Komitmen BRI Sebagai ESG Initiative di Indonesia: Dari Menanam Pohon Hingga Bersihkan Kali
View On WordPress

No title available
Cosmic Funnies
todays bird

bliss lane
No title available

pixel skylines
The Stonewall Inn
Interview Vampire Daily
No title available
★
KIROKAZE
𓃗
I'd rather be in outer space 🛸
Misplaced Lens Cap

ellievsbear

if i look back, i am lost
hello vonnie
macklin celebrini has autism

titsay
ojovivo
seen from United Kingdom
seen from Albania

seen from United States
seen from United States
seen from Congo - Brazzaville

seen from Türkiye

seen from Switzerland
seen from Guatemala

seen from Singapore
seen from Bangladesh

seen from Brazil

seen from Bangladesh
seen from Norway
seen from Italy

seen from Canada
seen from Brazil
seen from United States

seen from Norway

seen from Colombia
seen from United States
@linda-wardani
Komitmen BRI Sebagai ESG Initiative di Indonesia: Dari Menanam Pohon Hingga Bersihkan Kali
View On WordPress
Produk Lokal Paling Vital: Dampak Signifikan SKT untuk Perekonomian Indonesia
Petani Tembakau (Gambar oleh Carlos / Saigon – Vietnam dari Pixabay) Rokok. Sesuatu yang awalnya memiliki imej yang negatif bagi saya. Rokok seolah adalah benda yang tidak memiliki manfaat apapun dan hanya berkontribusi buruk bagi kesehatan. Narasi tentang dampak negatif rokoklah yang selalu mendominasi media, sementara sisi lain rokok sangat jarang dibahas. Sebagai seorang wanita, saya juga…
View On WordPress
Menutrisi Indonesia dengan Tanaman Liar: Kelor Sebagai One Stop Solution
View On WordPress
Apakah RM BTS Menghina Agama Islam, sekaligus Mendukung LGBT? (#MempertanyakanBTSPart1)
View On WordPress
Keren! Di Belgia Rambut Manusia Didaur Ulang Jadi Penyerap Polutan Air
Shin News #9 – Rambut ternyata bisa didaur ulang menjadi benda yang berperan dalam melindungi lingkungan. Di tangan sebuah LSM di Belgia bernama Dung Dunga, rambut disulap menjadi kantong bio-komposit yang mampu menyerap minyak dan hidrokarbon lain yang mencemari lingkungan. Salah satu pendiri proyek daur ulang rambut ini, Patrick Janssen, menjelaskan bahwa satu kilogram rambut dapat menyerap…
View On WordPress
Attention! Buah dan Sayur Kurangi Risiko Kanker Kerongkongan
Shin News #8 – Buah dan sayur sangat bermanfaat bagi kesehatan, bahkan mampu mengurangi risiko penyakit ganas. Oleh karena itu, jangan sampai melewatkan dua jenis makanan ini dalam tiap menu harian ya~ Sebuah studi di Jepang menemukan fakta bahwa pria yang makan banyak buah dan sayuran, terutama kol dan lobak, memiliki risiko lebih rendah terkena kanker kerongkongan. Pria yang menu makanannya…
View On WordPress
Anti Mubazir! Hindari Food Waste, Morinaga Jual Cookies Imperfect
Shin News #7 – Food waste, atau makanan yang berkualitas baik dan layak dikonsumsi, tetapi tetap tidak dikonsumsi dan dibuang, tentu menjadi hal yang sangat disayangkan. Dalam agamapun, kita mengenal istilah mubazir, yang merupakan hal yang dilarang Tuhan. Sebagaimana dikabarkan situs SoraNews24, sebuab perusahaan cookies di Jepang menghindari food waste dengan cara yang inovatif. Terhitung…
View On WordPress
Ada Buah Baru! Namanya Lemon Melon, Dikembangkan Petani di Hokkaido
Sumber: Suntory Flowers Jepang memang selalu berinovasi menciptakan produk baru. Kali ini buah. Petani di Hokaido berhasil menciptakan buah baru yang diberinama “Lemon Melon”. Dari namanya memang sudah tidak asing ya, lemon dan melon, tapi bagaimana rasanya? Buah ini rasanya juicy dan manis seperti melon, tapi agak asam seperti lemon. “Ini punya rasa asam seperti lemon, tapi juga rasa manis…
View On WordPress
Bersama Sekai, Yuk Hindari Risiko Diabetes dengan Pola Makan Sehat
View On WordPress
Peminat PNS di Korea Selatan Turun, Ini Penyebabnya
Peminat PNS di Korea Selatan Turun, Ini Penyebabnya
