Kamu harus tau

#extradirty
Peter Solarz
Sade Olutola

blake kathryn
Alisa U Zemlji Chuda
i don't do bad sauce passes

Andulka
No title available

Origami Around
🪼
we're not kids anymore.
No title available

Product Placement
art blog(derogatory)
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

Kaledo Art

❣ Chile in a Photography ❣
will byers stan first human second

Kiana Khansmith

seen from Argentina

seen from United Kingdom

seen from Malaysia
seen from Brazil
seen from Canada
seen from United States

seen from Canada
seen from United States

seen from France
seen from United States
seen from Türkiye
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Brazil

seen from United States
seen from Canada
seen from United Kingdom

seen from United States

seen from Maldives
seen from Iraq
@lidyariani
Kamu harus tau
Perubahan Iklim
Kegiatan manusia dalam menggunakan bahan bakar telah melepaskan karbon dioksida dan gas rumah kaca yang sangat besar, sehingga mempengaruhi iklim global.
Konsentrasi karbon dioksida meningkat lebih dari 30% sejak memasuki jaman praindustri, menyaring panas di bagian bawah atmosfer.
Perubahan iklim global membawa berbagai macam resiko kematian.
Suhu tinggi yang ekstrim mengakibatkan pola dan infeksi penyakit menyebar.
Cuaca ekstrim seperti banjir bandang di kejadian Badai Katrina , telah menghancurkan kota New Orleans, di Amerika Serikat, yang mengakibatkan harta benda dan mata pencaharian hilang.
600000 kematian terjadi di seluruh dunia akibat bencana alam yang berhubungan dengan cuaca pada 1990-an. 95% terjadi di negara berkembang.
Hyperthermia dan Hipotermia menyebabkan angka kematian meningkat pada penyakit jantung dan penyakit pernafasan.
Naiknya permukaan laut meningkatkan resiko banjir di daerah pesisir, sehingga memaksa penduduk untuk berpindah tempat.
Kurangnya kualitas air meningkatkan resiko orang terkena penyakit diare, yang meyebabkan 2.2juta kematian tiap tahunnya.
Peningkatan suhu dan curah hujan yang tidak menentu, meningkatkan jumlah gagal panen di wilayah tropis, dimana ketahanan pangan masih menjadi suatu permasalahan.
“Jika kamu merusak alam, alam akan merusakmu jauh lebih kejam.”
Komik dan Marisa
“Bruk!,” Susunan komik-komik yang kutumpuk terjatuh setelah aku mengambil komik yang sudah cukup lama tidak kubaca, posisinya di tengah. Setelah membaca komik berjudul “Prince and I”, aku jadi berandai-andai betapa senangnya jika kehidupan di dalam komik menjadi nyata. Dari sekian banyaknya komik-komik yang kumiliki, aku tahu mungkin aku sedikit berlebihan sampai tidak memiliki teman di dunia nyata, karena tidak pernah bergaul sedikitpun di luar sana. Padahal di usiaku yang masih duduk di bangku SMP adalah saat yang tepat untuk membangun dan menjalin kisah persahabatan. “Ah, peduli apa,” yang penting aku bahagia dengan komik-koomik yang selalu menemaniku.
Aku menutup telingaku, ayah tiba-tiba berteriak-teriak di luar sambil menggedor-gedor pintu kamarku. “Rika, kamu harus berangkat ke sekolah!”. Aku tidak menggubrisnya, kepalaku semakin kupendam di bantalku agar suara itu pergi. Rasa lelah dan letih masih terasa, karena aku baru tertidur subuh hari usai membaca komik-komikku. Belum sanggup rasanya kaki-kakiku menyentuh tanah untuk berangkat menuju sekolah.
Surabaya Heritage Track
Hari raya nyepi kemarin, kami meluangkan waktu untuk nyepi ramai-ramai di House of Sampoerna atau HOS yang terletak di Jl Taman Sampoerna no 6 Surabaya. HOS dihari libur kemarin masih ramai dikunjungi, beberapa turis berkunjung ke HOS dilengkapi dengan tour guidenya. Di HOS terdapat museum house of sampoerna, art gallery, cafe, dan tour keliling kota Surabaya yaitu Surabaya Heritage Track.
