Lebih baik sekarang tertatih-tatih kesulitan, daripada esok merintih-rintih kesakitan.
Fasih Radiana (@fasihrdn)
tumblr dot com

oozey mess

Janaina Medeiros

@theartofmadeline
Sweet Seals For You, Always
No title available

pixel skylines
Jules of Nature
styofa doing anything
noise dept.
h
we're not kids anymore.

❣ Chile in a Photography ❣
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Cosimo Galluzzi
One Nice Bug Per Day
dirt enthusiast
Game of Thrones Daily

Origami Around

tannertan36

seen from Saudi Arabia
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Australia

seen from United States
seen from United States
seen from Vietnam

seen from Singapore
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from Brazil
seen from United States

seen from United States
@lautgunung
Lebih baik sekarang tertatih-tatih kesulitan, daripada esok merintih-rintih kesakitan.
Fasih Radiana (@fasihrdn)
Kenapa
Jika kamu tanya kenapa aku mencintai mu
Aku binggung harus menjawab apa
Karena perasaan mencintai seseorang susah untuk definisikan
Tapi jika aku hanya mengagumi mu mungkin aku bisa menjawab pertanyaan itu
Malang 19/11/16
waiting
H U J A N
Di luar hujan deras dan saya semakin termotivasi untuk mengistirahatkan badan ini karena semalam asik begadang bertemu teman lama. Bermain kartu,minum capucino hangat dan di selingi candaan asmara waktu maba.
jumat 17/11/16 (13:00 wib)
“ H U J A N “
Hujan selalu membawa suasana berbeda bagi penikmat masa depan dan hujan selalu membuka kenangan-kenangan lama yang mungkin sudah terkubur dengan kenangan indah lain tanpa kita minta sebelumnya. Bau khas hujan petrichor menambah suasana semakin nyaman untuk kembali berjalan dengan kenangan atau sejenak memikirkan dengan siapa nanti kita akan membangun surga kecil di dunia ini (red:rumah tangga)
Kadang saat hujan kita pun sering tergelincir atau tidak sengaja memikirkan dengan siapa kita hidup nantinya. Apakah kita akan hidup dengan pasangan yang kita harapkan atau akan hidup dengan pasangan yang di harapkan kedua orang tua kita.
Dewasa ini menurut saya agak rumit untuk mimikirkan atau bahkan mendekatkan diri pada lawan jenis, bukan karena saya suka sesama jenis atau homo bukan (percayalah) tapi kandang pikiran ini selalu merumitkan segalanya. Pikiran apakah dia mau makan di warteg (Red: warung pinggir jalan) setelah dengan saya nanti ? Apakah dia mau naik sepeda motor sederhana bersama saya kala hujan atau tetap menemani saya dengan senyuman ketika motor yang kami kendarai sedang mogok atau apakah dia mau berjuang bersamana nantinya ?
Sebenernya permasalah yang sederhana tapi kadang semakin sederhana permasalahan perasaan semakin rumit pula untuk dipikiran (menurut saya).
Terlepas dari kenyataan yang ada di dunia ini saya percaya bahwa setiap wanita menginginkan hidup mapan,enak dan sejahtera. Dan mungkin semua itu sudah mereka dapatkan ketika bersama kedua orang tua mereka saat ini.
Masalah makan apa ? makan dimana ? naik motor mau atau tidak ? kalau hujan bagaimana ?
mungkin semua pria akan mengalami pemikiran seperti ini, pikiran tidak enak karena takut membuatnya (red:wanita) tidak nyaman karena kami tau kedua orang tuanya selalu membuat nyaman setiap saat.
“Hujan Semakin Deras 13:30 wib ”
Bagi seorang mahasiswa yang baru lulus seperti saya ini ( red:pengangguran) prihal membahagiakan pasangan nantinya memang sedikit konyol untuk di pikirkan atau dibahas karena memang saat ini saya belum mempunyai apa-apa kecuali ilmu dan skill yang saya dapatkan dimasa kuliah kemarin.
Dan apakah pasangan saya nantinya bakal bahagia dengan ilmu yang saya miliki ? bisa jadi !! ya mungkin !! belum tentu !! hehehe
“ kembali ke topik kerumitan”
