- Cahyadi Takariawan

shark vs the universe
The Bowery Presents
I'd rather be in outer space 🛸
noise dept.
$LAYYYTER
hello vonnie

Product Placement
EXPECTATIONS

tannertan36
No title available
NASA
Sweet Seals For You, Always
tumblr dot com

pixel skylines

izzy's playlists!

Jar Jar Binks Fan Club
KIROKAZE
🪼

#extradirty

Love Begins

seen from Philippines
seen from Argentina
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Netherlands
seen from United States
seen from Colombia
seen from Ukraine
seen from United Kingdom
seen from Ukraine

seen from Bangladesh
seen from United States

seen from Australia
seen from United States
seen from Iraq

seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
@keniasukma
- Cahyadi Takariawan
Fahima namanya. Seorang teman yang baru saya kenal setelah 5 pertemuan mengikuti kelas SPI Jakarta.
Sore itu seperti biasa saya datang lebih awal karena langsung berangkat dari kantor. Setelah memilih kursi di baris depan, tak lama datanglah pemilik kursi sebelah yang rupanya sudah ditag. Di SPI, saya biasanya hanya menyapa teman yang duduknya berdekatan, tidak menyengajakan diri untuk say hi ke semua teman di kelas, sehingga belum semuanya saya kenal.
"Assalamu'alaykum.., Kenia :)" (salaman hendak kenalan) "......”(ngomong sesuatu tetapi tidak jelas) "Ya?” (pasang muka gk dengar) "...i..a.." "Dian?" Hampir saya bilang 'lagi serak ya?' saat wanita ini tiba-tiba menulis sesuatu di bukunya lalu menunjukkannya ‘Nama saya Fahima :)’
................. Sejenak saya tersadar bahwa Fahima seorang tuna wicara dan tuna rungu.
Dengan respon sewajar mungkin saya lalu menulis di buku yg sama K: ‘Nama saya Kenia. Boleh panggil Key aja ^^’ Fahima tersenyum, dan menulis kembali F: ‘Kuliah atau Kerja?’ K: ‘Kerja. Kalo kamu?’ F: ‘Kerja juga.’ Saya mengangguk sambil tersenyum. Fahima memberi isyarat minta nomor HP lalu saya pun menuliskannya di bukunya.
.................
Berkenalan dengan Fahima, saya akhirnya tau bahwa dia adalah seorang jurnalis disabilitas. Meski dengan keterbatasannya, Fahima terlihat antusias sekali mencari ilmu dan mengikuti kuliah. Berbekal alat bantu dengar, semangat hadir di kelas, dan dengan mengandalkan notulensi, tetap mengerjakan tugas-tugas menulis. Belakangan Fahima juga sedang mulai menghafal Alquran dan bahagia sekali saat saya bersedia jadi pendengar rekaman setoran hafalannya. Meskipun susah payah dan sangat terbata, alhamdulillah masih bisa dipahami maksudnya.
.................
Merasa beruntung dipertemukan dengan satu dari sekian banyak mujahadah seperti Fahima. Saat hal-hal duniawi yang dipikirkan rasa-rasanya hanya berkutat pada perkara yang telah dipastikan ketetapannya oleh-Nya dengan rencana terindah-Nya.. Kehadiran orang di sekitar menyadarkan kembali, wahai diri, ada begitu banyak bentuk kesyukuran yang luput dari pandangan kita. Nikmat indera, nikmat akal, nikmat ilmu, taufik dan hidayah, nikmat iman, islam, segalanya. Tiap hela nafas berlalu dan Allah masih memberikan kesempatan untuk menyelami lautan karunianya.
Semoga kita termasuk ke dalam golongan hamba-Nya yang senantiasa bersyukur.
