AnasAbdin
I'd rather be in outer space 🛸

No title available

shark vs the universe
Lint Roller? I Barely Know Her

No title available
Acquired Stardust
No title available

izzy's playlists!
styofa doing anything

@theartofmadeline
YOU ARE THE REASON
he wasn't even looking at me and he found me

Kaledo Art
cherry valley forever

Love Begins
todays bird

oozey mess
hello vonnie
Misplaced Lens Cap
seen from Poland

seen from United States
seen from United States
seen from Netherlands

seen from Germany

seen from United States

seen from China
seen from China

seen from Malaysia

seen from Saudi Arabia
seen from United States
seen from Kenya
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Japan

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
@lolipopsabrina
Ketika riak mulai mereda, dan aku mengikuti arus, muncul kesadaran yg menganga, ternyata sudah lama aku tidak diinginkan.
Yg penting telah kupastikan, aku memperlakukan orang yg paling kucintai dengan paling spesial, lebih dari orang lain.
Bukan malah sebaliknya. Orang yg paling dekat, malah paling dinomersekiankan~
Dan juga ketika sekarang orang yg paling kucintai sudah tidak mau menerima cintaku, aku tidak mencari-cari siapa orang diluar sana yg bisa aku beri cinta ini.
Aku guyurkan pada diriku sendiri.
Aku sangat percaya diri bahwa aku wanita yg berintegras.
Pernah lagi, ada yg samaan?
Masih ingat postinganmu Januari 2025.
Kamu bilang, rumahmu adalah dimanapun aku berada.
---
Sungguh sedih ketika tau betul, kini aku bukan lagi rumah untukmu.
Sebentar lagi qurban.
Ini juga salah satu isu kita.
Taukah kamu bahwa aku juga berqurban? Amat besar.
Orang yg paling aku cintai, orang yg paling aku inginkan kehadirannya dihidupku,
KAMU.
Malam ini sepanjang jalan, aku teringat tentang kita.
Tentang hal2 yg kita jalani bersama.
Tentang tempat2 yg kita datangi bersama.
Sudah lama kita tidak bergandengan tangan.
Sudah lama kita tidak have fun bersama.
Pulang, aku menangis.
Karena tau itu semua tidak akan terjadi lagi.
Karena aku bukan seleramu lagi.
Berduka versi diriku yg sekarang ternyata sudah tidak masuk kriteriamu.
Seperti apa ya nanti hidupku tanpa kamu menjadi love of my life lagi?
Bagaiamana ya aku menjalani hidup tanpamu?
Seperti apa rumah yg kutinggali tidak ada kamu?
Seperti apa masalah yg kuhadapi tanpa bantuan & dukunganmu?
Seperti apa hidup sendiriku tanpa hangat pelukmu?
Aku tidak tau sampai kapan aku menangisi ini.
Jujur, aku tidak tahu bagaimana caranya mengobati hatiku yg tersayat-sayat ini.
Sebelum semuanya jadi sejelas sekarang, aku sudah merasakan hampa itu. Aku merasa sudah tidak lagi ada di hari-harimu, di perjalananmu, di saat kamu jauh disana, juga di masa depanmu.
Aku juga tidak tau kenapa begitu.
Belakangan, setelah percakapan kita sejak akhir maret itu. Kejelasan demi kejelasan dari semua yg kamu ucapkan, mengkonfirmasi perasaanku.
Ternyata memang aku sudah kamu hapus dari bagian hidupmu, pelan-pelan.
THISSS.
Hal sedih lain dalam proses ini adalah aku melihatmu beyond dari dirimu dan orang lain.
Aku melihat dirimu yg sebenarnya ketika kamu sedang tidur. Dirimu yg menyayangi aku, dirimu yg ingin bersamaku. Dirimu yg ada di frekuensi polos dan cinta, sama sepertiku. Tanpa ego, tanpa dogma.
Darimana aku tau? Dari malam-malam aku menyentuhmu. Kamu pegang tanganku, kamu menahanku untuk pergi.
Itu adalah saat paling mudah untuk bersamamu bagiku. Karena tidak ada topeng dan dinding tebal atas nama ego seperti saat kamu terjaga & conscious.
Just you and me, dua orang mencintai.
---
Ah tapi aku tidak mau hidup hanya kebagian saat kamu tidur. Sama seperti kamu yg tidak mau hidup hanya bersenang-senang.
Maka memang benar kita tidak bersama hanya karena cinta yg polos itu.
Kalau aku bukan orang yg beriman, menurutmu kenapa aku melepas orang yg kucintai ?
Melepas pelukan hangat
Melepas harta benda barang yg aku suka
Melepas tempat tinggal nyaman
Melepaskan diri tanpa pekerjaan & kejelasan masa depan.
Menurutmu, aku bersandar pada siapa?
Very well said.
Sangat mengartikulasi dinamika yg sedang kita alami.
Aku telah melihat itu semua.
Aku berusaha melakukan yg aku tau, yg tentunya disesuaikan dg cara mainmu.
Tapi ternyata it doesn't work.
Maka aku berhenti. Ternyata itu semua sudah diluar kapasitasku.
---
Aku serahkan dirimu, perjalananmu, padaNya.
Aku serahkan diriku, perjalananku, padaNya.
Tidak akan ada yg mampu bermain peran menjadi Tuhan. Baik itu kamu, ataupun aku.
Let it loose. Let it burn.
Dulu ketika aku belajar atau membaca update energi, selain belajar tentang diriku aku juga selalu belajar tentang dirimu. Sebegitu menarik & dalamnya perhatian tentangmu.
Tapi kamu tidak suka.
Baiklah. Mulai hari ini aku akan membiasakan tak perlu lagi mempelajari tentangmu.
Aku selesaikan.
Aku hanya akan mempelajari diriku saja.
Untukku yg sangat logis, ternyata selama ini aku selalu bermodal cinta & rasa. Ternyata cinta saja gak cukup, ya.
Aku pikir kita bisa terus bersama-sama menghadapi dunia, berdua.