Kordinat hari ini, 16 Robiiut Tsaani 1439H
Semoga tetap dalam kerendahan hati dan terus membersamai jiwa🙂
Hidup Yang Bahagia dan Menyelamatkan
" من علامات السعادة على العبدِّ :
٢ - وموافقة السُنة في أفعاله .
٣ - وصُحبَتُه لأهلِ الصلاح .
٤ - وحُسن أخلاقهِ مع إخوانه .
٥ - وبَذلُ معروفهِ للخلق .
٦ - واهتِمَامهُ للمسلمين .
٧ - ومُراعاتِه لأوقاته ".
"Tanda kebahagiaan seorang hamba:
1. Mudah untuk (melakukan) ketaatan kepada-Nya.
2. Sesuai dengan sunnah pada (seluruh) amalannya.
3.Pertemanannya degan orang-orang baik.
4. Berakhlaq yang baik kepada saudaranya (seislam).
5.Berbuat baik terhadap makhluk.
6.Perhatian terhadap kaum muslimin.
7.Menjaga waktu-waktunya."
Imam Assyatibi dalam kitab Al I-tishom
Berbicara makna _sa'aadah_ maka ia dapat berarti kebahagiaan, keselamatan ataupun pertolongan.
Pada level paling mendasar, baginda SAW berpesan bahwa kebahagiaan anak adam ditandai dengan 3 hal : istri yg solehah, tempat tinggal yg baik, dan kendaraan yg baik.
Meski demikian, parameter bahagia tidak selalu ansich berhubungan tentang diri kita saja, tapi juga tentang bagaimana prilaku kita terhadap orang lain.
Mengambil nasehat imam asyatibi diatas, jika berhubungan dengan kebahagiaan yg muncul karna prilaku kita pada orang lain, maka berakhlak baik, berbuat baik pada setiap makhluk dan risau pada kondisi keumatan adalah sikap yg perlu ditumbuhkembangkan.
Hingga seringkali kita merasa bahagia bukan dengan harta yg ditumpuk, tapi dari harta yg dikeluarkan dan diinfakkan.
Kita merasa bahagia bukan karna kebutuhan kita tercukupi, tapi karna senyuman orang papa yg terpenuhi perutnya.
Kita merasa bahagia ketika kita merasa bermakna dan orang lain bahagia. Dan ini adalah pencapaian tinggi dari pemaknaan hidup yg sejatinya hanya muncul dari orang orang yang : taat pada Alloh, menjalankan seluruh perintahnya, lingkungan yg mendukung (berteman dengan orang orang yg juga baik), dan pandai menjaga waktunya untuk diusahakan dalam kebaikan.
Maka sebahagian besar kebahagiaan diri sebenarnya berkunci pada bagaimana kita membahagiakan orang lain.
Kebahagiaan hakiki, ada pada kebermaknaan pribadi yg tiadanya dicari, datangnya menjadi solusi, dan perginya meninggalkan inspirasi.
Semoga kita disayang Alloh
*Akhuukum fillah, momod🙂*