“Sometimes you will never know the value of a moment until it becomes a memory.”
— Theodor Seuss Geisel
cherry valley forever

No title available
Doug Jones
Noah Kahan

roma★
No title available

titsay
untitled
ojovivo

Product Placement
Cookie Run:Kingdom Official!
todays bird
Misplaced Lens Cap

❣ Chile in a Photography ❣

oozey mess

No title available
sheepfilms

ellievsbear

tannertan36

@theartofmadeline

seen from Russia

seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from Germany
seen from Germany
seen from Uzbekistan
seen from United States
seen from Venezuela
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Brazil

seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@justcallmefey
“Sometimes you will never know the value of a moment until it becomes a memory.”
— Theodor Seuss Geisel
"When life gives you lemons, trade them for coffee." - Unknown
SAYAP - SAYAP PATAH BY KHALIL GIBRAN
Wahai langit Tanyakan pada-Nya Mengapa dia menciptakan sekeping hati ini... Begitu rapuh dan mudah terluka.... Saat di hadapkan dengan duri-duri cinta Begitu kuat dan kokoh Saat berselimut cinta dan asa...
Mengapa dia menciptakan rasa sayang dan rindu Di dalam hati ini... Mengisi kekosongan di dalamnya Menyisahkan kegelisahan akan sosok sang kekasih Menimbulkan segudang tanya Menghimpun berjuta asa Memberikan semangat... juga meninggalkan kepedihan yang tak terkira
Mengapa dia menciptakan kegelisahan dalam relung jiwa Menghimpit bayangan Menyesakkan dada... Tak berdaya melawan gejolak yang menerpa...
Wahai ilalang... Pernah kan kau merasakan rasa yang begitu menyiksa ini... Mengapa kau hanya diam Katakan padaku sebuah kata yang bisa merendam gejolak hati ini... Sesuatu yang dirasakan raga ini... Sebagai pengobat tuk rasa sakit yang tak terkendali
Desiran angin membuat berisik dirimu Seolah ada sesuatu yang kau ucapkan padaku Aku tak tahu apa maksudmu Hanya menduga... Bisikanmu mengatakan ada seseorang di balik bukit sana.. Menunggu dengan setia... Menghargai apa arti cinta...
Hati yang terjatuh dan terluka merobek malam Menoreh seribu duka Kukepakkan sayap-sayap patahku mengikuti hembusan angin yang berlalu Menancapkan rindu... Disudut hati yang beku... Dia retak, hancur bagai serpihan cermin Berserakan ... Sebelum hilang di terpa angin... Sambil tertunduk lemah... Ku coba kembali mengais sisa hati bercampur baur dengan debu Ingin kurengkuh...
Ku gapai kepingan di sudut hati... Hanya bayangan yang kudapat.. Ia menghilang saat mentari turun dari peraduannya Tak sanggup ku kepakkan kembali sayap ini Ia telah patah...
Tertusuk duri-duri yang tajam... Hanya bisa meratap... Meringis... Mencoba mengapai sebuah pegangan...