Credit: www_slon_pics dari Pixabay Peminat pekerjaan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Korea Selatan menurun. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan The Korea Times belum lama ini, data Kementerian Manajemen Kepegawaian menunjukkan 165.524 orang mendaftar untuk ujian pegawai negeri tahun ini, menghasilkan tingkat persaingan 29,2:1, turun dari 35:1 pada 2021 dan 37,2:1 pada 2020. Rasio…
View On WordPress
Keren! Kebersihan Ruang Ganti Jepang di Piala Dunia Qatar Pukau FIFA dan Origami yang Menghangatkan Hati
View On WordPress
Rune Naito, Pioneer Konsep Kawaii
Rune Naito, Pioneer Konsep Kawaii Moniyagi #3 Pecinta budaya Jepang tentu akrab dengan kata “kawaii”. Kata kawaii dalam bahasa Jepang berarti imut, dan budaya kawaii pun telah menjadi fenomena di seluruh dunia. Collins English Dictionary mendefinisikan kawaii sebagai “menunjukkan gaya seni dan budaya Jepang yang menekankan kualitas kelucuan, menggunakan warna-warna cerah dan karakter dengan…
View On WordPress
Cerita Awal Terbentuknya YOASOBI, Duo J-Pop yang Ciptakan Lagu Berdasarkan Cerita yang Dikirim ke Situsmonogatary.com
YOASOBI (Credit: Instagram/kenta_karima) Bagi penggemar musik Jepang, nama YOASOBI sepertinya sudah tidak asing ya. Duo yang terdiri dari Ayase sebagai produser dan Ikura sebagai vokalis ini terkenal dengan lagu-lagu hit seperti “Ano yume wo nazotte (Tracing that Dream)”. YOASOBI debut dengan “Yoru ni kakeru” (Racing into the night) pada 2019. Lagu itu didasarkan pada cerita pendek karya Mayo…
View On WordPress
Airi Chan, Bunga Liar yang Dinamai dari Gadis Kecil Korban Tsunami Jepang
Airi Chan (Chrysanthemum leucanthemum) berbunga di Ishinomaki, Perfektur Miyagi (Credit: Ireneblue Project) (Moniyagi #1) Apa yang terbersit di benak kalian ketika mendengar nama Airi Chan? Ya, nama ini seperti sebuah nama orang ya. Namun, ini juga adalah nama dari sebuah bunga liar di Jepang, yang dipakai untuk menghormati gadis kecil dengan nama yang sama, yang menjadi korban Tsunami di…
View On WordPress
2! 3! BANG! TAN!
Source: [ENG] 190101 [BANGTAN BOMB] Happy New Year 2019! – YouTube; [ENG] 190109 [EPISODE] BTS (방탄소년단) @2018 Korean Popular Culture and Arts Awards (대한민국 대중문화예술상) – YouTube;
Annyeong haseyo chingudeul~ Sejujurnya gue bingung mau memulai ini darimana. Gue uda ngga nulis tentang BTS sekitar 2 tahunan ini ya, terakhir tentang Anpanman, uda taun kapan itu. Gue punya alesan tentang itu. Tapi sebenernya gue ngga pernah berenti nulis tentang BTS kok, cuman dalam format yang agak beda dan di tempat berbeda, dan itu uda 2 setengah tahun lebih, jadi ratusan lah postingannya. Dan kalo kalian penasaran, dan pengen baca, buka aja website namanya solotrust.com, lalu kalian ketik “BTS” di kolom pencarian. Akan muncul banyak tulisan gue tentang BTS di sana. Semua yang tentang BTS atau K-POP pada umumnya adalah tulisan gue. Ya, gue ga hanya nulis BTS tapi K-POP bahkan jejepangan (anime dsb), hal2 yang gue suka.
Gue memutuskan untuk “comeback” nulis di sini karena ada yang DM gue di IG barusan. Katanya selama 2 tahun ini dia nungguin gue update tentang BTS, dan akhirnya baca2 ulang tulisan2 gue tentang BTS. Bahkan ada juga yang baca ulang dari part #1. Kalian tau kan ini uda part berapa? 287. Ini kalo jadi buku tebelnya uda berapa centimeter coba. Gue jujur berterimakasih banget sama siapapun yang uda baca blog ini. Bagi gue bukan hal yang mudah ngikutin postingan orang sampe beratus2 post. Kalian keren sih kalo baca blog ini, apalagi yang semua artis yang pernah gue tulis selain BTS kalian baca juga, wow uda berapa postingan itu. Seribu lebih. Dalam benak gue pun ngga terbayangkan hal itu, karena gue pure nulis ini karena pengen share aja. Ngga nyangka kalo responnya seperti ini.