Semua pria pasti mengingingkan pasangan yang sederhana,yang mau diajak berjuang bersama,menangis bersama,makan sepiring bersama atau tidur beratapkan langit berbintang seribu bersama (lebay :D)
Mendapatkan pasangan sederhana emang gampang gampang susah (sok tau banget), gampang gampang susah kenapa ? karena pada awal masa pendekatan kita belum tentu mengetahui 100% sifat dari calon pasangan kita. Percayalah pada masa masa itu semua terlihat indah semua terlihat sempurna di mata kita tapi apakah semua akan tetap sama nantinya :) ?
well...
saya meliat pasangan bahagia umumnya adalah pasangan yang memiliki penghasilan cukup, mempunyai rumah sederhana atau kontrak, taat diagamanya, sehat jasmani rohani , atau pada intinya keluarga berkecukupan. Menurut Sekjen Komnas Perlindungan Anak (PA) di DKI 2006 (23,85%) dari 106 kasus perceraian adalah masalah ekonomi. Tapi bukan berarti orang yang kurang mampu tidak bisa mempertahankan keluarganya tidak ! tapi saya cuma ingin menekankan tidak hanya faktor saling mencintai saja sebuah hubungan akan kuat tapi ada beberapa faktor yang memperkuat sebuah hubungan tersebut.
Dan..
Menabung,mencari pekerjaan atau membuat usaha mandiri adalah cara kami untuk mempersiapakn segelanya bersama anda. melinierkan apapun yang sudah kami dapatkan dan membentuk sebuah hal kongkrit sehingga orang dapat menerima manfaatnya sehingga kami mendapatkan hasilnya dan percayalah itu perlu waktu.
“ Tapi kami perlu waktu, Iya kami perlu waktu lebih untuk diri kami sendiri, waktu untuk mengexplore segalanya “
Kami sebagai pria akan selalu berusaha untuk anda tapi kita pun patut tau masalah rizeki ALLAH yang memberi dan kita sebagai manuasia hanya berdoa dan mengusahakan.
Anda tak wajib membantu kami, tapi anda wajib tau bahwa setiap pria akan selalu mengusahakan yang terbaik bagi pasanganya
ketika kita sudah saling menggenal....
Jangan terlalu berekspetasi terlalu tinggi terhadap kami (red:pria) karena kami takut anda meninggalkan kami ketika semuanya tidak sesuai dengan ekspetasi anda diawal.
Jangan terlalu banyak mengeluh ketika bersama kami karena percayalah kami sekuat tenaga ingin membahagiakan anda.
Jika anda mau..
Bersabarlah
Tapi jika anda tidak bisa bersabar
Carilah pasangan yang membuat anda nyaman dari berbagai sisi
Membangun sebuah hubungan itu butuh dua orang yang solid. Yang sama-sama kuat. Bukan yang saling ngisi kelemahan. Karena untuk menjadi kuat adalah tanggung jawab masing-masing orang. Bukan tanggung jawab orang lain @adhityamulya
:)
Mimpi
orang tak akan hidup tanpa mimpi atau cita-cita
mimpi mengajarkan kita bahwa sesuatu harus selalu di perjuangkan
mimpi mengajarkan kita bahwa untuk mendapatkan sesuatu kita harus yakin dan tetap melangkah maju
termasuk mimpi mendapatkan pasangan hidup yang kita ingkinkan
pasangan yang sesuai dengan kapasitas yang kita miliki
tidak hanya berhayal seorang petani pria mendapatkan putri seorang raja
aku pria
aku adalah anak kampung yang memiliki sejuta impian ketika petama kali aku dapat membaca.
aku adalah anak dari seorang petani yang mungkin jika kamu menginginkan sebuah warisan aku hanya bisa memberi mu sepetak lahan.
aku di besarkan dari keluarga yang sederhana,pasar tradisional adalah mall bagi ku ,pasar malam adalah taman mini menurut ku dan sawah adalah kolam mewah ku saat itu.
aku mulai mimikirkan tentang hidup ku dengan pendampingku nanti,memikirkan tentang kerasnya hidup bersama mu.
mungkin aku tidak bisa menjanjikan mu banyak hal,bukan karena kau tidak mau berusaha membahagiakan mu. tapi aku takut,kamu kecewa dan meningalkan ku,karena aku tidak bisa menepati janji masa lalu ku.
tapi percayalah setiap pria tidak ingin meliat wanita menderita termasuk kamu calon istri ku.
Umur
