Bukan Kita
Ini akan selalu tentang aku dan kamu.
Sedari awal, aku sudah tahu semesta tidak pernah sembarangan mengatur pertemuan orang-orang. Ditambah lagi dengan keyakinanku tentang tidak adanya konsep kebetulan, semua ini terjadi pasti karena aku dan kamu sudah direncanakan.
Ini akan selalu tentang aku dan kamu.
Aku, seorang perempuan yang kerap diam-diam menikmatimu dari kejauhan dan akhirnya memperoleh kesempatan untuk mendengar suaramu dari jarak dekat. Dan kamu, seorang laki-laki yang begitu mengagumkan dan senang mengundang tawa, yang akhirnya dengan sangat baik mau mengetahui namaku.
Tidak perlu merasa bersalah. Sejak semula kisah ini dengan sengaja aku rancang untuk melindungi perasaanmu. Dan kamu boleh berbangga, karena aku sama sekali tidak pernah berniat pergi, sekali pun aku mampu. Tetapi aku bertahan, karena aku mengasihimu. Sekarang kamu tahu kan, betapa menariknya dirimu?
Ini akan selalu tentang aku dan kamu.
Aku, gadis yang merasa cukup meski hanya bisa memperhatikan punggungmu dari kejauhan. Dan kamu, pemuda yang tetap menjadi matahari untuk duniaku, yang jika tidak ada kamu, hati melayu karena merindu.
Tidak perlu merasa cemas, kita tidak akan pernah tahu bagaimana hidup membawa kita. Dan aku akan baik-baik saja, meski kamu bersikeras memintaku berhenti. Bukankah dari dulu aku sudah begitu? Jauh sebelum kamu mulai menyadari eksistensiku, aku telah dipaksa siap untuk patah hati tanpa disembuhkan. Jadi, tidak apa-apa.
Hanya satu yang aku minta. Sediakanlah sebuah sudut di hatimu, kecil saja, tidak masalah. Kelak jika nyatanya kisah ini berakhir dengan tidak menyenangkan, ingatlah aku sebagai seseorang yang pernah mengasihimu dengan tulus. Dan aku akan mengingatmu sebagai seseorang yang berutang kepastian, bahwa kamu akan selalu baik-baik saja bersama siapa pun.
Karena sejak awal aku sudah tahu, ini hanya akan tentang aku dan kamu saja. Bukan kita.
^_^