Ada yg memilih berdua dengan Rabbnya, saat dunia gegap gempita. Mencari kenikmatan dalam taat dan munajat, tunduk syahdu nan merindu.. حسبي ربي جل الله ما في قلبي غير الله
Al Quds, Palestina, dan Sudut Pandang yang Perlu Dibeningkan
@edgarhamas | edgarhamas.tumblr.com
(disampaikan dalam Agenda Diskusi Online yang diadakan oleh FSLDK Surabaya Raya | Selasa, 12 Desember 2017)
Baitul Maqdis, atau Al Quds, atau Elia Capitolina ketika berada di bawah kekuasaan Romawi, bukanlah sekadar sebuah kota. Lebih dari itu, dia adalah ruang dimana banyak peradaban bertemu, banyak ide-ide dan gagasan beradu, dan bersinggungan di atasnya banyak sekali kekuatan. Tidak salah jika seorang ilmuwan muslim, DR Muslih Abdul Karim mengutip perkataan Ulama, bahwa palestina yang di dalamnya ada Al Quds adalah “Ummul Ma’arik”, Mother of Battles, Induk peperangan.
Nah, pada kesempatan kali ini, izinkan saya membagi pembahasan menjadi tiga titik besar. Pertama; adalah perlunya kita untuk membeningkan sudut pandang kita dalam melihat Palestina. Kedua; sebagaimana tema berbicara, kita akan membahas situasi terkini Al Quds secara khusus, palestina, dan dunia Arab secara umum yang menjadi latar konflik. Dan ketiga; kita perlu untuk melihat akan berbagai kemungkinan yang akan terjadi setelah Trump mengumumkan dukungannya tehadap Israel untuk menjadikan Al Quds sebagai ibukota.
Pembahasan Pertama; Membeningkan Sudut Pandang
Apa itu Al Quds? Itu pertanyaannya. Jangan pernah membahas jauh-jau tentang satu masalah yang padahal kita tak mengerti apa hakikat permasalahan itu.
Teman-teman sekalian, Al Quds memiliki banyak sekali nama. Orang Yahudi dan Nasrani menyebutnya sebagai Jerusalem, dan umat Islam menyebutnya sebagai Baitul Maqdis atau Al Quds. Semua nama sangat berarti, dan kesemuanya sepakat bahwa kota ini adalah merkusuar penting bagi tiga agama langit. Dalam perspektif Yahudi, disinilah Nabi Sulaiman membangun Haikal (kuil). Bagi Nasrani, disitulah tempat Yesus Kristus disalib. Bagi Umat Islam, disanalah Nabi Muhammad ﷺ berangkat menuju langit ke tujuh dalam agenda agung berjudul Isra’ Mi’raj.
Al Quds tidak untuk muslim saja, tidak pula untuk nasrani saja, atau yahudi. Ia adalah hak semua pemeluk agama langit. Namun yang jadi titik penting dalam pembahasan kita adalah; dalam sejarah, kedamaian pemeluk 3 agama ini tidak pernah terwujud kecuali ketika di bawah kekuasaan Muslim. Ini bukan sebuah klaim. Ini adalah fakta sejarah. Saya mengatakan ini bukan karena saya muslim, melainkan karena sepanjang referensi baik Barat maupun Timur, semuanya bersaksi bahwa Palestina secara umum, dan Al Quds secara khusus hidup dalam harmoni di bawah pemerintahan islami.
“A people without the knowledge of their past history, origin and culture is like a tree without roots”
(Masyarakat tanpa pengetahuan tentang sejarah, asal dan kultur mereka, ibarat pohon yang tidak berakar), kata Marcus Harvey.
Apa yang membuat Al Quds penting?
Pertama, karena disanalah sentral pertemuan dari 3 benua. Asia, Afrika dan Eropa
Kedua, letaknya yang strategis membuat para penguasa ingin sekali menguasainya. Itulah mengapa sudah sangat terkenal kaidah geopolitik yang berbunyi, “siapa yang menguasai palestina, maka ia akan menguasai dunia.”
Ketiga, dan ini yang paling penting, tempat ini menjadi “pusat” tiga agama langit. Dan ini sangat berhubungan dengan iman. Bukan masalah politik atau militer. Keimananlah yang menjadikan kota ini benar-benar bermakna. Bahkan sampai-sampai tokoh zionis Yahudi, Benyamin Disraeli berkata, “The view of Jerusalem is the history of th world; it’s more, it is the history of earth an heaven.”
