Jarjit, Meimei dan Perjanjian Dengan Setan
Jarjit sedang melangkah menyusuri pegunungan jawa yang terjal, bukit demi bukit yang seakan tak ada habisnya ia lalui. bersemangat untuk menemui setan yang untuk kemudian melakukan perjanjian.
Meimei, seorang gadis cantik.
Menyukai pria bersuara merdu, pintar melucu dan menggambar.
Jarjit, seorang pria menyedihkan dan sialnya ia menyukai Meimei.
Perjalanan di pegunungan jawa masih berlanjut.
Dan setelah beberapa jam mendaki, Jarjit si pria menyedihkan sampai ke tempat yang dimaksud. Ia menyiapkan ritual untuk segera berkomunikasi dengan mahluk kasat mata. Sesajen dan kemenyan yang dibakar perlahan merambat ke sekitar.
Sambil menyiapkan beberapa perlengkapan tambahan, mulut Jarjit pun komat-kamit sambil menyebar taburkan kembang yang tak sampai 7 rupa. asap menyan yang ia bakar semakin menebal membentuk sebuah kabut yang semakin lama terlihat menakutkan.
Makhluk penunggu gunung itu akhirnya muncul dihadapan Jarjit dengan guratan wajah tak senang.
Setan: “Hei, ada apa kau panggil aku?”
Jarjit: “maap tuan, jika saya mengganggu. maksut saya kemari adalah tak lain untuk meminta sesuatu kepada tuan.”
Setan: “Baik, cepat katakan. apa itu?”
Jarjit: “saya ingin pintar menyanyi, menggambar dan menjadi pria yang humoris.”
mendengar pernyataan Jarjit lalu setan tertawa melecehkan.
Setan: “HAHAHAHAHA.. buat apa?”
Jarjit: “Saya jatuh cinta, tuan.”
mendengar jawaban Jarjit, tawa setan semakin menjadi dan makin terbahak.
Setan: “Hahaha, kalian bangsa manusia semakin terlalu banyak syarat saja untuk cinta. Tapi baiklah, Setelah ini kau ambil batu di bawah pohon jamblang di belakangmu. Dengan itu kau akan menjadi pintar menyanyi, humoris dan pintar menggambar.”
mendengar pernyataan setan, Jarjit senang bukan kepalang. Ia langsung mengucapkan terimakasih yang seakan tak ada putusnya.
Sebelum pergi sang setan melanjutkan perkataannya yang rupanya belum lagi selesai..
“Tapi harap kau ingat, semua itu hanya berlaku sampai 2 bulan saja. Setelah itu kau akan kembali menjadi kau sebelumnya.“
Selesai memenuhi keinginan Jarjit, Lalu setan pun pergi menghilang.
Dengan perasaan sumringah, Jarjit langsung pergi ke pohon Jamblang untuk mengambil batu yang diberi oleh setan. Dan segera bergegas pulang.
Sesampainya di rumah, ternyata yang dikatakan setan benat. Jarjit jadi begitu menyenangkan, pintar menyanyi bahkan menggambar.
Jarjit tak menyedihkan lagi, ia semakin percaya diri nge-flirt Meimei setiap hari. Memberikan jokes atau bahkan mengirimkan voice note kepada Meimei. Sosok pria idaman Meimei ada di Jarjit. Tak terbantah lagi.
Dalam waktu sebulan, Jarjit sudah berhasil mendapatkan hati Meimei. Alangkah senangnya. Jarjit bahagia mendapatkan gadis pujaannya itu, sedangkan Meimei juga tak kalah senangnya mendapatkan pria yang humoris, pinter nyanyi dan menggambar.
Sekarang tinggal sebulan, Waktu Meimei untuk bisa melihat Jarjit menjadi orang yang penuh kelebihan, tanpa cela dan tempat segala suka. Setelah itu ia akan melihat Jarjit yang penuh dengan kekurangan.
Kita semua pernah menjadi Meimei. Mencintai seseorang karena pintar menyanyi, pintar bermain sulap, pintar memasak dan kelebihan-kelebihan lainnya. Dan siapa tau ternyata pasangan yang kita cintai melakukan perjanjian dengan setan seperti Jarjit. Siapa tau besoknya adalah hari dimana segala kelebihan pasangan kita diambil kembali oleh setan. Dan jika hari itu terjadi, masih mau kah kita menjadi seorang Meimei yang mencintai Jarjit apa adanya? setelah yang tersisa ternyata hanya kekurangan?