Assalamu'alaikum davrina, salam kenal yaa. Btw kita seumuran lho (gak penting jg hehe). Dav, mau tanya dong, aku skrng msh jerawatan mulu nih, pdhl udh berobat ke dokter kecantikan tp lg2 sll ketergantungan & skrng udh ga berobat lg & pindah nyobain produk hada labo, baru 2 bln sih, blm kelihatan hasilnya. Btw, klo pindah produk, nyobain pke acnes blh ga yah Dav? Kira2 klo nyobain produk brp lama waktunya & sebaiknya aku hrs gmn? Cari dokter atau ganti produk. Mohon pencerahannya. makasih
Waalaykumsalam, Diska! Salam kenal juga yaa. :)
Gimana kondisi kulitnya saat ini? Semoga sudah membaik yaa.Â
Sebenarnya kalau membahas tentang jerawat ini rasa-rasanya tidak cukup kalau hanya diketik di Tumblr yaa. Karena penyebabnya sendiri ada 4 hal, yaitu produksi minyak berlebih, sumbatan pada pori, infeksi, dan peradangan. Produksi minyak berlebih, misalnya, karena konsumsi makanan komedogenik. Sumbatan pada pori, misalnya, karena telat (atau bahkan tidak sempat) membersihkan muka). Jadi, memang tidak bisa âhanyaâ mengandalkan produk saja, tanpa memperhatikan apa yang kita makan, apa yang kita lakukan (misal: banyak kena asap memasak, banyak memencet jerawat), dan mungkin kondisi jerawatnya juga sudah perlu tindakan tambahan seperti peeling. Karena itu, penanganan jerawat ini memang sifatnya harus dipandang secara menyeluruh. :-)Produk apapun boleh dicoba, asalkan: (1) Diberikan oleh Klinik/Dokter yang legal (2) Kalau bukan dari Klinik, pastikan ada BPOM nya yaa. Untuk jangka waktu penggunaan, relatif yaa. Tapi biasanya aku memakai jarak 2 minggu untuk mengevaluasi hasil di pasien-pasien Rumah Sehat.
Kalau saranku, tetap ke dokter saja.. Ketergantungan itu sebenarnya artinya bukan murni âketergantunganâ (harus pakai obat itu terus). Rasa ketergantungan ini muncul karena sebenarnya penggunaan obat jerawat tertentu itu bersifat tappering off. Artinya, konsentrasinya harus diturunkan pelan-pelan. Tidak bisa dihentikan begitu saja. Plus juga, samakan ekspektasi kita dengan ekspektasi dokter yang kita kunjungi. Kalau aku, biasanya, selalu menekankan bahwa yang penting bukan mulus seperti porselen, melainkan sehat, terawat, dan nyaman dipandang.
Semoga menjawab yaa, Diska!Â