seringkali saya merasa takut dengan umur yang semakin menua,takut mengambil keputusan yang salah,karena saya sadari di umur kepala dua lebih ini segala keputusan yang saya ambil akan berdampah untuk masa dengan saya dan keluarga saya.
nunggu internship
ada pilihan lain sambil nunggu internship selain jaga klinik atau berleha-leha di kamar kos?
Ke gunung boy huhahhaha
The Last Adventure . . #vsco #vscocam #gopro #gopromalang #instagram #bromo #trail #like4like #exploreindonesia #exploremalang #ngalamkipa #friend (di Pananjakan Bromo)
CITA CITA ....
CITA CITA ....
Suatu sore...
Ketika memandang langit yang mulai kemerah-merahan aku selalu teringat masa di mana aku tak pernah merasa takut untuk mengutarakan sebuah cita-cita.
Masih ada sedikit memori indah yang bisa aku ingat sejauh ini, Ya, Masa kanak-kanak yang selalu membuat ku tertawa sendirian saat melamun,selalu membuat ku merasa rindu akan hangatnya pelukan ibu dan selalu membuat ku iri karena saat itu aku tak pernah takut untuk mengutarakan sebuah cita-cita.
Dewasa ini aku semakin bingung tentang arti sebuah cita-cita dan tak jarang aku selalu menanyakannya pada temanku dan mereka pun kadang kebingungan seperti yang ku rasa sekarang
“apa cita-cita itu”.....
Mungkin ketika kita ingat saat belia dulu kita sangat mudah menjawab pertanyaan yang sering di tanyakan oleh guru,orang tua atau sanak saudara ini.
Bibi :“apa cita-cita mu adik?”
Saya :“aku ingin jadi polisi !”
Sekarang pun aku mencoba menanyakan pertanyaan yang sama pada diri ku sendiri dan hasilnya, aku semakin bingung tentang jawabanya.
“apa cita-cita itu”....
aku pun sudah lulus dari universitas yang termasuk ternama di Indonesia dan aku pun juga belum mengerti tentang apa itu cita-cita.
studi yang sudah aku jalani kurang lebih 3,8 tahun yang hanya memberiku tentang teori dan aturan-aturan yang membuatku tak bisa mengembangkan keinginan ku.
”apa cita-cita itu”
Saat kecil dulu aku di tekankan harus mempunyai sebuah cita-cita tapi saat itu pun aku mengartikan sebuah cita-cita adalah sebuah harapan yang membuat ku bahagia dan bukan membuat orang lain turut bahagia.
Semakin dewasa banyak kegiatan yang membuatku bahagia seperti naik gunung atau sekedar berenang di laut lepas,bahagia membuat orang tertawa,bahagia saat teman berhasil dalam karirnya dan sekarang aku berfikir apakan ini cita-cita yang aku idam-idamkan selama ini ?.
Dan apa itu cita-cita.....
Sekarang aku semakin tak peduli dengan pertanyaan “apa itu cita-cita” karena menurut ku membuat orang lain bahagia dan membuat diri kita bermanfaat jauh lebih baik dari pada hanya memikirkan sebuah cita-cita.
��Bt����
" Jika nantinya ada seorang pria yg lebih siap meminta mu pada orang tua mu janganlah kau tolak tapi terimalah pinangan pria tersebut,saya percaya itu adalah jawaban dari semua doa yang telah kau lantunkan setiap saat. Sebaliknya dengan diriku,aku tetap sabar menanti jawaban dari semua doa yang telah aku ucapkan "
Terima kasih kami haturkan pada seluruh Ners Senior , PPDS EMUB , apoteker dan dokter yang sudah membimbing kami selama 5 minggu di IGD dr ISKAK Tulungagung.
" Pencarian rumah mertua " (at taman belakang sekolah)
Allah mempertemukan untuk satu alasan. Entah untuk belajar atau mengajarkan. Entah hanya untuk sesaat atau untuk selamanya. Entah akan menjadi bagian terpenting atau hanya sekedarnya. Akan tetapi, tetaplah menjadi yang terbaik diwaktu tersebut. Lakukan dengan tulus. Meski tidak menjadi seperti apa yang diinginkan. Tidak ada yang sia-sia karena Allah yang mempertemukan.
Anonim - dari sebuah group WhatsApp
(via kurniawangunadi)
“Pada dasarnya prinsip kamu jadi perawat harus bisa melayani tanpa pamrih.”
Aku mau liat pelangi habis hujan sama kamu. Terus bilang: Allah Maha Canggih. Pelangi dan kamu, sama indahnya.
(via kuntawiaji)