Bayangkan saja, logikanya, bagaimana mungkin tanah kecil yang tak sebesar Jawa Barat (Palestina seluas 26.990 km², dan Jawa Barat seluas 37.174 km²) bisa menjadi titik penting yang selalu penuh dengan pergulatan kekuatan dunia? Sebab yang dicari bukanlah luasnya, bukanlah kekayaannya, namun karena kedudukan dan pengaruhnya.
Itulah mengapa, dari sini kita perlu memahami, bahwa permasalahan Al Quds bukan semata-mata masalah politik. Dia adalah masalah peradaban yang sangat-sangat kompleks. Tidak akan bisa saya menyebut seluruh hakikat tentang Al Quds dan palestina hanya dengan pertemuan online 2 jam-an ini. Maka akan saya sampaikan saya garis besarnya.
“Sebab Al Quds, adalah masa lalu, masa kini dan masa depan kita”, kata salah seorang pemimpin perjuangan Rakyat Palestina di jalur Gaza.
Pandangan Masing-masing Agama Secara Ringkas :
YAHUDI : memandang bahwa Al-Quds adalah ibukota mereka, tidak ada yang berserikat dengan mereka walau satupun, sebagaimana pendiri Zionis, Mandell Slair berkata, “kalian menanyakan padaku apa keinginanku, maka Aku menjawab, bahwa keinginanku adalah Yerusalem. Kalian bertanya padaku, maka aku menjawab; Haikal, dan ia adalah sesuatu yang hilang dari kita. Apa yang kita anggap benar, adalah apa yang akan kita perjuangkan untuk meraihnya. Ialah negeri kita yang indah, keyakinan kita yang disucikan!”
NASRANI : Kaum Kristiani memandang Palestina sebagai ikatan keyakinan, yang membuat mereka berkumpul dari saentero negeri untuk menziarahi Baitul Lahm (Bethlehem) di selatan Baitul Maqdis , dikatakan bahwa tempat tersebut merupakan maskot Yesus Kristus, sebagaimana diceritakan dalam Injil Matius halaman 4, dan dinamakan dalam Kitab Suci mereka sebagai “Rumah Daud”
ISLAM : Kaum Muslimin memandang bahwa Palestina, terutama Baitul Maqdis, adalah negeri yang diberkahi, disebutkan berkali-kali dalam Al-Qur’an dan dimuliakan dengan hadist-hadist Nabi Muhammad SAW.
Allah berfirman, “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat” (QS Al Isra ayat 1)
Masjid Al-Aqsha memiliki keberkahan, begitupula tanah tempat ia kokoh berdiri. Di Palestina lah, terutama di Al-Quds, Nabi Adam alaihissalam membangun pondasi Masjid ini, 40 tahun setelah membangun Ka’bah di Makkah.
Fakta Penting :
Dalam permasalahan Al Quds, kaum muslimin dan kristen banyak sekali bersatu pada dan memiliki keyakinan yang sama, bahwa kota ini untuk seluruh pemeluk agama langit. Namun yahudi tidak. Dalam doktrin mereka yang tertulis di kitab talmud; Palestina adalah ibukota abadi mereka dan hanya untuk mereka, yang lain hanyalah binatang dan bangsa di bawah kendali mereka.
Saat itulah konflik menjadi-jadi.
Pembahasan Kedua :
Situasi Terkini di Al Quds
6 Desember lalu, dunia dikejutkan dengan pernyataan Trump mengakui Al Quds sebagai ibukota Israel. Tentu dunia geger dengan sikapnya yang sangat kontroversial ini. Apa alasannya ketika ditanya, “mengapa anda melakukan ini semua?’, jawabannya adalah; karena demokrasi. Sebab mayoritas kongres AS mendukung ini. Faktanya memang, anggota kongres didominasi oleh mereka yang mendukung kepentingan yahudi. Bahkan bisa dibilang, sebagian besar anggota kongres AS telah dibeli suaranya oleh yahudi.
Awal petaka itu bermula ketika tahun 1995, kongres menyepakati untuk memindahkan kedubes AS dari Tel Aviv menuju Al Quds dan di saat yang sama juga mengakuinya sebagai ibukota Israel. Keputusan kongres tidak dijalani oleh para presiden hingga 20 tahun lamanya, sebab mereka meyakini bahwa kebijakan itu akan merusakn perdamaian duna.
