berbulan-bulan ngerasa capek banget kerja. capek badan, capek hati. suasana lingkungan kerja nggak lagi kondusif dan menyenangkan. tekanannya keterlaluan. load kerjanya keterlaluan. udah nggak wajar. dan rekan kerja yang mulai terlalu ambisius. aku lelah.
mungkin aku pernah sesemangat itu. seambisius itu. seperfeksionis itu. sama seperti mereka. tapi akunya yang berubah. karena aku punya prioritas lain. keluarga. aku nggak bisa menjadikan urusan kantor nomor satu lagi. nggak bisa seperti mereka lagi. dan usahaku dan suamiku untuk punya anak di awal pernikahan itu bisa jadi mental terus karena faktor badanku yang stres dan kecapekan. cukup sudah.
awalnya aku cuma ngerasa bosan dengan pekerjaan yang itu-itu saja. lalu capek dengan lingkungan kerja. sepertinya teman-teman divisi lain bisa hidup tenang dan bahagia, kenapa divisi bagianku nggak? kerjaaa terus. dan ga ada penghargaan untuk itu. ya ga butuh piagam juga sih. tapi seakan diliat oleh orang-orang divisi lain entah kerja kami yang ga becus sampe harus lembur, atau seakan kami cari muka biar keliatan kerja terus. zz. sampai pada suatu hari aku ketemu sahabatku. teman baik dari smp, bahkan sd. lupa awalnya bahas apa, mungkin soal bikin janji di awal bulan. atau sesuatu yang harus kukerjakan di awal bulan. lalu aku bilang, “tapi itu awal bulan. aku nggak bisa. lembur.” temanku nanya, “emang seharus itu lembur?” kujawab, “iyalah. kalo aku nggak ikut lembur gimana. nanti blablablabla..” temenku nanya lagi, “emang kau se-irreplaceable itu?” nahloh. waktu itu aku masih staf. jadi mikir. IYA JUGA. ngapain juga aku ngotot kerja seakan aku irreplaceable? kerja capek badan capek hati padahal cuma staf. kroco.
setelah itu ya, aku mulai berpikir untuk keluar. mulai berpikir apa yang baik untuk diriku sendiri. masih maju-mundur, bahkan sampai saat terakhir sebelum aku ngajuin surat resign. antara tega dan nggak tega. mikirin teman-teman yang terbebani pekerjaanku. tapi kenapa nggak tega? dulu awal aku kerja, temen-temen staf cuma 3 orang, mampu kok nyelesein semuanya. kenapa nggak tega ninggalin 6 orang staf? dan, kenapa aku masih mikirin mereka terus dibanding keluargaku? pergulatan batin yang panjang dan melelahkan. tapi balik lagi. aku bukannya irreplaceable. aku bisa pergi kapan saja. mereka pasti bisa cari penggantiku. itu sudah.
sekarang, udah satu setengah bulan aku pergi. tanpa perpisahan yang layak. tanpa foto manis terakhir. hari terakhir aku kerja, atasan dan teman-temanku lagi dinas keluar kota. teman-teman lainnya pulang cepat karena buru-buru mau pulang kampung. yasudah aku lembur sendiri sampai dijemput bondan. karena siangnya dapat pesan dari atasanku untuk menyelesaikan tanggung jawabku. baiklah. bahkan aku nggak sempat pamit ngiter ke lantai-lantai lain. yasudahlah. keesokan harinya pun aku masih kembali ke kantor, menyelesaikan semampuku, sampai sahabat-sahabatku dan adikku datang maksa aku pulang karena, ngapain lagi? udahlah, mending pulang yuk kami bantuin packing. begitu ternyata akhir dari bertahun-tahun kerja pulang pagi. haha.
dan ternyata aku lebih bahagia begini. hati lebih lega bisa total ngurusin suami. mempersiapkan diri untuk menjadi orang tua yang baik. rasanya lebih berguna. nggak terus-terusan ngurusin angka, yang entah untuk siapa.
dan ternyata, sukses masak tumis kangkung yang sampe bikin suami bisa bilang enak berkali-kali (dia nggak pernah bilang masakanku enak. masakan ibunya pun selalu dijawab lumayan) dan sampai cerita ke ibunya, lebih membahagiakan daripada nemu penyebab selisih di laporan keuangan. bahagia sesederhana itu. :)
halohaaaa apa kabar?
udah dari taun lalu pengen nulis soal macem-macem. soal persiapan pernikahan, pernikahan itu sendiri, sampai akhirnya tentang kehamilan. tapi kenyataannya, belum ngepost sama sekali sampai sekarang, usia kehamilan udah 21 minggu. *tutup muka*
nanti dicicil ya.
kenapa pengen semangat nulis lagi? sejak persiapan hamil sampai sekarang suka ngerasa terbantu oleh forum dan blog ibu-ibu di dunia maya. terus mikir, kenapa aku nggak share juga, siapa tau ada yang terbantu dengan tulisanku. mumpung udah ga kerja lagi, punya waktu lebih luang. tapi ternyata this lazy pregnant lady terlalu malas. bawaan hamil atau emang malesan, lebih nyaman bobok siang. hahaha. nanti dicoba yaaa, semoga malasnya bisa berkurang hehehe.
That's why i'm leaving. I just can't stand the tense. Anymore.
Day 1 Being a Housewife
Okay! Akhirnya hari ini resmi nggak ngantor lagi. Jadi ibu rumah tangga.
