Angin datang menghampiri membawa pahit dan manisnya diri Tak ada yang kutawarkan Aku hanya mendengarkan Aku hanya merasakan
Namun, waktu mengubah arah Angin kehilangan tujuan
Dari sana aku belajar, Rumah dan perlindungan terbaik tak pernah berada di luar diri Ia selalu bernama Diri sendiri

