Iya, jujur gue ngga pernah nyangka banyak yang seantusias itu baca blog gue, makanya gue pikir pas gue ngga nulis lagi itu adalah ini hal biasa, dan kayak “emang penting?”. Dan ketika ada orang yang nanya kapan gue nulis lagi, guepun selalu ngga bisa jawab krn gue sendiri ngga tau. Gue ngalir aja. Dan mungkin karena memang takdirnya gue hari ini comeback ya jadilah comeback. Gue percaya hal2 kayak takdir, serendipity dsb. Fakta hari ini gue nulis ini adalah takdir, sesimple itu, dan itu terjadi perantaranya lewat DM salah satu pembaca tadi. Dia ngasi tau gue juga kalo dia nyesel, kenapa ngasih tau gue baru sekarang. Ya ini mirip ketika kalian suka sama orang, kalo kalian ngga ngomong, gue juga ngga tau. Gue bukan dukun yang bisa nebak isi hati kalian, wkwk. Tapi tau ada yang nunggu2 terus kayak nunggu orang wamil aja (dia bilang gitu, dia berasa nunggu orang wamil), akunya jadi sedih. Aku minta maaf (bungkuk 45 derajat), bener2, aku bener2 minta maaf. Intinya aku minta maaf dulu terkait hal ini. Tapi percayalah, aku sebenernya ngga pernah berenti suka nulis tentang BTS. Aku selalu suka, dimanapun. Dan dengan mindset aku ngga mau mengecewakan kalian para ARMY, aku akan berusaha. Aku harap apa yang bisa aku bagi di sini bermanfaat untuk kalian.
Aku sebenernya juga ngga tau harus memulai lagi dari mana. Tapi pelan-pelan akan kumulai. Jika kalian pengen baca tulisan2ku tentang BTS di era Answer, termasuk review Answer, lalu era Map of the Soul, kalian bisa baca2 dulu di solotrust.com. Kurasa kalian catch up baca itu aja uda bakalan dapat banyak info tentang BTS, karena tulisanku di sana juga cukup detil. Okelah, itu intro sedikit dari gue. Gue mulai ini dari video seadanya yang ada di laptop, karena gue ngga ngesave video2 BTS sejak terakhir gue post di blog ini. Gue nonton acara2 mereka, tp langsung gue tulis aja, sedangkan style gue di solotrust agak beda dengan di blog, jadi ya inilah yang bisa gue share hari ini. Semoga berkenan.
Harapan RM di tahun 2019 itu ternyata dia pengen berhenti beli2 pakaian, wkwk. Dia pengen hemat. Nah ini yang tau pasti kalian2 yang suka update di IG/Twitter tentang outfit BTS. Gue sendiri ngga tau banyak tentang gimana outfit2 mereka, tapi ya sepertinya mahal2 ya. Nah mgkin RM uda puas dengan baju2nya sekarang, uda banyak dan yang dimau uda ada, jadi pengen lebih ngesave uangnya *nah bener ini, jangan kebanyakan pakaian, berapapun kalian punya, yang nempel di badan cuman 1 kok. Nabi aja lho, baju cuman 3. Kurasa hidup humble ngga ada salahnya sekalipun mampu beli. Banyak orang yang ngga bs beli. Banyak yang perlu dibantu. Kurasa daripada spent uang banyak2 untuk baju, lbh baik untuk hal2 yg lbh penting atau bantu orang, apalagi kan ditengah situasi saat ini*. Selain itu harapan RM di tahun 2019 adalah dia bisa nulis lagu lebih baik lagi, karena di tahun sebelumnya dia ngerasa ngga maksimal.
Kalo Suga, dia bilang pengen ngeluarin karyanya di tahun 2019, dia merasa itu adalah tahun panen. Benih2 yang dia sebar sebelum2nya, yaitu lagu2nya di luar BTS (kolaborasi2nya dng artis2 lain), harusnya bisa dipanen tahun 2019 katanya. Dan memang tahun lalu Suga rilis beberapa kerjasama, seperti sama Lee Sora. Tentang Lee Sora, gue pernah nulis itu juga di solotrust, agak detil. Tapi dia itu adalah idolanya RM banget lho, jinjja. Lagu yang ngga bisa lepas dari playlist RM itu lagu judulnya “Track 9” dari Lee Sora. Gue rasa lagu itu RM banget, stylenya RM banget, liriknya mempertanyakan kehidupan dan sebagainya, sangat filosofis, RM BANGET. Dia juga pernah bilang pengen kerjasama dengan Lee Sora ini, cuman ternyata malah Suga, ya bisa jadi karena Suga juga pengagum berat Lee Sora. Kalo kalian kepo Lee Sora, ketik aja di google “Lee Sora Suga solotrust” gitu, kayaknya uda keindex di google. Kalo ngga nemu juga, WA gue aja, gue kasih linknya atau mau chat juga boleh. Santai aja. Sapa/add gue di NO: +6288806612784
