Toothace
Sudah sejak Desember akhir aku menderita sakit gigi. Aduhaaaaaaai daripada sakit gigi lebih baik tidak sakit alias sehat aja. Subhanallah. Rasanya maknyosss.
Akhirnya Senin kemarin aku memutuskan untuk pergi ke dokter gigi sambil membersihkan gigi sambil konsultasi. Ternyata ya aku memang memiliki masalah dengan gigi bungsu. Diputuskanlah membuat janji hari Sabtu pagi untuk melakukan cabut gigi.
And today is the day. Katanya makan dulu aja sebelum tindakan. For sure. I was nervous. Tegang tak bisa diungkapkan. Diperiksa tekanan darah pun takut tinggi. Apalagi sampai disuntik tiga kali untuk bius lokal. Ga bisa nelen. Gimana ceritanya jadi makin tegang. Tapi kata dokter "sans aja". Well akhirnya kuputuskan untuk tarik nafas panjang. Santai. And the process begin. Butuh waktu cukup lama. No. Lama sekali. Karena gigiku sangat kuat sepertinya. Sampe akhirnya setelah melalui proses yang panjang. Maulah gigiku ditarik keluar.
Alhamdulillah. Selesai juga. Tepat setelah selesai, rasa kebasnya pun hilang. Alhamdulillah. Again. Hari ini sungguh tidak ada lagi yang bisa kuucapkan selain rasa syukur yang mendalam. Karena setidaknya aku bisa mengurai satu persatu permasalahan sakit yang sudah lama aku derita. Well, the main key is to positive. To always optimist.
Berharap pada Allah untuk segala kondisi dan permasalahan. Yakin Allah akan memberi solusinya, akan ada jalan keluar. Aamiin. . .
22 Februari 2020
Rizkitakaka