Hari itu, kami berdelapan datang untuk mengikuti tour Surabaya Heritage Track, pagi-pagi jam tujuh, untuk memesan tiket jam sembilan. Sesampainya disana setelah menunggu sekitar dua jam, akhirnya tiba waktunya untuk memesan tiket, tapi sangat disayangkan kuotanya sudah penuh, dan terpaksa kami harus menunggu bus perjalanan kedua jam satu siang. Sambil menunggu, kami pergi ke tugu pahlawan dan bermain-main disana, dan kembali ke HOS untuk mengunjungi museum dan art gallerynya.
Berpose memegang puncak tugu pahlawan
“Makan Bang” di kantin tugu pahlawan yang tidak seperti kantin
Akhirnya waktu telah menunjukkan pukul satu siang, waktunya berangkat bersama bis house of Sampoerna. Tapi sayang sekali.... rutenya adalah tugu pahlawan lagi (padahal tadi pagi kita sudah kesana), dikarenakan hari libur, jadi banyak tempat yang tidak bisa dikunjungi sehingga ada reschedule rute :(. Kami kembali ke tugu pahlawan dan menyempatkan foto bersama satu kelompok di tengah panasnya matahari Surabaya yang membara.
Tour guide menjelaskan makna relief yang ada di dekat pintu masuk tugu pahlawan menggunakan bahasa indonesia dan inggris, karena ada sepasang turis asal Belanda yang juga ikut tour. Setelah itu kami diberi waktu setengah jam untuk melihat sendiri monumen tugu pahlawan.
Rute kedua adalah PTPN 11(PT Perkebunan Nusantara) . Adalah bangunan yang semua bahan bangunannya impor dari Belanda. Bangunan ini semasa perang adalah bangunan yang dijadikan benteng. Karena bentuk bangunannya yang dibuat sangat strategis untuk berperang dan menembaki musuh.
Bangunan yang menyerupai benteng ini, menjadi tempat yang pas untuk menembaki musuh.
Arsitekturnya sangat Belanda banget, bagus untuk foto-foto, bahkan ada yang foto prewed disana hehehe. Bangunan ini menggunakan sistem anti gempa juga sehingga kalau terjadi gempa bangunan ini tidak akan roboh. PTPN 11 ini sangat mewah. Indah pokoknya. Di bawah tanah terdapat bunker yang berjumlah lima. Ruangannya sangat gelap tanpa cahaya dan penuh debu. Saat pintu bunker dibuka, tidak terlihat apa-apa, kecuali kalau mau menyenterinya dengan cahaya dan masuk ke dalam (lorongnya sangat sempit). Tapi tidak ada yang berani masuk ke dalam sana, karena katanya banyak "penunggunya" hehehe.
Bunker ini juga sekaligus jalan pintas untuk menuju kantor polisi yang berada beberapa meter di sebelah bangunan PTPN 11. Setelah itu kami kembali ke HOS dan pulang ke rumah masing-masing. Penuh keringat dan Hangus.
Memories of A Chatolic Girlhood Sebelum autobiografi dimulai, ada sedikit cuplikan tentang siapakah Mary McCharty. Saat itu Mary yang berumur enam tahun, dan adiknya, ditinggal oleh kedua orang tuanya menjadi anak yatim piatu. Mary besar di sekolah katolik dan tinggal di gereja, dan terdoktrin untuk menjadi umat yang taat. Suatu ketika Mary besar, ia mulai bimbang dengan agama yang menemaninya sejak kecil. Mary merasa bahwa agama katolik yang ia yakini itu bukanlah agama yang cocok untuk orang awam. Yang dirasakan Mary McCharty adalah, agama Katolik hanyalah untuk orang yang baik, orang yang benar-benar religius. Mary McCharty mengandaikan apabila neneknya meninggal dengan kondisi sebagai atheis atau tak beragama, itu akan jauh lebih baik. Karena agama Katolik adalah agama yang amat berbahaya secara moral baginya. Karena agama Katolik mengklaim bahwa agamanya adalah agama yang paling benar. Pada akhir perjalanan hidupnya, ia sudah tak peduli lagi dengan agamanya, Tuhan, atau apapun. Dia memilih jalan yang berbeda, memilih berjalan di tempat yang tidak aman. Begitulah kisah McCharty sebagai gadis yang lahir sebagai Katolik. Mary McCharty mencoba mengeluarkan semua perasaan yang dirasakannya pada saat itu, ada rasa bingung, dan rasa takut akan dosa, semuanya ditulis begitu nyata, sehingga pembaca dibuat terjun ke dalamnya. Dalam autobiografi ini juga Mary McCharty tidak hanya menceritakan tentang dirinya saja, dia juga