BTS dan award kayaknya adalah hal yang ngga bisa dipisahkan ya. Tahun 2018 akhir mereka dapat award namanya “The Order of Cultural Merit” atau “Hwagwan Cultural Merit”. Ini pernah detail juga gua tulis di solotrust, ketik aja google “cultural merit bts solotrust”, halaman pertama paling atas pertama dan kedua, ada 2 artikel gue di sana. Itu gue liat pernah juga dijadiin referensi di salah satu postingan ARMY di Amino. Intinya itu kayak bintang tanda jasa yang diberikan negara karena kontribusi BTS yang besar ke negara mereka dalam bidang budaya. Siapa yang ngasi? Sama kayak di Indonesia, bintang tanda jasa itu yang ngasi Presiden. Kalo Korea ya sertifikatnya tertanda Presiden Moon Jae In, tepatnya tertanggal 24 Oktober 2018. Ini ngga main2 lho, mereka grup kpop pertama yang nerima ini. Nyerahinnya ini pas di acara Korean Popular Culture and Arts Awards. Penghargaan ini ada level2nya. Artis lain kayak BIGBANG, EXO, Girls Generation pernah dapet tapi level penghargaan pujian (commendation), nah kalo BTS ini diatasnya. PSY juga pernah dapet serupa BTS ini, karena Gangnam Style yang booming banget 2012. Ada juga penyanyi veteran Cho Yong Phil. Tapi kalo grup ya baru BTS ini.
BTS dapat bintang tanda jasa ini antara lain karena capaian mereka di Billboard dan nyebarin culture korea kayak bahasanya ke dunia internasional. Karena memang fakta kalo banyak orang luar Korea yang jadi belajar bahasa Korea karena BTS. Ini ngga main2 juga lho, jumlah orang yang mau tes TOPIK (kayak TOEFL tapi bahasa Korea) meningkat banget karena BTS. Ini gue pernah tulis juga di solotrust. Ada datanya. Jadi BTS memang influence atau pengaruhnya tuh besar banget buat Korea. Belum kontribusinya dari sisi ekonomi, waduh panjang lagi, ada penelitian2nya juga dari profesor2 terkait hal itu. Beberapa kali uda gue tulis juga. Yang terbaru, BTS bakalan jadi bahan materi ajar di Universitas Harvard. Jadi ya idol kalian tuh uda ke arah akademik banget dah, uda ngga seru2an aja tp juga jadi bahan ajar. Penelitian tentang BTS itu uda banyak banget, lintas negara, dan dilakuin oleh2 akademisi2 sampe level profesor, membuktikan pengaruh mereka yang sangat besar bahkan ke dunia pendidikan sekalipun. Menurut gue BTS bisa kayak gt karena karya2 mereka itu sangat filosofis gt, jadi akan selalu konek dengan akademis. Mereka ngga stagnan di seninya aja tapi juga value2/nilai2 luhur yang mereka suarakan ke dunia. Dan value itu nyatanya kena banget di kawula muda global saat ini. Belum lagi dari sisi ekonominya, teknologinya, sosiologinya, politiknya juga, karena BTS ini jadi soft diplomacy atau semacam alat diplomasi dengan negara lain juga. BTS ada pridenya gitu dalam hubungan antar negara. Secara ga langsung pemerintah Korsel terbantu oleh BTS, makanya juga dikasih bintang tanda jasa sekeren ini. Kalo award mah uda ngga usah ditanya, belum tentu 50 tahun lagi ada yang sefenomenal BTS. Beruntung kalian para ARMY yang hidup di masa yang sama dengan BTS menurut gue.
Di backstage sebelum mereka bener2 dapet awardnya, BTS ketemu dulu ama Pak Menteri yang bersangkutan yang bakalan ngasi award itu. Nah menterinya ini salut ama BTS karena BTS dipandang bisa ngasi semacam penghiburan dan berempati pada kesulitan anak2 muda saat ini. Pak Menteri ini juga bilang kalo jaman sekarang yang fake itu uda ngga jaman lah, hal yang dibuat2 itu uda ngga bisa dipake lagi. Makanya kan sekarang ga cuman BTS, tapi banyak idol rilis lagu dengan tema2 lbh real/relatable dengan permasalahan hidup kita kayak self love, percaya diri, distopia2, gitu2 dah, bukan cuman cinta2 yang mainstream. Dan BTS dipandang real dalam menyampaikan karya2nya. Karena karya BTS kan juga cakupannya luas, banyak yg bisa dieskpor. Kalian para ARMY berbahagialah karena idola kalian itu memang keren banget, wkwk. Dengan jadi ARMY kalian menurutku ada chance besar banget untuk jadi orang yang keren, baik, pinter juga, karena idola kalian itu banyak menginspirasi. Ya tentu saja ngga ada idol yang sempurna, pasti mrk ada kelemahan, tapi kurasa tetep banyak sisi baiknya. Teruslah jadi ARMY yang bisa belajar banyak dari BTS. Itu dulu ya chingu yang bisa gue share hari ini. Tetep semangat, fighting!!!
