"Pada sebuah garis waktu yg merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dg satu orang yg mengubah hidupmu untuk selamanya, akan ada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan, dan akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik2 kenangan tertentu." Salah satu untaian kalimat dlm buku “Garis Waktu” karya Fiersa Besari diatas mewakili lukisan penulis dlm bukunya. Buku yg memiliki 49 bab ini mengisahkan seseorang–dg tokoh yg penuh anonim–yg menuangkan rasa dari perjalanannya dg meruntunkan waktu dari April tahun pertama hingga Maret tahun kelima dlm kalimat2 puitis. “Garis Waktu” yg beruntai tdk lebih dari lima halaman ini bermula dari seorang cowo yg jadi tokoh utama menemukan sosok cewe yg disukainya tetapi dia sdg memiliki hubungan dg cowo yg lain, lalu cewe tsb berpaling dari cowonya dan merajut hubungan baru dg tokoh utama, dan serentetan cerita lainnya yg tdk jauh dari kisah cinta segitiga dlm drama atau sinetron “alay” yg ada di dunia ini. Setelah menjalani hubungan, merajut kenangan dan berbagi rasa, akhirnya si cewe pelan2 berpaling. Si cowo terluka karena merasa ganjil terhadap cewe tsb. Selama perjalanannya, dari awal kisah sampai akhir dia selalu merenung, berfikir, lalu mengungkapkan perasaannya dg bijak dan selalu mengambil pelajaran dibalik peristiwa yg dialami. Kisah ini menunjukkan bahwa cerita romansa tdk selalu terkesan alay atau sekedar baper, dibalik permainan emosi dlm kisahnya dpt membangun kedewasaan. Pesan yg disampaikan bahwa peristiwa dlm waktu yg terus berjalan menyimpan hikmah tersirat. Pasti ada kalanya jatuh cinta, patah hati, dipertemukan, ditinggalkan, dan warna-warni lainnya. Ketika kita senang, mungkin itu ada ujian, ketika kita terjatuh, mungkin itu ada hikmah. Tinggal yakin Tuhan akan memberikan yg terbaik bagi hamba-Nya. Baik bagi kita blm tentu terbaik bagi Tuhan, tetapi baik bagi-Nya pasti yg terbaik bagi kita😇 Terima kasih @p.ameliahakim buat bukunya. Terima kasih juga @wix95 buat tantangannya. Selanjutnya aku mengajak @enggarlistdiar @aalisani @ariandesfi @desca_cahya untuk melanjutkan tantangan ini😊 Gerakan ini merupakan inisiasi dari @bukutuntas_ Info lebih lanjut, stalking aja akunnya, hehe😅













