We are sailing on uncharted waters. Unpredictable. Uncertainty. Resiko masih bisa diukur, downside berapa, upsidenya berapa. Kalo unpredictable, statistical tools untuk mengukur tidak ada. — Pak Ferry Latuhihin
wallacepolsom
No title available
noise dept.
todays bird

tannertan36
hello vonnie
Xuebing Du
h
TVSTRANGERTHINGS
ojovivo
KIROKAZE
Stranger Things
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

blake kathryn

Andulka

❣ Chile in a Photography ❣
sheepfilms

#extradirty
Sweet Seals For You, Always
tumblr dot com

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Brazil
seen from Kazakhstan

seen from Türkiye
seen from United States
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore

seen from United States
@lampubolep
We are sailing on uncharted waters. Unpredictable. Uncertainty. Resiko masih bisa diukur, downside berapa, upsidenya berapa. Kalo unpredictable, statistical tools untuk mengukur tidak ada. — Pak Ferry Latuhihin
source : link
keriting jarinya
2,5% yang mengubah banyak hal
Let's play! 🌙
Can't play this one (for now), nanti nak bayi ikutan nge gem lagi. Terakhir main lewat emulator di hp.
Selfi di Depan Ka'bah dan Posting Ibadah, Apakah Termasuk Riya' ? - Buya...
Chrome Download Bar
Baru-baru ini, Chrome mengubah Download Bar -nya menjadi bubble seperti yang ada pada browser Microsoft Edge.
Mungkin bagi sebagian orang fitur ini menarik, jadi terlihat lebih rapi. Akan tetapi hal ini cukup merepotkan ketika ingin membuka langsung file hasil unduhan, harus melakukan klik dulu pada tombol Downloads lalu klik pada file yang ingin dibuka. Berbeda dengan sebelumnya di mana kita tinggal klik sekali pada Doanload Bar.
Ternyata solusinya cukup mudah.
Buka tab baru, ketikkan chrome://flags/#download-bubble
Pada dropdown Enable download bubble, ganti dari Default menjadi Disabled.
Relaunch Google Chrome.
Fitur ini merupakan fitur eksperimental dari Google Chrome. Mungkin saja di waktu mendatang Google akan menghapus fitur ini dari Chrome.
update : sekarang fitur ini bukan eksperimental lagi tapi default dan tidak ada pengaturan untuk mengganti download bar
Alternatif Mac OS Preview di Windows
Kalo biasa pake Mac OS, kita tentu familiar dengan menekan tombol spasi untuk melihat preview dari suatu file. Di Windows, sebenarnya sudah terdapat fitur built-in yang memungkinkan kita untuk melihat preview, meskipun tidak aktif secara default.
Fitur Preview pane ini sebenarnya cukup bagus, tapi layout di sisi kanan yang cukup besar dirasa mengganggu ketika tidak digunakan untuk preview. Untungnya, di Windows terdapat alternatif yang bisa digunakan, yaitu aplikasi bernama QuickLook. Aplikasi ini dapat menampilkan preview file selayaknya yang terdapat pada Mac OS, yaitu dengan menekan tombol spasi. Beberapa tipe file dapat ditampilkan dengan lancar. Namun, masih terdapat kekurangan yaitu aplikasi ini kadang tidak merespon alias not responding ketika digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, dan harus dilakukan re-start agar dapat bekerja kembali.
Chocolatey, Package Manager for Windows
Kalo pake Mac tentunya kita familiar dengan Homebrew untuk menginstall package, atau pada Ubuntu dengan apt-get nya. Di Windows, ternyata juga ada lho. Namanya Chocolatey. Untuk cara instalasinya, bisa merujuk langsung ke website nya aja. Terdapat beberapa cara, bisa melalui cmd, powershell ataupun pake msi. Untuk cara pakainya juga mirip-mirip dengan brew. Misalnya di sini saya mau menginstall vim, tinggal choco install vim lalu tekan enter.
Barang Impian
.
Liat video ini jadi keinget dulu pas awal pengen banget Macbook Pro. Dari SMK sering terngiang-ngiang kisah rangorang yang magang pake komputer apel kroak di Gramedia. PowerMac G4 kalo ndak salah. Monitore semi transparan warna warni. Katanya komputer cuepet enak buat desain, copy file sat set. Lalu suatu ketika sodara pulang dari pengembaraan di Malang balik ke Semarang bawa iMac sama MBP, sekitar tahun 2011 an. Pas pertama megang, weh.. apik yo! Penghasilan bulanan taun itu sekitar 800ribuan, kan yo ngimpi buat beli MBP yang jutaan itu. Sodara pulang sambil membawa ilmu baru yaitu kontes disen. Long story short 2012-2013 menanglah 2 kontes, satu di 99designs satu di DesignCrowd masing-masing $300an. Langsung withdraw buat beli MBP 7.1 2010 bekas dan utang sodara $200 karena duitnya kurang wkwkwk. Beli di kaskus, engga pake rekber langsung direct TF. Dulu usum yang nama id-nya Blackpanda sebelum ada e-commerce macam tokped lazada shopee dll. Alhamdulillah seller jujur amanah disener juga di Jakarta. Dia wanti-wanti, lain kali kalo beli pake rekber hahaha.
Teruskan Baktimu - Budi Ashari
Relate sekali :D
Lagi rame soal ginian. Pengeluaran orang orang banyak juga ya buat mobil. Lalu teringat 2020 pernah meminang Toyota IST tahun 2002, waktu itu pake jasa makelar buat carinya. Memang belum sebanyak orang orang ini pengeluarannya, tapi untuk pemakaian hingga Desember 2022 cukup lumayan juga. Mobil CBU yang (menurut saya) masih terjangkau buat dimiliki & dirawat. Mungkin postingan ini bisa jadi gambaran buat yang lagi atau akan nyari mobil bekas. Harus ada uang spare, karena bagaimanapun tidak ada mobil bekas yang sempurna :D
Mobil ini bukan mobil yang istimewa kondisinya, ada bekas repaint oleh pemilik awal di pintu belakang, laci dashboard tengah yang patah (lalu tak bongkar benerin sendiri), busi yang udah saatnya ganti (ini yang kayaknya bikin tarikan agak kurang), shock pintu bagasi belakang letoy (udah usia), liner fender pecah karena pake velg 17" (bawaan 15").
Bengkel awal untuk perawatan rutin (servis, ganti oli, ganti busi) = 800.000
Shock pintu bagasi = +- 200.000 pake punya Nissan Livina, karena orinya harus impor dari jepang. Perlu penyesuaian, saya gerinda sendiri dudukan shock lama buat dipasang ke yang baru.
Pipa radiator atas (asli) = +- 300.000 belum termasuk pasang
Fan belt (sepasang) = +- 150.000 belum termasuk pasang
Aki (tukar tambah) = 600.000
Engine mounting (dudukan mesin, tandanya kalo setir kerasa geter) = 2.500.000
Shockbreaker (depan tokico belakang KYB) = 2.500.000
Ban 17" (4 biji + balancing + spooring) = 3.600.000
Servis packing dexel (oli rembes) + ac = 1.700.000
Kaki-kaki = 600.000
Powersteering bocor = 1.600.000 (yang pertama) & 1.100.000 (yang kedua) -- gegara bengkel ganemu seal yang bawaan mobil di toko onderdil
Perawatan rutin tiap 4000km (beberapa kali) = anggap aja 3.000.000
Demikian.
Pada akhirnya memang harus balik lagi ke yang punya kuasa seutuhnya, Allaah. Kadang (dalam kasus saya) masalah rezeki kita terlalu bergantung pada usaha (atau tempat usaha).