menceritakan tentang kedua orang tuanya sebagai Katolik yang taat, menceritakan tentang neneknya, para imam dan biarawati gereja yang terus memberi McCharty nasihat untuk tetap berada di jalan yang benar. Mary McCharty menuliskan hal sangat detail seperti benda2 yg ada disekitarnya, membuat kita seolah2 menjadi dia dan merasa berada di tempatnya. Dari paragraf awal hingga akhir, tidak ada yang berisi tentang keburukan agama Katolik, semua yang ditulis oleh McCharty adalah benar-benar dari perasaannya yang dia rasakan selama hidupnya. Apabila autobiografi ini dibaca, tidak akan menimbulkan perpecahan agama, karena dalam autobiografi ini McCharty hanya bercerita tentang dirinya yang terpaksa menjalani agamanya yang dari kecil memang sudah terlahir sebagai seorang Katolik. Target audiens yang dituju autobiografi ini bukanlah orang yang tidak percaya agama dan orang yang bimbang dalam agamanya. Melainkan ditujukan untuk orang-orang yang masih awam terhadap agama Katolik. Karena McCharty menuliskan bahwa banyak manfaatnya ia belajar mengenai Katolik, tidak ada ruginya. Hanya saja itulah jalan yang ia pilih. Menurut saya, autobiografi ini adalah tulisan yang bagus, mengisahkan memori seorang McCharty sejak kecil hingga beranjak dewasa dan dapat menentukan pilihannya sendiri. Tulisannya memperlihatkan perasaan McCharty yang ditinggalkan kedua orangtuanya dan besar menjadi wanita yang sudah dapat mengambil keputusan dalam hidupnya. Autobiografi ini mengajarkan pada kita untuk berani mengambil keputusan sendiri, dan tidak perlu menghiraukan sekitar, apabila hal yang kamu yakini itu menurutmu benar dan tidak merugikan orang lain.
Indecisive
Namaku Aris, orang – orang yang kenal akrab denganku bilang padaku bahwa aku ini orang yang santai, seperti tidak memiliki beban hidup. Padahal iki, aku yang sedang berada pada tahun ketiga perkuliahan, harus menempuh mata kuliah angkatan bawah akibat ketidakmampuanku dalam beberapa mata kuliah. Rasanya berat jika harus menyesuaikan mata kuliah tidak bersama teman – teman seangkatan.
Suatu hari, juniorku mengajakku mengobrol ketika aku sedang duduk sendirian di pojok kelas. Dia ternyata ingin mengajakku untuk berkolaborasi dalam proyeknya. Aku kaget, kenapa ia mau mengajakku yang payah ini? Atau dia kasihan padaku yang terus – terusan diam seorang diri di kelas? Atau dia merasa aku yang senior ini mengerti banyak hal? Hmn.. Mungkin ini pertanda untukku, agar bangkit kembali dan mulai produktif. Kuterima tawarannya, dan kuharap aku tidak akan menyusahkannya nanti.
Dia terlihat senang karena aku mau bergabung dalam proyeknya. Setelah dijelaskan apa saja bagian yang akan kutangani, aku mulai merasa bahwa aku tidak akan sanggup menyelesaikannya. Rasa takut terbayang – baying di kepalaku, sehingga detik itu juga aku bilang padanya, dan meminta maaf, karena bisa saja aku menggagalkan proyeknya oleh kemampuanku yang tidak memadai. Raut wajahnya mendadak berubah sedih. Aku merasa bersalah, tetapi aku harus segera pulang karena ada kegiatan yang lebih penting. Aku meminta maaf sekali lagi, sambil berjalan menjauh.
Di perjalanan pulang, masih ada hal yang mengganjal di hatiku. Kegiatan yang seharusnya kulakukan setelah pulang tidak lagi aku lakukan. Aku memilih untuk bertanya kepada Tuhan, dan segera mengambil air wudhu. Malam itu aku bersujud semalaman, memohon petunjuk kepada Tuhan agar diberikan jawaban, mana pilihan yang harus aku ambil. Aku tertidur setelah sholat istikarah
The Emotional One
Sosok misterius ada dalam dirinya.
Dia sahabatku di kampus. Namanya Aris. Emosinya sering kali naik turun, tidur di kelas saat perkuliahan sedang berlangsung, sering bicara sendiri dengan imajinasi yang ada di kepalanya, diam tiba-tiba seperti kerasukan setan, mood yang berganti dengan cepat.
