Sudah lama rasanya nggak tulis tumblr, haha. Saya menulis ini setelah melihat salah satu post teman saya di situs soundcloud and I proud of him and her so much.
Pernah nggak sih tumbuh bersama orang yang ternyata hebat. Hebat itu memang memiliki berbagai macam pengertian, tapi pengertian dari saya hebat adalah sesuatu pada diri seseorang ketika "dia" mampu memaksimalkan bakat dan kemampuannya sehingga karyanya dapat diterima oleh semua orang secara objektif. Pengertian karya disini tergantung bidangnya masing masing.
Seperti hebat yang dimiliki oleh salah seorang teman saya, teman kecil saya. sebut saja namanya "K". Saya kenal dia sebelum umur tiga tahun. Lewat K saya belajar bahwa perbedaan bukanlah suatu masalah yang harus diperdebatkan. Masih saya ingat terakhir dia menelpon saya beserta haru tangis kebahagiaan karena saya masuk di salah satu jurusan kedokteran "mad, gue bangga sama lo", tapi keadaan berbalik. saya yang bangga, saya yang bersyukur, dan saya yang tanpa ragu bertanya pada orang-orang yang satu lingkungan dengan nya "kamu kenal, K ? dia itu temen gue". Kita sudah tidak pernah bertemu semenjak telepon "haru" itu, tapi saya tau K hebat, posisi yang daridulu saya impikan, menjadi seorang "perempuan" cantik, menggunakan make up setiap hari, pergi kekantor setiap hari, bertemu orang baru dan dapat berkenalan dengan orang baru setiap hari, dan menjalani hobinya dengan baik sangat baik menjadi seorang seniman. Seniman dibidang musik. Kamu salah sayang, bukan kamu yang bangga ama aku, tapi aku yang bangga. bangga punya sahabat kecil kayak kamu
Teman kedua saya tidak kalah hebat, teman sejak saya sd. Dia juga memberikan selamat ketika saya masuk jurusan kedokteran, dan dia memberikan banyak petuah bijak, karena saya bukanlah orang yang teguh pendirian. Saya mudah berbelok, berbelok kearah yang menurut saya benar. Dia dapat membuktikan nama universitas bukan faktor yang menentukan masa depan seseorang. Dia mengikiuti banyak training dan seminar untuk menunjang karier hebat nya. Terakhir mendengar kabar berita dia ingin membuat kantor untuk perusahaan yang ia buat, menjadi narasumber seminar, dan diundang keacara-acara penting pada bidangnya. Saya malu, dia membuktikan semua kata-katanya. Dan saya masih disini, belum ada apa-apa. Dan belum jadi siapa-siapa. Dan dia jauh lebih muda dari saya.
banyak juga teman saya yang sudah memulai usaha ketika mereka kuliah, bukan hanya dapat membiayai kuliahnya tetapi membantu pemasukan orang tua. dan saya masih disini, dengan pencapaian setumpuk dan belum ada yang berhasil.
Ketika saya menulis ini saya berada di kosan ciputat, tanggerang selatan. masih sibuk belajar untuk ujian akhir SOCA dan OSCE. Masih sibuk cari kosan di fatmawati, masih sibuk dengan masa depan yang rasanya masih jauh. Masih harus banyak belajar, masih dengan ketakutan-ketakutan saya akan masa depan, dan yang saya minta hanyalah doa dari orang tua terutama ibu untuk keberuntungan saya, usaha dengan sungguh-sungguh, menjaga atitude yang baik, and follow the rules. Saya memang harusnya tidak berada didunia ini, didunia yang penuh dengan persaingan, didunia yang harus selalu belajar, didunia yang lama sekali drama nya, dan didunia yang dari dulu saya maki. Tahun pertama dan kedua banyak dari teman saya yang menyarankan saya pindah jurusan, dan hingga tahun ketiga saya tetap kokoh pada pendirian saya, pendirian yang saya tidak tahu benar atau salah, pendirian untuk tetap berada di sini meski saya tidak suka. "kadang, seperti pasangan hidup. Seseorang tidak selalu mendapatkan pasangan hidup yang dia mau sesuai kriterianya, karena dia harus mendapatkan yang dia butuhkan untuk hidupnya" dan semoga teori itu berjalan pada saya.
Bismillah, still a long way to go :)