…
#Peace #Love #Happiness
#Live #Love #Learn #Laugh
#Share #Respect #Inspire
#StayGold #StayTrue #StayReal
Fakta-Fakta BTS Part 287 (BTS X Hwagwan Cultural Merit) 2! 3! BANG! TAN! Source: 190101 Happy New Year 2019! – YouTube; 190109 BTS (방탄소년단) @2018 Korean Popular Culture and Arts Awards (대한민국 대중문화예술상) – YouTube;
Catatan HTLY #7 (Harvey Mason Jr X Musik X Basket X Create dan Create)
Catatan HTLY #7 (Harvey Mason Jr X Musik X Basket X Create dan Create)
Di harddisk gue ternyata ada video2 tentang Harvey Mason Jr. Dia adalah produser musik terkenal dunia, yang kabar terbarunya tahun ini dipilih jadi chairman (CEO) Recording Academy (Grammy). Gue tau Pak Harvey ini sejak 2014, pas lagunya EXO “Overdose” keluar. Waktu itu gue sampe sempet mention di Twitternya kalo gue berterimakasih banget beliau udah bikin lagu sekeren itu untuk EXO, dan dia…
View On WordPress
Gue suka sama hal2 yang ada hubungannya dengan tanam menanam. Gue suka tanaman. Gue juga suka nanem bunga, sayur. Gue suka banget bunga. Gue juga suka pohon. Pohon itu keren. Gue suka buah, sayur, pokoknya tanaman2 itu gue suka. Ada folder tentang seorang peneliti tanaman di harddisk gue. Dia berhasil menemukan bibit padi unggul, yang bisa ningkatin hasil panen secara signifikan. Bapak ini namanya Surono Danu. Oke, langsung aja gue share apa yang gua tau tentang beliau dari video2 yang gue tonton di YouTube.
Sumber video (judul video): DEDE SEMBADA & SURONO DANU jangan pernah berhenti bertani; Peneliti dan Penemu Bibit Padi Unggul SERTANI Surono Danu; PROF SURONO DANU PENEMU BIBIT PADI SERTANI; Surono Danu Penemu Bibit Unggul Padi Lokal Asal Lampung tengah Terbanggi.
Pak Ir.Surono Danu adalah peneliti dan penemu bibit padi unggul SERTANI. Padi ini unggul ngga hanya dari sisi produktivitas (panen yang melimpah) tapi juga tahan terhadap hama. Pesan Pak Surono kepada para petani adalah “jangan berhenti bertani walaupun apa yang akan didapat, apakah itu kerugian ataupun keuntungan. Hanya itu pesan saya. JANGAN BERHENTI BERTANI. Karena saudara yang ada di luar petani ini perlu isi perutnya, perlu makan”. Harapan Pak Surono adalah “Saya Ingin Indonesia berdaulat tentang pangan.”
Dalam wawancaranya dengan Metrotv di acara 360, Pak Surono bilang ia menyebarkan virus2 dimana supaya orang itu punya sikap, tentang kedaulatan pangan. “Kita harus berdaulat,” katanya. Ini karena menurut Pak Surono pangan Indonesia saat ini tidak berdaulat, karena harus impor dari negara2 lain misalnya Vietnam. “Hey vietnam, kirim beras ya ke Indonesia, kan gitu kan, ngemis kan?,” begitu kata Pak Surono. Saat memperlihatkan bibit2 itu Pak Surono bilang “Ini akan saya tinggalkan untuk bangsa”. *gue speechless, haru banget. Ini indah banget. Gimana seorang manusia bisa bener2 mempraktekkan ayat “kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri”. Ga egois. Dengan kita peduli pada orang lain, apalagi bangsa ini, itu sejatinya kita sedang mencintai diri kita sendiri lho, karena kebaikan yang kita perbuat akan kembali pada diri kita sendiri, cepat atau lambat. Itulah yang gue pahami dari frasa “Love Yourself”. Orang ga bisa mencintai dirinya sendiri jika tidak bisa berbuat baik pada manusia yang lain. How To Love Yourself (HTLY)? Ya dengan sebaik2nya menjadi manusia, yang bermanfaat bagi orang lain. Misalnya seperti pak Surono yang ingin mensejaterakan bangsanya sendiri melalui hal yang dia bisa (meneliti padi). Pangan itu kebutuhan basic, sepinter2nya otak manusia, sekuat2nya otot manusia, dia kalo ga makan ya mati. Pangan adalah kebutuhan pokok manusia, jadi memang benar kalo dari sisi ini kita sebagai bangsa harus berdaulat secara pangan*