Tapi.. Aku suka dia. bukan, bukan karena dia laki-laki, tapi kusuka sebagai sahabatnya. Bisa jadi dia tak menganggapku sahabat. 555.
Meskipun pernah sekali membuatku menangis, karena Aris menyipratiku dengan tinta saat mengerjakan tugas dan mengenai tugasku, tetap saja Aris adalah orang yang tetap baik, selalu menyapa, dan tersenyum ramah. Aris juga sangat murah hati mau meminjamkan alat gambar mahal yang tak mampu kubeli. Aris berbakat dalam bidangnya, dan juga memiliki karakter yang sangat religius. Sesekali Aris bertanya padaku, “Sudah sholat belum?”.
Yaa, begitulah Aris, setiap manusia punya sifat buruk, dan baik. Aris lah salah satunya. Tidak cukup dalam 50 kata untuk mendeskripsikan Aris. Pokoknya aku senang, kenal dengannya.
Peaceful Place and Where to Find Them
Angsa-angsa ini membangkitkan kenanganku di masa kecil saat nonton bebek buruk rupa.... err. okelah ini nggak penting.
Sunyi, rindang, hijau, di Surabaya kemana ya? kok rasanya semua tempat membosankan. Okeeee... Waktunya mlaku-mlaku dikit, ke tetangga kita, Sidoarjo!!
“Ha? kamu cari tempat rindang di Sidoarjo?, Sidoarjo ya sama panasnya kaya Surabaya. Ckckckck”
- Orang Banyak
Eeee... iya siih, tapi kan. Yasudahlah kalau begitu. Tapi emang ada lho, tempatnya lumayan luas, ada gazebonya, ada kolam angsanya, dan so asri. Macam kau berada di kebun mini <3
Ini restoran, lho. hehehe. lokasinya emang di Sidoarjo, tapi nggak terlalu jauh dari Surabaya, lumayan dekat dengan Rungkut, mungkin kalau dari kampus ITS, perjalanannya sekitar 45 menit. Jl. Brigjen Katamso No.270, Waru, Janti, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 69051 <- alamatnya O’Jamur
Buat kamu yang vegetarian, atau mau beralih jadi vegetarian, cobalah datang ke sini. Menunya serba jamur, tapi beda sama Sego Njamoer. Disini jamurnya banyak sekali macamnya, mulai dari Jamur tiram, enoki, kuping, shimeji, kancing, shitake, dan banyak lagi.
Disini jamurnya rasanya mirip daging *o* wah wah.. zaya pun terqagum-qagum, enaknyaaa jamurnya seperti daging. Dimasak bagaimana ya? Siapa tahu kalian mau coba, nama masakannya Nasi Bulgogi. NYAM!!
Ini Penampakannya
Sebenarnya zaya nggak mau sok tau, bilang jamurnya seperti daging. Soalnya cuma nyobain menu ini, dan kebetulan mirip daging. Hehe. Ada satu menu lagi, tertarik karena ada erchisnya, dan jamurnya bentuknya lucu. Erchis Shimeji, pas nyoba rasanya lumayan pedes, mericanya banyak sepertinya. Jamurnya ya rasa jamur, nggak seperti daging. Enak sih, tapi jauh lebih enak Nasi Bulgogi. NYAM!! (lagi).
Ini nih Erchis Shimeji yang imut-imut
“Hidup sehat tanpa kolestrol, karena sayur tidak mengandung kolestrol”
- Buku menu O’Jamur
Nice place to go.... oh iya, rata-rata per porsi mulai IDR 30 s/d IDR 50k~~
TQ
Zootopia and the Night Howler
Lagi lagi Walt Disney Animation Studios mengeluarkan 3D computer animated comedy adventure film, tahun 2016 kemarin. Menceritakan tentang petualangan seekor petugas kepolisisan yang tidak lain adalah seekor kelinci kecil bernama Judy Hopps dan Nick Wilde seekor rubah, penipu yang ia temui di jalan saat sedang bertugas. Mereka berdua berhasil mengungkap sebuah konspirasi tentang hilangnya para predator di kota metropolitan Zootopia.
Awalnya, Judy Hopps kecil memiliki sebuah cita-cita yang menurut sesamanya, para kelinci, adalah hal yang tidak masuk akal. Bagaimana tidak?, kelinci yang ukuran badannya sangat kecil dan sejatinya hanya akan menjadi seekor petani yang hidup di desa dan bercocok tanam, memutuskan ketika dewasa nanti akan pergi ke kota metropolitan Zootopia untuk memulai karirnya sebagai petugas kepolisian. Untuk menggapai cita-citanya yang setinggi langit itu, Judy berlatih sangat keras, bertanding melawan hewan-hewan besar lainnya hingga akhirnya dia berhasil mendapatkan pekerjaan menjadi seorang petugas kepolisian di Zootopia. Judy amat sangat bangga dengan dirinya yang berhasil, akan tetapi saat tiba di kantornya dan saat pembagian tugas, kepala polisi Chief Bogo, memberinya tugas remeh, melihat Judy yang hanyalah seekor kelinci tanpa melihat potensi Judy.