Makanya, Trump mengatakan bahwa para presiden AS sebelumnya adalah pengecut. Ia lanjutkan, Trump malah mengatakan bahwa pemindahan ibukota ke Al Quds adalah hak Israel, untuk kemaslahatan AS dan demi perdamaian. Itulah semuanya, asumsi fana dan perhitungan Trump yang salah fatal. Tak lama setelah itu, banyak sekali telepon dari pemimpin negara di dunia yang mengecam Trump.
Mengapa pemindahan ibukota dari Tel Aviv ke Al Quds adalah ide yang sangat buruk?
Setidaknya ada beberapa jawaban. Pertama, Amerika berati telah merestui israel untuk menjajah teritori yang bukan haknya, sebab Yerusalem/Al Quds adalah tanah yang dilindungi badan Internasional. Kedua, amerika dengan sengaja ingn menyalakan kembali bara api konflik di atas tanah Palestina untuk mencegah palestina merdeka seutuhnya. Ketiga, AS berarti telah mengatakan pada dunia, bahwa ia menjadi rekan israel dalam membantai manusia. Keempat, AS telah memberi lampu hijau bagi Israel untuk mencaplok tanah Palestina. Kelima, memperkeruh sitausi antara dua negara (israel dan palestina). Dan keenam, mengancam kedudukan kota suci bagi tiga agama langit.
Sejauh ini, setelah pidato kontroversial trump, telah gugur 4 orang warga Palestina oleh agresi zionis israel. Ada juga 15 orang yang luka-luka parah karena serangan mendadak israel. Khusus di daerah Gaza, sudah ada 4 orang gugur dan 170 orang luka-luka. (sumber : @PalinfoAr)
Langkah Trump mengakui Al Quds sebagai ibukota israel adalah kebijakan yang aneh. Ini bisa menjadi blunder baginya, bahkan ini ahistoris (tidak sesuai dengan arah sejarah yang terjadi di muka bumi ini). Mungkin ada yang bertanya, mengapa Trump melakukan kebijakan gila ini? Ustadz Anis Matta mengatakan bahwa Trump berusaha mengalihkan isu karena tekanan politik dalam negerinya. Sudah lama Amerika merusak negara lain untuk kepentingan domestik mereka sendiri. Ini tidak adil dan tidak beradab. Di dalam negeri, Trump kehilangan kepercayaannya, maka ia melakukan ‘caper’ untuk menegaskan bahwa dia ada dan kuat.
APA YANG AKAN TERJADI SETELAH INI?
-Keputusan Donald Trump ini akan menjadikan Palestina makin terbakar dengan konflik, sebagaimana saat ini dunia memiliki dua titik merah konflik di Korea dan Ukraina.
-Timur Tengah sudah sangat panas, ada banyak sekali permasalahan yang dibentangkan oleh yahudi dan sekutunya untuk mencegah kebangkitan Islam di tanah Arab. Dengan adalah konflik pemindahan ibukota ke Al Quds, trump telah membuat Timur Tengah menjadi kawasan konfliik paling panas di muka bumi.
-sebenarnya, Trump telah membelah dunia kemudian menjadi dua blok baru; pro-israel atau kontra-israel. Dan akan banyak sekali kepentingan yang bermain untuk memanfaatkan situasi ini guna memukul amerika. Diantaranya, Rusia dan Cina yang kini cenderung berseberangan dengan AS
-di dalam dimensi lain, Trump secara gegabah telah membangunkan singa tidur. Bernama umat Islam. Dan dia akan tahu bahwa umat Islam jika telah bangun dari tidur panjangnya, akan sangat bisa untuk menjadi kekuatan baru dunia yang mengalahkan dominasi AS-Eropa.
APA YANG BISA KITA LAKUKAN UNTUK MEMBANTU TERSELESAIKANNYA KONFLIK DI PALESTINA?
Terdidik, mendidik, itu yang utama. Pembahasan ini tidak cukup sekadar 2 jam. Ini adalah problem yang bisa dikatakan abadi sampai hari kiamat datang. Sebab, silahkan dicek di pengetahuan agama-agama langit, baik Islam, Nasrani, dan Yahudi, meyakini bahwa akhir zaman akan sangat lekat dengan problema Palestina.
