Ice Cream Stick Craft 👻

izzy's playlists!
NASA
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
Jules of Nature

@theartofmadeline

No title available
Sade Olutola
KIROKAZE
TVSTRANGERTHINGS
Xuebing Du

#extradirty
tumblr dot com

Discoholic 🪩
🪼
Claire Keane
I'd rather be in outer space 🛸

Product Placement

PR's Tumblrdome
wallacepolsom
dirt enthusiast

seen from France

seen from United States
seen from Malaysia
seen from Mexico
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Belarus
seen from El Salvador

seen from United Kingdom

seen from Argentina
@laraspadma
Ice Cream Stick Craft 👻
. . . . . just scroll down as much as you can don't ever try to read this captions gampang-gampang susah cari temen jalan-jalan macem ni orang dimulai dari background kita yang udah temenan dari kobong/pesantren, nyokap temenan, rumah sepa-depok-an dimulai dari kata-kata lo ikut, gue ikut lo diijinin, gue diijinin sampailah sekarang kalo mau jalan ke tempat mana pun kata-kata itu masih dibawa dan mengantarkan kita ke tempat-tempat yang mungkin ga seberapa tapi ga pernah mengira bakal jadi nyata semua cuma berasal dari kata-kata lo mau ga? boleh juga nih? yuk! pikiran: nanti gimana? duitnya dari mana? bisa ga ya? selalu tersingkirkan begitu saja terlalu nekat, terlalu sotoy, terlalu pede udah ngalir bareng darah semua dicukupkan dengan kata bismillah dan laa haula wa laa quwwata illa billah azek ya, nyari yang begini gampang-gampang susah lav ya jilbrow semoga yang baca ga salah paham ya, gue cewe tulen. alhamdulillah.
Best Gift Ever Belum genap seperempat abad, Allah menurunkan nikmat-Nya yang bagi gue ini salah satu yang paling besar. Ini terjadi, pun dalam diri gue.. "Umrah? Haji?" "nanti saja. orang tua saja dulu." "nanti saja. belum siap dengan karma." "nanti saja. kerjaan belum dapat gaji sesuai." "nanti saja. bareng dengan pasangan." Ya, gue pun berpikiran hal yang sama. Tapi bila Allah memanggil, apakah mau kau tolak? Apalagi kemudahan sudah dijanjikan. Bermodal bismillah, paksaan, dan keinginan mewujudkan mimpi, gue mulai menyisihkan gaji yang tak seberapa. Paksaan. Ini perlu. Saat kalian hendak wujudkan keinginan, adakah hal yang harus dipaksakan? Pasti ada. Mimpi gue dari dulu adalah menginjakkan kaki di tanah haramain. Saat orang lain menjadikan ini opsi kesekian, gue selalu menginginkannya paling utama. Maka, saat mimpi ini memperlihatkan diri bahwa ia akan jadi nyata, paksaan untuk mewujudkannya pun datang. Menyisihkan uang yang kalian sayangi rasanya pedih awalnya. Tapi kembali dengan niat bismillah. Semua ringan. Lebih ringan lagi karena ada kemudahan itu. Ya, sebenarnya gue bukan orang yang seharusnya mendapatkan nikmat ini. Tapi Allah berkehendak lain. Nikmat tersebut akhirnya gue terima. Keringanan berupa subsidi 50% dari ongkos umrah pun gue dapat. Kemudahan selalu datang dari mana saja. Dengan cara yang mungkin bisa menimbulkan gengsi bagi sebagian orang. Kembali lagi, itu kemudahan dari Allah. Bisa nolak? Sombonglah kita jika menolak. Semua bisa terwujud dengan hal-hal kecil ini: Niat Ini sudah pasti. Malaikat pun dengan senang hati meng-amin-kan. Percaya, tanpa ragu. Seringkali kita mengucapkan kata percaya, tapi selalu diiringi kata "tapi". "Iya, ya.. gampang ternyata caranya. Tapi, gaji gue cuma segini. Kalo ada keperluan lain ... " Allah Maha Pemberi Rizki Allah Maha Kaya Berani percaya tanpa tapi? Paksaan Harus. Setelah berniat dan meyakini. Sisihkan sedikit demi sedikit. Biar Allah yang mencukupi. Bagaimanapun caranya. Darimanapun asalnya. Alhamdulillah, Ilmu ini tak sembarang terucap. Ini telah terjadi pada sebagian diantara kita. Ilmu ini pun tak sebatas keinginan untuk beribadah ke tanah suci. Aspek hidup manapun jika dikaitkan dengan hal tersebut bisa berikan banyak manfaat. Insya Allah, Allah tak memanggil orang yang mampu. Tapi, Allah memampukan orang yang dipanggil. Panggil aku lagi ya Allah 😳 11 Desember 2016 - 19 Desember 2016 Maka nikmat Tuhanmu manakah yang hendak kau dustakan? Ampuni atas segala kesombongan tersirat. Semoga Allah berkahi kalian 😇