Judy Hopps akhirnya menjadi petugas parkir, padahal ia menginginkan tugas untuk mengatasi masalah-masalah kriminal seperti lainnya. Judy yang bosan disaat bertugas mengurusi parkir di jalan, bertemu dengan seekor rubah bernama Nick Wilde yang menjual es stick dengan meraup keuntungan banyak dengan cara menipu, tetapi tidak berhasil ditahan karena ternyata ia memiliki surat izin berjualan, Nick malah meledek Judy yang gagal menjadi petugas kepolisian dan hanya mendapatkan tugas di bagian pemarkiran. Judy pulang dengan kecewa dan kembali melakukan tugasnya sebagai petugas parkir di keesokan harinya. Di tengah-tengah tugasnya ia datang ke ruangan Chief Bogo untuk memprotes kepada Chief Bogo, kenapa ia tidak bisa mendapatkan tugas selayaknya petugas kepolisian yang lainnya. Tetap saja Chief tidak ingin memberi tugas yang berat kepada Judy, hingga seekor berang-berang melaprkan bahwa suaminya menghilang selama berhari-hari, dan Judy mengajukan diri untuk menemukan kembali Mr Otterton, istri dari Ibu berang-berang yang melapor. Tak disangka, Judy malah dipecat oleh Chief Bogo karena keterlaluan melewati batas. Judy memohon dan akhirnya dieri waktu 48 jam untuk menemukan kembali Mr.Otterton.
Ada yang aneh? Kelinci dan rubah yang tadinya bermusuhan kok jadi akrab….hmm
Yap! Akhirnya Judy meminta bantuan Nick Wilde dengan mengancam untuk memenjarakan Nick seumur hidup atas pelanggaran soal pajak penghasilannya yang tak pernah dibayar sejak masih bertahun-tahun lamanya. Akhirnya mereka menemukan informasi dari berbagai sumber hingga mereka menemukan jaguar bernama Mancha yang telah menjadi hewan ganas (padahal di zootopia itu, semua hewan damai dan predator hidup normal seperti hewan yang lainnya). Mancha yang sebelumnya pernah diwawancarai, ternyata takut dengan Night Howlers (pelolong malam), yang diduga adalah para serigala. Para serigala tersebutlah yang membuat hewan-hewan menjadi ganas. Dan semua hewan yang hilang beberapa hari tersebut ditemukan di markas mereka. Dan dalang dibalik itu semua adalah walikota singa. Dan setelah itu Judy Hopps yang telah menyelesaikan kasus, mendapatkan penghargaan. Saat diliput, Judy memberi pernyataan kepada media, bahwa predator bisa menjadi hewan yang buas dan memakan daging seperti jaman dahulu kala. Nick yang mendengar hal itu menjadi marah dan dengan kata lain, Judy telah merusak pertemanan antara Nick dan Judy, karena Nick juga seekor predator.
Sejak pernyataan Judy kepada media massa yang menyatakan bahwa predator bisa saja kembali menjadi ganas, para predator lainnya yang tidak berdosa menjadi dijauhi, dan semua penduduk kota menjadi was-was. Judy merasa bersalah dan pulang kembali ke desanya dan ingin bertani saja. Akan tetapi saat di ladang, ia mendengar percakapan ayah dan ibunya tentang tanaman Night Howler yang bisa membuat hewan menjadi gila, yaitu temannya yang tidak sengaja terinfeksi dengan Night Howler seketika menjadi buas dan ingin menerkam apapun. Judy langsung sadar, “Tanaman?, Night Howler adalah tanaman?,” ya benar, Night Howler bukanlah serigala, tapi nama sebuah bunga beracun. Judy segera bergegas kembali ke kota dan meminta maaf kepada Nick, berharap Nick mau membantunya sekali lagi untuk memberitahu kepada yang lain bahwa Night Howler bukanlah singa, melainkan bunga beracun.
Pada akhirnya Judy menemukan asisten walikota yang merupakan seekor domba dan pengikutnya, menginfeksikan bunga Night Howler kepada para predator agar isu bahwa predator bisa kembali menjadi hewan buas, itu dipercaya. Akhirnya para pengacau ini ditangkap, dan Judy Hopps kembali dberi penghargaan dan Nick Wilde diangkat menjadi petugas kepolisian pertama dari kalangan rubah. Konspirasi atas predator yang bisa menjadi hewan buas lagi menghilang sejak itu, dan Zootopia kembali damai.