Bagi muslim contohnya. Palestina adalah; tempat kejadian akhir zaman akan berada di sana, ibukota negeri Islam akan berada di sana ketika akhir zaman, Dajjal akan dibunuh oleh Nabi Isa di pintu Ludd, yakni di sebuah daerah di Palestina. Ya’juj dan Ma’juj akan datang menyerbu bumi dan akan dimatikan di Palestina. Perang akhir zaman akan terjadi di Palestina.
Akhir Kata,
Ada banyak alasan untuk membela Al Quds dan Palestina. Namun yang paling tinggi di atas semuanya, yakni keimanan. Keimanan lah yang membuat orang Palestina rela bertahan berpuluh tahun lamanya, berbekal kerikil dan pisau dapur, melawan tank Merkava israel dan pesawat siluman F-35 mereka. Keimanan lah yang membuat pemuda Palestina bisa bertahan belajar di reruntuhan puing sekolahnya yang dihancurkan Apache isral.
Tahukah kamu mengapa Nabi-nabi namanya abadi sedangkan nama raja mudah menghilang? Karena di zaman apapun, di periode apapun, agama selalu mengisi pemikiran manusia dan memadukannya dengan ide-idenya, ruang hidupnya, dan usianya.
Membela Palestina bagi umat muslim terutama, adalah “juz’ min aqidah”, bagian penting dari akidah kita. Kamu tahu 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui? Apa yang kamu rasakan ketika saya bilang, 19 dari 25 nabi dan Rasul itu diutus di Palestina!
Itulah segores pemaknaan yang seharusnya membuat kita berdiri tangguh membelanya. Bukan temporal dan bukan reaksioner, namun pembelaan yang diiringi dengan pemahaman dan ilmu. Klaim Yahudi tentang Palestina, semuanya dusta. Akan perlu banyak waku untuk menjabarkannya. Namun satu hal; Yahudi tidak pernah benar-benar ingin kembali ke palestina. Sebab telah termaktub di taurat mereka; bahwa ketika seluruh yahudi berkumpul di Palestina, maka itulah saat-saat menuju kehancuran mereka. Semua ini adalah agenda zionisme. Pangkalnya adalah zionisme, yang puncaknya nanti adalah; hadirnya Dajjal untuk memimpin mereka.
Ini bukan teori konspirasi, sahabat. Ini adalah dunia kita yang penuh dengan intrik dan rahasia. Ini adalah dunia kita tempat kebenaran dan kebatilan bertempur sampai matahari terbit dari barat. Sebab itulah, sejatinya rasa nyaman bukanlah saat yang tepat. Kini kita harus sadar bahwa kita telah ada di ujung tanduk peradaban manusia.
Dan palestina akan jadi latarnya.
Huwal habibul ladzi, turja syafa‘atuhu. Li kulli haulin minal ahwali muqtahimi..
“Dialah (Rasulullah Muhammad SAW) sang kekasih yang syafaatnya dinanti senantiasa. (Dalam menghadapi) segala derita dan petaka yang menerpa”.
Ketimbang memikirkan apa yang berbeda di antara kita.. Bukankah lebih indah dengan bersama, memujinya, bershalawat untuknya, meneladaninya Semoga kita menjadi salah satu yg kini dan kelak mendapat syafaatnya Kembali berjumpa di hari yang ditetapkan, di bawah panjinya
Aamiin ya Rabbana.
Pada-Nya.. Kutitipkan sebaik-baik harapan melalui doa dengan membaca setiap surah cinta-Nya. Sebab hanya Dia yang memahami bagaimana rindu harus diuntai agar bersemi indah pada waktunya.
Dan tidak ada cinta yang lebih manis saat mengetahui Ia lebih mencinta dari siapapun yang ada di dunia.
Maka sebaik-baik rindu ialah yang berlabuh pada-Nya.
Maka sebaik-baik cinta ialah yang berakhir pada ridho-Nya.
Dan sebaik-baik menitip salam ialah dengan membaca kalam-Nya. Semoga ia juga sama sedang dalam kondisi dimana jatuh cinta terhadap Al-Qur'an adalah jatuh cinta paling manis..
