Aku sudah lupa bagaimana awalnya aku bisa menjadi begitu sering memikirkanmu hingga pertemuan-pertemuan lainnya yang kadang juga masih membuatku bertanya-tanya. Bagaimana awal mulanya semua ini dan bagaimana semua ini akan berakhir.
Kira-kira bagaimana aku bisa menjadi begitu peduli pada sosok yang selama 21.600 jam terakhir tidak pernah terpikirkan akan menjadi seorang tokoh utama dalam tulisanku ini. Aku yang terlalu terpaku pada orang lain yang selalu terlewati atau kamu yang selama ini memang bersembunyi.
Masih terus menerka-nerka mengapa tiba-tiba saja kehadiranmu terasa begitu nyata padahal hari-hari sebelumnya kamu seperti tidak pernah ada, walaupun orang lain tahu kamu memang selalu ada. Sepertinya, aku yang tidak mampu meringkasmu dalam sebuah pandanganku.
Bagaimana pula menjelaskan tentang sebuah hamparan laut luas yang nyaris membuatku tenggelam dari binar matamu. Tatapan-tatapan yang begitu menarik untuk dipandang namun juga begitu menakutkan untuk diselami, aku takut tenggelam karena aku tidak bisa berenang. Darimu aku tahu, bahwa sebuah tatapan bisa terasa sesejuk dan semenenangkan itu meski berisi ribuan tanya yang tak berani terang-terangan aku beri jawabnya.
Apa yang bisa menjadi landasan dari sebuah teori bahwa aku hanya berani menatapmu ketika kamu tidak melihatku. Aku yang seorang pengecutkah atau memang kamu yang begitu ingin aku miliki tapi aku tidak ingin kamu menyadarinya. Seperti yang aku bilang, aku tidak bisa berenang.
Jadi, jika kamu melangkah lebih dekat lagi atau aku yang mendekat tanpa kusadari, tolong ingatlah kamu atau ingatkan aku untuk berhenti. Aku tidak ingin setelah menyelam terlalu dalam dan tidak menemukanku di dasarnya lalu tenggelam, aku masih tidak tahu bagaimana semua ini berawal. Karena jika kita sama-sama telah saling jatuh hati dan aku tidak tahu hati mana yang sebenarnya memulai semua ini, maka entah aku yang akan begitu tersakiti atau kamu yang akan menerima semua caci maki, lebih baik tidak pernah ada yang diawali.
Tapi, jika kamu yakin namaku ada di sebuah ruang kecil dalam memori milikmu.. jangan ragu dan mari saling melangkah lagi.
Jadi, bagaimana awal semua cerita ini? Aku masih ingin menghindari kemungkinan jatuh hati.