Mengangkat isu sosial dan rasisme
Film animasi petualangan ini bertemakan kisah polisi yang berpasangan, dengan visualisasi yang sangat hidup, serta isu sosial yang tinggi, Zootopia adalah film animasi dengan tokoh - tokoh hewan yang bertingkah dan berbicara selayaknya para manusia. Zootopia adalah film yang sangat pintar, film ini baik untuk ditonton oleh semua kalangan, dari anak - anak hingga orang tua. Pesan besar yang terkandung di dalam film ini adalah, bahwa semua orang, tidak memandang perbedaan ras, kulit, agama, atau apapun, layak dan harus hidup secara harmonis, bahwa perbedaan adalah pemersatu, bukanlah suatu hal yang salah. Zootopia juga mengajarkan bahwa, meskipun terdapat perbedaan di antara kita, kita tetap bisa menjadi apapun yang kita inginkan, walaupun hal tersebut mungkin terlihat tidak masuk akal, tetapi kita semua sama.
Judy yang saat itu dianggap remeh oleh Chief Bogo, ternyata juga bisa membuktikan bahwa ia juga sama dengan yang lainnya dan terus berusaha keras untuk mendapatkan kesetaraan yang ia inginkan. Tetapi dalam kehidupan tidak ada yang mulus, ada saja penghasut yang ingin menang sendiri seperti asisten walikota yang ingin menjatuhkan eksistensi dan kesetaraan para predator, Judy yang bukan golongan atau sesamanya itu malah menolong dan membela para predator. Ini menyatakan bahwa orang yang memiliki ras yang berbeda pun ingin tetap terlihat sama di mata semua orang, akan tetapi tetap ada orang yang memiliki pendirian bahwa rasnya adalah golongan yang tertindas, atau yang membuat rasnya terlihat seolah - olah lemah dan ada ras yang tertinggi yang harus dipuja dan diagungkan.
Nick adalah tokoh yang baik sekaligus giat bekerja. Walaupun di awal cerita dia terlihat seperti antagonis atau villain, ternyata dia tidak mau putus asa dalam memecahkan kasus orang hilang. Dia meminta Chief Bogo untuk memberi waktu lagi kepada Judy agar bisa menyelesaikan tugasnya.Sedangkan Judy memiliki karakter yang semangat, melakukan apapun yang memungkinkan..
Kedua karakter ini saling melengkapi satu sama lain, sifat yang selalu maju tanpa mundur ada di dalam diri Judy, sedangkan Nick melengkapinya dengan sifat cerdiknya yang membuat Judy dan Nick selalu selamat dari terjangan bahaya apapun yang menimpa mereka. Character development mereka sangat berkembang dari awal cerita hingga akhir, pendewasaan diri terjadi di pengembangan karakter mereka masing - masing.
Plot dari Zootopia adalah plot maju yang biasanya terdiri dari lima bagian :
Tahap penyituasian (situation)
Tahap pemunculan konflik (generating circumstances)
Tahap peningkatan konflik (rising action)
Tahap klimaks
Tahap penyelesaian (denoument)
Plot dari Zootopia yang awalnya membuat audience mengira film ini berakhir saat ditangkapnya para predator, ternyata salah. Kisahnya masih berlanjut hingga ditemukannya pelaku sebenarnya, sehingga film ini masih membuat para penonton penasaran hingga terus melanjutkannya hingga film berakhir.
Cerita yang tidak biasa dan dibungkus dengan animasi 3D yang sangat wow membuat film ini terlihat sangat sempurna sebagai sarana edukasi atau pembelajaran mengenai perbedaan, pertemanan, dan usaha, serta pencapaian. Dari segala sisi film ini sangat menyenangkan dan memuaskan, bahkan ditonton berkali-kalipun tak akan bosan.
Rotten Tomatoes yang biasanya memberi rating jelek dan kritik keras terhadap film - film bahkan memberi Zootopia dengan rating 98% dari 100%.
Source
http://nypost.com/2016/03/03/disneys-zootopia-is-as-good-as-the-best-pixar-movies/
https://www.rottentomatoes.com/m/zootopia/