Apa kabar Al-Qur'an selepas Ramadhan?
© Ibn Syams
(via quraners)
Perjuangan yang bermuara pada ridho-Nya akan melahirkan semangat yang tidak terkalahkan, apa pun peran yang diemban, di pos mana pun seorang ditempatkan. Karena ia mengabaikan kepuasan diri, tak lagi mengindahkan sindir puji manusia.
Penuntut ilmu, pengejar mimpi, pengampu dakwah, penjemput rezeki, pendidik ummat.., ikhtiarmu, sepanjang kau perjuangkan demi Allah semata, kelak ia berbuah amal, tidak pernah sia-sia.
ﻭَٱﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺟَٰﻬَﺪُﻭا۟ ﻓِﻴﻨَﺎ ﻟَﻨَﻬْﺪِﻳَﻨَّﻬُﻢْ ﺳُﺒُﻠَﻨَﺎ ۚ ﻭَﺇِﻥَّ ٱﻟﻠَّﻪَ ﻟَﻤَﻊَ ٱﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦ
“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, Kami akan tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sungguh, Allah beserta orang-orang yang berbuat baik.”
(Al-Ankabut 69)
I don't really look at the captions though :v, I just do love the orange ♡♡♡
Dzulhijjah has come! There are no days in which righteous deeds are more beloved to Allah than these (first) ten days (of Dzulhijjah). see more posts at muslimagnet!
“The more I learn; the more I learn of my ignorance.” (Imam Shafi’i)
— ﷽ (@IslamicThinking) August 14, 2017
Sesungguhnya, sebaik-baik pilihan dalam menikahi seorang wanita adalah karena agamanya, kesalehannya, ketakwaannya dan tobatnya kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Wanita seperti ini akan selalu membawa kesejukan dalam hati, dapat dipercaya pada dirinya, harta suaminya dan pendidikan anak-anaknya agar dia menyuapi mereka dengan makanan keimanan, menyusui mereka dengan susu keislaman dan ketakwaan, membisikkan di telinga mereka zikir kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dan salawat kepada Nabi Shallallahu 'alayhi wa Sallam, serta menanamkan kepada mereka kecintaan kepada Islam sampai mereka mati.
DR. Muhammad Nur Abdul Hafizh Suwaid (Prophetic Parenting)
Jika Cinta, Segerakan atau Relakan
Catatan Sekolah Pra Nikah - MTT #2 22 Juli 2017 Jika Cinta, Segerakan atau Relakan Ust. Hanan Attaqi
*Fakta menarik tentang keutamaan menikah: Imam An Nawawi yg saat meninggalnya berstatus belum menikah, bahkan menulis bab/ judul ttg pernikahan dalam beberapa bukunya. Beliau tentu tau keutamaan pernikahan dan sangat mengerti hadits-hadits tentangnya, namun terhalangi menikah karena kesibukan dakwahnya.
Ayat-Ayat tentang Motivasi Menikah: 1) An Nisa: 1 "Wahai manusia bertakwalah kalian kepada Rabb kalian yang telah menciptakan kalian dari satu diri, dan darinya Allah menciptakan pasangannya, dan dari pada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak, dan bertakwalah kepada Allah yang dengan nama-Nya kamu saling berbuat baik. Dan peliharalah hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kalian."
Di ayat tersebut Allah SWT menyampaikan bahwa pernikahan adalah takdir/ sunnatullah. Allah menciptakan segala sesuatu azwaajan (berpasangan). Malam dan siang, timur dan barat, gelap dan terang, termasuk manusia, makhluk yang paling tinggi derajatnya dan istimewa, tentu memiliki pasangannya. Allah tidak mungkin menyelisihi sunnatullah-Nya, pasangan kita sudah tertulis di lauh mahfuzh, tidak akan pernah tertukar. Pun jika seseorang meninggal dalam status belum berpasangan, kelak di surga orang tersebut akan mendapatkannya. Terkecuali jika orang yang meninggal tersebut belum baligh (mukallaf), maka rahmat yang berlaku, belum berlaku hukum syariat baginya. Karena pasangan merupakan takdir Allah SWT, maka tinggal proses untuk menemukan pasangan yg harus kita jalani dengan ikhtiar-ikhtiar dan doa-doa kita. Kalo kita yakin dengan takdir ini, insya Allah ikhtiar kita akan lebih terjaga. Kenapa orang melanggar syariat dalam mencari rizki yg halal? dalam hal ini berarti keyakinan orang tsb dipertanyakan. Saat kita sudah yakin rizki itu di tangan Allah yang Maha Pengasih, kita tak akan pernah melanggar ketentuan/ hukumNya. Yakinlah sekalipun kita tidak berjodoh dengan yang kita sukai, berarti memang bukan nama dia yang tertulis di lauh mahfuzh sebagai jodoh kita. Ikhtiar saja, hasilnya Allah yg menentukan.
