Nusantaratv.com - Baru-baru ini media sosial kembali heboh setelah sebuah postingan yang menyebutkan
penggunaan obat sakit kepala sebagai bahan mengempukan daging sapi. Postingan tersebut diunggah di Twitter oleh akun @FOODFESS2 hingga menjadi viral dan diperbincangkan oleh netizen.
“Ada ga sih disini yang rebus daging pakai obat sakit kepala biar cepat empuk dagingnya?” begitu tulisan yang terdapat dalam foto yang diunggah oleh @FOODFESS2. Sontak saja postingan tersebut mendapatkan reaksi beragam dari warganet.
“Orang jaman dulu yang aneh kali ya. Soalnya mbahku gak pernah kaya gitu wkwkwkwk,” komen @cl*****ma___. “Padahal udah diciptakan sebuah teknologi yaitu panci presto,” sahut @oc*****mr. “Ini resep orang2 jaman baheula, almarhum ayahku lebih aneh lagi kalo ungkep ayam kampung pake kelereng biar empuk,” ungkap @sh*****a.
“Di daerah rumahku ngempukin daging pakai Bodrex udah nggak aneh apalagi orang-orang tua jaman dulu, tapi tetep ya lebih enak dan aman ya pakai nanas,” ujar @ma*****ju. “Baru tau ada yg pake bodrek, kalo direbus sama sendok sering,” kata @8***w.
Baca Juga: Resep Kalio Cumi
Menanggapi hal tersebut, ahli gizi komunitas dr Tan Shot Yen menyebut sangat tidak rasional menggunakan obat sakit kepala untuk mengempukkan daging. “Obat flu ya buat flu. Salah satu yang ada dalam obat flu itu kan DMP, dextromethorphan,” ujarnya dilansir Detikcom, Rabu (22/1).
Dikutip dari Everyday Health, dextromethorphan memiliki efek samping seperti muntah-muntah, mengantuk, perasaan mual, sembelit, diare, dan gatal-gatal. Adapun kandungan lain dalam obat sakit kepala adalah parasetamol.
Diketahui, orang-orang zaman dulu kerap mengira jika parasetamol bisa membuat daging menjadi lebih empuk. Namun, perlu diperhatikan jika obat sakit kepala juga mengandung sejumlah bahan kimia lainnya di mana jika direbus bersama daging maka kandungan berbahaya juga bisa masuk ke dalamnya.
“Kalau cuma 1 butir buat 1 panci gede sop daging dimakan 4 orang, ya nggak akan terasa efek apa-apa,” pungkas dr. Tan. “Jika dalam dosis tertentu dan sering digunakan, bisa kecanduan.”
Sumber: wowkeren.com