Masih dari 360, keunggulan SERTANI ini adalah jumlah bulir per tangkai yang mampu mencapai 400 bulir, sementara padi biasa kurang dari separuhnya. Padi SERTANI ini memerlukan air sangat sedikit. Dan diantara beberapa nomor yang ada, punya keunggulan dengan tahan salinitas. Salinitas kandungan garam seperti sawah di pinggir laut kena air rob/payau. Berarti padi SERTANI ini adalah padi yang istilahnya lebih mudah diaplikasikan/ditanam di berbagai jenis lingkungan tanah. Satu hektar sawah yang ditanami padi SERTANI mampu menghasilkan gabah hingga 14 ton alias hampir 3 kali lipat dibandingkan rata2 hasil panen di Tanah Air yang disebutkan Menteri Pertanian Suswono.
Terpisah, pewawancara mewawancarai menteri suswono. Beliau mengatakan akar permasalahan adalah kepemilikan lahan pertanian yang sempit di Indonesia, hanya 0,3 hektar per kk. Di Thailand saja 3 hektar per kk. Suswono lalu menjelaskan langkah pemerintah menangani masalah pangan. Dia bilang mereka mengandalkan di litbang. Kunci utama adalah varietas unggul. Saat tayangan itu ditayangkan, Indonesia sudah punya 370an varietas. Pak suswono bilang kalau kita ingin membangun pertanian ke depan dan kuncinya ada di litbang, maka harus dibackup dengan dana yang besar. Tapi, bagai bumi langit. Pak Surono tidak membutuhkan dana yang besar untuk itu semua. Pak Surono tak pernah memikirkan besarnya dana ketika meneliti. Di rumahnya, dia menemukan bibit unggul hanya berbekal sebuah alat yakni pinset. Di rumahnya juga banyak ember2/pot yang ditanami berbagai jenis padi yang sedang ia teliti.
“Penelitian itupun tidak menyerap dana besar. Hanya saat untuk merokok, ngopi, gitu aja. Saya berkeliling, Sumatera bagian selatan, lampung, sumatera selatan, bengkulu, untuk mendapatkan benih2 unggul lokal. Ada 181 varietas unggul lokal dari umur 4 bulan setengah sampai 9 bulan. Itu dikumpulkan dalam waktu satu tahun. Itu baru saya seleksi untuk bisa dijadikan pejantan dan betina,” kata Pak Surono. Dibutuhkan 8 tahun untuk bisa menemukan padi SERTANI ini. Pak Surono pun tidak memerlukan lahan yang luas untuk uji coba dan penelitian, hanya pot2 kecil dan sebuah gubuk untuk menyimpan hasil padi *inikah yang disebut good will? Kalau ada niat baik, insha Allah semua itu bisa, meski “terbatas” dengan alat. Speechless gue. Banyak orang yang nuntut dulu dibeliin ini itu baru mau gerak, padahal dengan alat yang terbatas pun, dengan niat kuat pasti bisa. Ini mengajarkan ke gue makna “just do it”, lakuin aja. Apa2 itu coba aja, lakuin aja dengan tekun, jangan banyak ngeluh dan nuntut. Jangan cuman wacana, jangan nunggu bantuan, lakukan apa yang kita bisa dengan alat yang kita punya.”
Tak hanya padi, Pak Surono juga mengembangkan varietas unggul lain yakni singkong, jagung, kedelai, kacang panjang, kacang tanah, semangka. Semua gen Indonesia. Tak terhitung berapa banyak petani yang udah menikmati panen melimpah karena bibit unggul dari pak Surono, meski awalnya dicibir dan tidak mempercayainya. Pak Surono ini dulu adalah pegawai departemen pertanian.