2) An Nur: 32 “Dan nikahkanlah orang-orang yang belum menikah di antara kalian, dan orang-orang yang telah layak menikah dari hamba-hamba sahaya kalian yang laki-laki dan perempuan...”
Ayat ini berisi perintah. Menikah adalah ibadah, karenanya luruskan niat kita, ikhlas (berharap hanya kepada-Nya), dan husnuzan kepada Allah SWT. Tidak mungkin karena ibadah kita menjadi celaka, apa yg perlu kita khawatirkan? Ketaatan akan mengundang kebaikan dan kebaikan tidak akan pernah mengundang kesulitan. Jangan sampai terbolakbalik. Ada anggapan bahwa, untungnya karena dulu melakukan keburukan maka sekarang bisa bertobat. Ini keliru, justru kalo dari dulu hidupnya selalu diisi dengan kebaikan, sekarang tentu dirinya akan lebih baik lagi. Jangan pernah bangga dengan keburukan di masa lalu, kita harus menyesalinya. Kebaikan akan melahirkan kebaikan, keburukan pun akan berakibat keburukan. Tidak akan pernah sama antara kebaikan dengan keburukan. Karena pernikahan merupakan ibadah, Allah suka jika ibadah ini disegerakan. Haram hukumnya menunda pernikahan apabila seseorang sudah mampu dan butuh menikah, karena pernikahan menjadi wajib bagi dia. Adapun jika mampu tapi belum butuh, hukumnya sunnah muakkadah. Butuh tapi belum mampu, sunnah. Belum butuh dan belum mampu, mubah. Belum butuh dan akan membahayakan pernikahannya, maka ia haram.
3) Masih An Nur: 32 “...Jika mereka fakir, maka Allah akan mencukupi mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas karunia-Nya, Maha Mengetahui kebutuhan hamba-Nya.”
Di ayat ini Allah memberikan jaminan, janji bahwa jika hamba-Nya yang ingin menikah itu fakir maka Allah akan mencukupkan bagi mereka. Secara fikih, fakir diibaratkan belum tau hari ini bisa makan apa. Sedangkan secara filsafat, fakir adalah merasa tidak cukup padahal belum tentu ia kekurangan. Hadits mengenai fakir dekat dengan kekufuran dilihat maknanya secara filsafat sehingga bukan mereka yang -tidak punya- yg dekat dgn kekufuran itu, tetapi mereka yg selalu merasa tidak cukup. Bisa jadi orang yang lebih berada tetapi selalu merasa kurang menjadikannya kufur, sementara bisa jadi orang yang kekurangan selalu merasa cukup dan senantiasa bersyukur. Fakir di ayat nikah ini bisa dilihat secara fikih (belum cukup maisyah) atau secara filsafat karena dia merasa tidak pede, kurang. Ada janji Allah di sini bahwa pasti Allah akan mencukupkan. Berusahalah untuk mencukupi kebutuhan rizki, tapi kalo memang sudah butuh menikah, sudah setuju, perempuannya juga shalihah dan tidak menuntut lebih, maju saja. Ikhtiar tetep, sisanya Allah bantu cukupkan. Untuk akhawat yang pada hakikatnya menunggu, minta lah hanya kepada Allah dan jadikan Allah sebagai tempat bergantung. Yakin pada janji Allah yang dengan kuasa-Nya dapat mengadakan jalan keluar bagi hamba-hambaNya yang bertawakkal.