30 menit pertama ditinggal suami ke kantor, bingung. Terus akhirnya keterusan males-malesan. Haha! Mulai cari kesibukan ah. Beres-beres lemari, cek bahan-bahan dapur, apa yang bisa dimasak. Browsing resep. Belanja bahan ke Alfa (karena belum hafal jalanan di sini, yang aku yakin ga bakal nyasar cuma ke Alfa :D).
Yuk ah!
Wrong way. And no turnover ahead.
When you feel something weight you down, remember one special thing you love more than anything. You have to be strong.
Dua hari dan buru-buru refleksi diri. Semoga nanti bisa ngurus anak sendiri, dengan bantuan orang lain seminimal mungkin. Nggak perlu bawa-bawa baby sitter ke tempat yang mereka nggak nyaman. Nggak perlu nyusahin orang. Jangan sampe ninggalin anak sendirian. Kecuali terpaksa sekali. Kecuali penting sekali. Tapi apa ada yang lebih penting daripada anak ya? Ah, yang penting komitmen sama diri sendiri. Fokus menjaga, merawat, mendidik anak.
Kangen jogja dan segala isinya. Nasi goreng padmanaba. Bubur ayam syarifah. Lotek uswatun. Hotplate ayam bang sinyo. Bakso kampung. Bakmi jawa nyemek. Gudeg yu djum. Kerupuk kaleng SALAK dan DK. Jamur goreng SS. Kalimilk: susu banana dan risol keju. Burjo: nasi telor sarden dan es kopi. Nasi kuning seturan. Ayam geprek bu rum. Soto banjar eyang. Siomay batagor depan sederhana jakal. Bubur ayam favoritnya mas sultan. Lontong sayur dan bakmoy kantin FEB. Ga suka tapi ternyata kangen juga. Dulu laper jadi semua doyan. Ayam goreng lombok idjo. Mie ayam mas yadi. Ceker bebek slamet. Extra hot. Ayam bakar pastinya. Mie aceh sosis bungong jeumpa. Dan es teh tarik. Nasi lemak ayam bumbu merah rempah asia. Soto pak sholeh. Kerupuk 4. Es teh manis atau es jeruk ga masalah. Lele goreng tiptop. Ga bakal nemu lagi krn gatau ngilang pindah ke mana. Pdhl dulu deket rumah. Sop iga mamiku. Sapi bali: iga bakar madu! Pasta gio. Kawaii sushi. (The memories xixi) Dixie. Sosis bakar. Mister burger.
Tuhan Memang Adil *dan semua orang ada jodohnya :)*
Haaaaai, ini postingan menjelang Senin yah :)
Jadi, ceritanya di salah satu sosmed gw muncul salah satu highlight tentang seseorang A yang sedang menceritakan seseorang B. Dia menjelaskan betapa seseorang B ini sangat oke dan betapa dia sangat bahagia atas apa yang seseorang B ini lakukan. Gw agak tersenyum sendiri karena persis beberapa hari sebelumnya, si seseorang B ini tersebut namanya di salah satu diskusi (yang ada gwnya disana) dan di diskusi itu, salah satu teman gw mengatakan bagi dia si seseorang B ini biasa saja, bukan orang yang menginspirasi bagi dia, dan bukan orang yang dia ingin ajak bekerja sama. Gw senyum bukan karena gw merasa si seseorang A ini gila dan buta atau si teman gw ini terlalu sensitif dan pemilih. Gw senyum karena Tuhan Memang Adil. Satu orang yang sama, menjadi sangat spesial di mata seseorang, tapi bagi yang lain mungkin biasa saja. Tidak ada yang salah dan benar, dua-duanya benar dengan pilihannya masing-masing, dan pada akhirnya, alhamdulillah seseorang B ini tetap punya orang yang mencintai/menyukainya bukan? :)
Lalu, gw jadi teringat sama kelakuan teman-teman gw yang pernah ngejodohin banget gw sama seseorang. Gw sampe berbuih-buih menolak dengan berbagai alasan. Intinya, gw sih ga merasa sreg aja, bukan karena si yang dijodohin ke gw ini ga oke atau lainnya, ya murni karena ga sreg aja. Ehhhhh, beberapa minggu kemudian, gw diajak ngobrol sama salah satu teman gw yang mengabarkan bahwa ada teman cewek dia yang love at the first sight sama si cowok yang dijodohin ke gw ini dan minta dikenalin. Subhanallah, Allah Memang Adil. Laki-laki yang di mata gw biasa aja, ehhhh ada yang love at the first sight sama dia. At the end, ada yang mencintai/menyukainya bukan?
Hati gw langsung adem kalau mengingat keadilan Allah ini. Allah mengatur sedemikian rupa hingga akhirnya setiap orang pasti ada jodohnya masing-masing. Pelajaran yang gw dapat: semua orang pasti punya nilai-nilai kebaikan dan keunggulan. Mungkin nilai kebaikan/keunggulan itu tidak terlihat oleh seseorang, tapi pasti, pasti ada orang lain yang melihatnya. So never think that you are nothing to the world karena (bahasa tumblr-nya) you may think that you are nothing, but to someone you may be everything. :)
Satu pelajaran lagi, jangan bersedih hati apabila kebaikan dan keunggulan yang kita harap/usahakan dilihat oleh seseorang yang berharga bagi kita, ternyata tidak terlihat bagi mereka, karena pasti Allah sudah menyiapkan seseorang yang mampu melihat itu tanpa kita harus berusaha memperlihatkannya, mereka itulah mungkin the destiny of our life. :)
You are more worthy than what you might think you are! :)
Sekian dan terimakasih \=D/
BerSEMANGAT!!
duh kaka isni bikin adem siang-siang