Ada seorang petani (baju putih, gambar2nya di bawah ya) mengatakan karena tanah terlalu banyak memakai pupuk2 kimia, maka tanah menjadi relatif tandus. Di tahun pertama, petani ini belum percaya dengan pola yang dilakukan Pak Surono, tapi Pak Surono tidak menyerah. Dia mendatangi sawahnya dan bilang “ini tanahnya belum balik. Belum kembali ke asal karena kamu “perkosa” terus dengan proses2 kimiawi”. Akhirnya petani ini mau utk tiap tahun kasih satu sak kotoran kambing yang sudah difermentasi kemudian disebar di sawahnya. Hasilnya, misalnya singkong, makin banyak panennya. Dulu yang awalnya hanya dapat 25 ton, sekarang 40 ton aja itu biasa banget.
Dengan temuannya ini, Pak Surono ingin mematikan mitos yang dipercaya sebagian petani, yang menyebut bahwa bibit hybrid impor lebih baik dari bibit lokal. “Tidak tau siapa yang salah, tapi kita salah semua, termasuk menteri pertaniannya juga salah. Kenapa datangkan benih hybrid dari cina? Yang akibatnya tahun2 yang lalu, di daerah klaten, di daerah karanganyar, magetan dimana2, wereng merajalela. Petani itu bukan buruh, yang kerja mendapatkan uang. Dia bekerja bagi dirinya sendiri tanpa asuransi. Sekarang kalau dibeli benih hybrid, yang tidak satu gen dengan benih2 yang kita punya, apa pemerintah mau ganti berapa luas yang tidak panen? Dan berapa kali mereka tidak panen? Sekarang ada wereng loreng. Yang dulu ada putih, coklat, hijau, sekarang ada yang belang. Udah ada mutasi gen yang baru. Untuk yang sudah ada aja kita udah panik, apalagi menghadapi yang kita belum tau gimana cara membunuhnya,” kata Pak Surono.
Ada juga petani lain (baju orange) yang mengatakan dia ga sepakat jika bibit padi hybrida lebih unggul, dia bilang hasilnya biasa aja karena dia pernah nyoba sendiri. “Jadi padi hibrida itu tidak lebih. Setelah saya tanam padi hibrida, tahun besoknya itu saya nemu padi sertani, yang menurut saya produksinya lebih bagus. Pada sertani lebih tahan terhadap serangan hama dan penyakit. Hasil produksinya lebih tinggi, karena saya memang melakukan perbandingan beberapa varietas,” katanya.
Sisipan bentar. Di satu bincang2 dengan sesama petani di rumahnya, Pak Surono mengatakan, “bukan cuman pemerkosaan lahan, tapi juga pemerkosaan iklim. Tahun 1972, tipe iklim di Indonesia baru ada 20. Sekarang uda 200 sekian. Yang rusak siapa? Kan manusia”.
Ini agak teknis, Pak Surono mengatakan “Padi sertani mampu beradaptasi, cuman kan ada ketentuan, ga beda dng manusia. Cuman dia ngga bisa ngomong. Yang bisa salinitas kan uda saya berikan. Yang ini ga mau direndem air, maunya macak2, yang ini mau mina padi boleh. Untuk jenis 5-9 air boleh, kerendem air ga apa2, mau sejengkal dua jengkal, kalau pohonnya uda tinggi ngga masalah, krn pohonnya juga tinggi. Yang 9-19 variatif. Semua varietas semua mau, di ladang juga mau. Umurnya maksimal 115 hari dari semai. Jadi maksimal 115 hari dari semai uda siap panen. Kalau dipanen jangan sampe lebih dari 10 hari karena ambruk (karena jumah bulir banyak, bobot besar). Musim apa aja bisa nanemnya. Curah hujan tinggi masih mampu.”
Balik ke 360, Pak Surono juga mengkritisi pendidikan di Indonesia. “Bukan menemukan, saya melahirkan buah pikiran. Di sini kesalahan dari pemerintah kita, yang mencetak sarjana. Jadi sarjana ini seperti ubin, yang dicetak, tidak berkembang. Saya ingin melahirkan, dengan sendirinya akan berkembang,” kata Pak Surono.
Pak Surono juga tidak meraup uang dari bibit unggul temuannya. Ia berbagi tanpa berharap kembali. Permintaan bibit unggul ke Pak Surono ini banyak, dari luar lampung juga (tempat tinggalnya, tempat asal padi Sertani), cuman pak Surono bilang ngga punya area pembibitan. Kalau ada yang minta, pak Surono secara gratis memberikannya. Dia kirimkan lewat pos atau bagi yang mau, ya diambil sendiri ke rumahnya. Banyak juga negara asing mengincar bibit unggulnya, tapi semua tawaran menggiurkan dari Malaysia, Thailand, Vietnam, Jepang dan Cina, justru ditolaknya. “Negara luar banyak yang sudah tau. (ditawar) 1 gram 400 juta. Dia hanya minta 400 gram. Padahal 1 gram isinya cuman 33 butir. Saya menerima tawaran itu beruang kali. Saya tolak karena kalau pulang ke Indonesia (hasil padinya masuk ke Indonesia lagi lewat impor) ya berarti menjajah Indonesia lagi. Nah ini (sertani ini) saya berikan untuk bangsa Indonesia,” kata Pak Surono *bagi manusia2 yang menjadikan uang adalah segala2nya, atau berpikir semua orang seperti itu, kalian sangat salah, salah besar. Ada orang yang seperti pak Surono, yang tidak silau dengan uang banyak, tekadnya hanya satu, bangsa Indonesia bisa berdaulat pangan, tidak dijajah bangsa asing lewat impor pangan*