Pengalaman Tertahan di Imigrasi Woodsland, Singapura
Kurang lebih pukul 7 kita sampai di stasiun JB Sentral. Segeralah kita cari jalan keluar menuju Woodsland. Setelah tanya petugas, kita mengikuti petunjuk ke Woodsland, dan cap keluar dari Malaysia. Aman. Lanjut cari bus yang namanya Causewaylink (CW) buat nyebrang ke Singapura. Di ujung jembatan penyebrangan terjadi kemacetan, ya, kita tau ini sedang menuju checkpoint masuk ke Singapura. Sampai di bangunan Sultan Iskandar, kita berjalan menuju imigrasi Singapura. antri, isi form imigrasi, selipin di paspor. masih aman. Selang 5 menit ada petugas yang di punggungnya bertuliskan ICA bukan CIA nyamperin kita berdua. Fyi, ICA itu Immigration & Checkpoints Authority. Tanya-tanya, cek paspor, tulis data. masih aman, mulai bertanya-tanya. majulah Anzila Nuriramadhani Azkia. Disini tiba-tiba gue tegang. lama. si petugas nelpon orang dalam. Gue muter memori di otak inget-inget pesan Suhu Ina Qurota Aina dengan segala ceritanya tentang proses imigrasi Singapura. Oke. Gue harus tenang. Everything's gonna be alright. Innallaha ma'anaa. tapi tetep tegang. Selang beberapa menit ada petugas dateng dan bawa si si Zila pergi. Hiks. Single deh. Hmm. Fixed. Bakal kejadian. Majulah gue. Kisahnya sama. Sempet ditanya "temannya?". Tanpa ada drama gue juga diboyong petugas ICA ini. Masuk ruangan yang tetiba gue berasa ada di ruangan spy ala-ala FBI, CIA atau apalah itu. Tiap pintu harus ada scan ID gitu. Dalam hati gue satu kata "keren". Hati agak tenang pas liat backpack si Zila yang segede gaban itu. Duduk dan nyengir. Ngenes pastinya. InsyaAllah siap mental. Duduk sekian menit, kita di sini kita sempet sharing uang. Sesuai cerita Suhu Ina, jumlah uang kita bakal ditanya dan diperiksa. Selang sekian menit si Zila dipanggil petugas. Disitu kita ga cuma berdua. ada 3 orang indonesia lainnya, menurut keterangan si Zila sih orang Aceh. Ada 2 orang lagi, entah orang mana, yang satu tegang yang satu tenang, mereka tak saling kenal. skip. Giliran gue yang dipanggil. Si petugas berbahasa melayu. Ya, kurang lebih macam ni lah : Larasati, betul? Dari mana? Berapa lama stay disini? Boleh lihat kartu penduduk? Boleh lihat isi dompet? Ada uang berapa? Nanti kamu akan dibawa teman saya ke ruangan, kamu pakai earphone yang tersedia, kamu letak tangan kamu disini, dan jawab pertanyaan di layar dengan jelas. Bawa dompet ya. Fyi, si petugas perempuan yang jauh dari kesan menakutkan, cenderung ramah bertanya dan menjelaskan semua. Datanglah temannya yang ganteng, jemput gue. haks. Sesuai petunjuk tadi, gue lakuin semua. Dan fyi aja sih, disini lo dites kejujuran dimana lo dilemparin pertanyaan-pertanyaan yang cuma dijawab ya atau tidak. Hmm. Waktu muncul pertanyaan gue sempet nahan ketawa dalam hati. karna pertanyaannya super hmmm menurut gue. Waktu gue sadar ini serius, gue tenang lagi. Pertanyaannya kurang lebih kayak gini: Apakah kamu pernah mencuri benda milik majikanmu? Apakah kamu pernah berencana melakukan tindak kriminal? Apakah kamu pernah mengalami pusing atau demam? Apakah kamu pernah mencoba menyelundupkan barang terlarang? Apakah kamu pernah memiliki catatan kriminal? Hmm. Itu lah kurang lebih. Selesai jawab pertanyaan itu, gue dianter lagi sama mas ganteng. Haks. Ke ruang tunggu lagi. Dan disana gue nahan ketawa lagi liat