A Palestinian boy defies the Israeli forces on friday after they prevented him from praying in Al-Aqsa Mosque so he prayed in front of them on the asphalt.
طفل فلسطيني يغيظ جنود الإحتلال ويصلي أمامهم على الإسفلت بعد أن قاموا بمنعه من الصلاة داخل المسجد الأقصى
Single-lillah to Couple-lillah
Catatan Sekolah Pra Nikah - MTT #1 15 Juli 2017 Single-lillah to Couple-lillah Ust. Muhsinin Fauzi
"Pernikahan itu ibarat berenang. Tanpa persiapan, tenggelam. Persiapan yang berlebihan, ngga nyemplung-nyemplung" -anonim *redaksinya ngga gini sih X)
Menikah -> semakin simpel pemahaman kita terhadap definisi menikah, semakin simpel implementasinya. Generasi sekarang berlama-lama tidak menikah seringnya karena terjebak dengan pemahaman/ pertimbangan dalam menikah yang lebih rumit yang berdampak pada lamanya juga keputusan untuk menikah. Harus mapan dulu lah, income tetap, rumah dulu, mobil dulu, dsb. Tidak ada yang salah, hanya saja harus menyadari itu lah yang menentukan sikap thd pernikahan dan bisa membuatnya tertunda. Ingat juga, apa yang terlalu kurang atau terlalu berlebihan itu tidak pernah baik.
Fakta-Fakta Rumah Tangga 1. Pernikahan berumur pendek 2. Pernikahan berakhir ketika anak2 sudah dewasa 3. Perselingkuhan 4. Rumah tangga damai dengan pernik dan konflik kecil 5. Rumah tangga sampai akhir hayat
3 Kategori Rumah Tangga 1. Rumah Tangga sarang laba-laba, rapuh tidak terikat baik ideologi maupun agama 2. Rumah Tangga menara pisa, terus menjulang dengan cita-cita duniawi, tapi rapuh fondasi agama 3. Rumah Tangga langit surga, dibangun oleh kesalihan yang sama (pentingnya sekufu). Inilah kenapa pembinaan dalam rumah tangga itu penting, terhadap pasangan, anak2.
Selayaknya organisasi, rumah tangga memerlukan visi yang lahir dari gabungan visi antara suami dan istri yang menjalani pernikahan. Hingga saat kita mendapati ujian dalam rumah tangga, visi dan misi inilah salah satu yang nantinya dapat menyelamatkan karena adanya kesamaan tujuan dan harapan sejak awal. Bisa jadi ujian tersebut kita dapatkan di satu sisi, dan ada juga kemuliaan di sisi yang lainnya. Misal istri tak bisa masak, cerewet, tapi pandai mendidik anak. Pintar-pintarlah mengambil hikmah Kualitas rumah tangga dilihat dari hubungan kita dengan pasangan kita yang mempengaruhi kualitas ketaatan kepada Allah SWT.
Mutiara Berserakan Dengan menikah kita mendapatkan rizki, ketenangan, cinta, kasih sayang, tempat berbagi, kebersamaan, penjagaan rahasia
Prinsip-prinsip Menikah -Pernikahan adalah proses beribadah. Luruskan niat kita semata2 untuk mencari ridho-Nya -Pernikahan adalah proses bersatunya 2 insan dalam satu ikatan yg sah -Riak kecil dalam rumah tangga itu baik. Kalo flat aja, bukan rumah tangga namanya, melainkan tetangga -.- -Baik buruk dalam segala hal ukurannya adalah agama (Islam). Lihat akidahnya, ibadahnya, akhlak, mindset (cara berfikirnya), cari tahu hubungannya dengan Allah SWT sbg penciptanya, orangtua, saudara, teman, adik
Tahapan: Ta'aruf - Khitbah - Akad/Walimah
Menikah adalah muamalah terlama antara sepasang manusia. Dalam muamalah tentu tidak ada pihak yang mau dirugikan, maka senantiasa perbaiki diri untuk mendapatkan pasangan yang terbaik. Shalihkan diri untuk mendapat yg shalihah (juga sebaliknya) dan bertawakkal kepada Allah.
No matter how slowly you go.. Do not stop.