Sisipan lagi. Di tayangan Sosok Minggu Ini dari SCTV, dalam melakukan penelitian, Pak Surono tidak pernah meminta bayaran sepeser pun, semua itu dia lakukan karena bentuk kecintaannya kepada para petani. “bagaimana caranya kita bisa menaikkan sumber daya manusia dari saudara2 petani kita,” kata pak surono. Petani2 yang merasakan hasil dari menanam padi Sertani atau MSP (Mari Sejahterakan Petani, ini nama lainnya) ini mengatakan, “Padi MSP yang dihasilkan pak surono danu ini memang punya potensi hasil yang lebih tinggi. Kemudian dia lebih tahan terhadap hama penyakit, sehingga harapan untuk panen lebih tinggi. Lalu juga bisa ditanam ulang dan berulang. Artinya masyarakat petani bisa mandiri benih, mengambil benihnya lagi untuk ditanam lagi, tanpa harus memerlukan modal lagi untuk musim tanam berikutnya.” Banyak yang mau membeli benih2 itu, misalnya India. Ditawar 50 biji 600 juta. Namun apa kata Pak Surono? “Saya tidak akan memberikan ke bangsa asing, siapapun, walaupun saya dipaksa seperti apa, saya tetap tidak akan.”
Pak Surono mengaku tidak takut miskin. Dalam kehidupannya saat ini, ia justru merasa kaya. Ketika ditanya siapa yang memodali usahanya, Pak Surono bilang TIDAK ADA. Dia cuman bilang “Saya yakin Allah ini ada. Saya diberi sel otak dan nurani sejak di dalam rahim ibu, itu modal saya. Mereka (teman2 petaninya) juga adalah modal saya. Dan saya merasa saya orang paling kaya di Indonesia.” *gue cuman bisa nangis di part ini. Nangis gue*
Di usia senjanya, Surono tetap sibuk. Ia tak mau berhenti. Pak surono tidak pernah mematikan hpnya 24 jam, yang selalu dihubungi orang dari mana2, sampai papua untuk berhubungan menanyakan bibit2 ini. Pak surono bilang dia ga boleh mengecewakan mereka. Istri Pak Surono juga luar biasa. Pak Surono mengatakan istrinya tidak pernah menanyakan uang, neliti bahan pangan tapi sering tidak punya beras. “Apa gabah yang di rumah harus saya berikan? Jadikan beras ke istri saya untuk makan? Tidak. Orang palik celaka saya. Anak saya sampai saya kasih makan jagung untuk pakan ayam penelitian saya. Dia tidak sanggup mengatakan ke mamanya “Ma, bilang papa aku moh makan sego kuning”. Nasi kuning itu jagung, mencret dia. Yang pahlawan bukan Surono Danu, tapi Rohmiyati, istri saya.”
Terakhir, Pak Surono bilang, “nenek moyang tidak mengajarkan untuk meminta2, minta beras ke negara asing. Yang belum tentu mutunya bisa sama dengan berasa yang kita punya. Karena saya ingin Indonesia ini berdaulat tentang pangan, bukan ketahanan pangan. Dan saya merasa bahwa bangsa Indonesia ini adalah bangsa yang besar.”
Gue speechless. Haru. Nangis. Uda ga tau lagi ketika nulis ini. Gue harap banyak orang akan terinspirasi dari sosok Pak Surono Danu. Dan kita sebagai bangsa, terkait pangan, juga harus mencintai pangan2 dalam negeri. Semoga harapan Pak Surono Danou tercapai, Indonesia bisa berdaulat secara pangan. Amiin. Semoga Pak Surono selalu sehat, bisa terus meneliti bibit2 unggul untuk tanaman lain, amiin. #Staygold #Peace #Love #Happiness
Catatan HTLY #6 (Pak Surono Danu X Padi X Jangan Berhenti Bertani X Definisi Keikhlasan) Gue suka sama hal2 yang ada hubungannya dengan tanam menanam. Gue suka tanaman. Gue juga suka nanem bunga, sayur.