muka si Zila udah sama-sama lega. Lagi-lagi inget Suhu Ina. haha. Ga lama gue dipanggil untuk ambil paspor dengan sebelumnya agak ditanya gitu, basa-basi gitu deh bapaknya. Hmm. Paspor di tangan. Lega. ❤ Sumringah. Ketawa lepas. Oke. Intinya, ga usah kawatir, ga usah prasangka jelek dulu. Memang gue sempet mikir, sebegitu mencurigakannyakah WNI? Sampe rata-rata orang WNI yang masuk ruangan begitu? Sedangkan banyak orang dari negara lain bebas pemeriksaan. Ya, walaupun tadi ada 2 orang berwajah chinese yang kena. Tapi ga seribet WNI sampe masuk ruangan tes kejujuran. Menurut analisa gue, yang kepanggil itu WNI yang pake backpack, santai penampilannya, dan hmm karna gue berjilbab? Ini masih jadi tanda tanya di otak gue. Oke, abaikan. Ini hanya prasangka gue. Akhirnya gue ambil positifnya, negara kita mungkin sedang banyak masalah (ga cuma mungkin sih kayaknya) apalagi abis ada tragedi bom Sarinah. Wajarlah custom protection diperketat. Dan menurut gue itu sah-sah saja. Itu hak sebuah negara demi keamanan negaranya. Justru ini patut dicontoh biar orang luar ga asal selonong boy masuk Indonesia. Nah, kita yang kena, padahal kita ga bersalah, ikutin aja prosesnya. Toh, kalo ga ada salah bakal aman-aman aja kan? Kayak gue dan si Zila ini. dan teteh dan kakak paling asik ranseltravel.com yang aman dari pemeriksaan. Memang, jadinya buang waktu, tapi sekali lagi, buang jauh prasangka negatif. Karna takdir itu sesuai dengan prasangka si manusia yang berprasangka. So, be wise, be good, be happy. Lrs👻 NB: Buat kalian yang perlu referensi seputar backpacking bisa mampir-mampir ke ranseltravel.com feel free, mereka seneng banget nolongin orang, saking baiknya bisa gue promote dengan percuma kayak gini. eh. hehe. jangan baper ya teh ina dan kak fajar 👻❤ It's worth. Mereka juga yang udah bikin backpacking kita luar biasa! 💋
. . . . . mau nyebrang SG-KL atau KL-SG mau efektif-efisien mau hemat penginapan naik ini paling asik RM39 estimasi waktu KLsentral-JBsentral = JKTgambir-JOGtugu 🚋🚋🚋🚋🚋🚋🚋🚋🚋🚋🚋 #ktmb #senandungsutera #keretamalam #backpacker #backpacktraveler #backpacking #kualalumpur #singapore
. . . . . lepas tu, naik bus kuning CW buat nyebrang pulau plus negara kalo nyebrang Johor Bahru - Singapura bayarnya pakai MYR kalo sebaliknya pakai SGD sila hitung masing-masing selisihnya 👻 terlalu dini untuk foto si bus, jadi tiket sahaja lah #bus #causewaylink #backpacker #backpacktraveler #backpacking #kualalumpur #singapore
. . . . . bus paling asik di KL GRATIS FREE PERCUMA RM0 udah bisa kelilingin hits spot and icon di KL yang paling keren, bus ini ber-wifi 👻 sila coba bilamana berkunjung gue dan jilbrow ga bakal kenal bis ini seumur hidup kalo ga dikenalin sama teteh dan kakak backpackers paling asik dari ranseltravel.com. rejeki anak cantik dan solehah ga kemana dah ❤ #bus #citybus #goKL #kualalumpur #backpacker #backpacktraveler #backpacking
. . . . . #esplanadebridge #singapore #cityoflights #backpacker #backpacktraveler #backpacking #vsco #vscocam (at Esplanade Bridge)
. . . . . #marinabaysands #singapore #cityoflights #backpacker #backpacktraveler #backpacking #vsco #vscocam (at Marina Bay Sands)
. . . . . #gardenbythebay #singapore #cityoflights #backpacker #backpacktraveler #backpacking #vsco #vscocam (at Garden by the Bay Singapore)
. . . . . @theodor_indonesia #theodorbags #theodorindonesia #localbrand (at Orchard Road)
. . . . . 👻 #backpacker #backpacktraveler #backpacking #vsco #vscocam (at ION Orchard)
. . . . . #backpacker #backpacktraveler #backpacking #vsco #vscocam
at Masjid Negara, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.
at Masjid Negara, Wilayah Persekutuan Kuala Lumpur.
at KL Tower
at Suria KLCC