Senja
Aku tak pernah berhenti kagum terhadap senja, selalu membuat mataku kehabisan kata. Suasananya yang mewakili ribuan rasa, dengan warna merekah dari surga.
Teruntuk senja, kutitipkan salam diantara waktu. Yang tak pernah bisa kutuju. Tentang cerita dan sebuah alur, dari panjangnya jalan yang terukur.
Pernah sekali ku kecewa. layaknya awanmu yang menggumpal berbusa, Tertiup angin entah darimana. Membuat jiwa yang sepi ini, kembali merasakan realita.
-Eceng-









