Peran Mahasiswa Untuk Pendidikan Indonesia
بسم الله الر حمن الر حىم Peran Mahasiswa Untuk Pendidikan Indonesia Apa itu mahasiswa? Mahasiswa secara harfiah adalah seseorang yang belajar disebuah universitas, institute, sekolah tinggi, maupun diperguruan tinggi. Mahasiswa bisa dikatakan sebagai agent of change atau iron stock. Mengapa? Karena mahasiswa itu termasuk orang-orang yang bertindak sebagai katalis atau pemicu terjadinya perubahan dan mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusia yang tangguh yang memiliki kemampuan dan akhlak mulia yang nantinya dapat menggantikan generasi-generasi sebelumnya. Apa itu pendidikan? Pendidikan secara sederhana adalah usaha manusia untuk membina kepribadiannya sesuai dengan nilai-nilai dan norma-norma yang berlaku dimasyarakat. Menurut John Dewey pendidikan adalah proses pembentukan kecakapan-kecakapan fundamental secara intelektual dan emosional ke arah alam dan sesama manusia. Karena mahasiswa adalah agent of change maka pendidikan termasuk tanggung jawab yang besar bagi mahasiswa, jadi sebagai mahasiswa harus memiliki nilai lebih dari pendidikan itu sendiri, dan keilmuan dalam diri kita sendiri. Adanya pendidikan dan mahasiswa disini juga dalam rangka meneruskan pengetahuan atau bisa dibilang juga transfer of knowledge ilmu pengetahuan yang telah dikembangkan melalui penelitian oleh mahasiswa di perguruan tinggi, universitas, institute, dsb. Mahasiswa selaku insan akademis, dipandang memiliki kemampuan intelektual yang lebih sehingga kepekaan dan nalar yang rasional diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan pendidikan dan sosial dimasyarakat. Sehingga sudah menjadi konsekuensi bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan potensi yang dimilikinya untuk kebutuhan pribadi dan masyarakat. Fungsi kontrol sosial yang dimiliki mahasiswa juga mutlak untuk pembangunan pendidikan dinegara ini. Bagi bangsa yang ingin maju pasti pendidikan adalah hal yang terpenting untuk para penerus bangsa, dengan demikian pemerintah selaku pelaksana pendidikan bertanggung jawab penuh atas pendidikan dinegara ini demi kesejahteraan intelektual dan pengembangan sumber daya manusia yang merupakan modal awal dasar pembangunan bangsa. Masalah utama pendidikan di Indonesia terletak di minimnya anggaran, kualitas sumber saya manusia yang lemah, manajemen yang hancur, dan hilangnya visi pendidikan nasional. Fungsi mahasiswa sebagai agent of change bukanlah hanya sekedar slogan-slogan demonstrasi saja, namun suatu pikiran yang rekonstruktif dan solutif terhadap permasalahan seputar pendidikan dibangsa ini dapat disumbangkan oleh mahasiswa terhadap pihak terkait, dan melakukan kontrol terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah khususnya didunia pendidikan. Sehingga suatu komunikasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dapat berjalan dengan baik dengan meghasilkan suatu pendapat dan saran sebagai solusi bagi kebutuhan permasalahan dalam pendidikan. Oleh karena itu peran mahasiswa dalam memahami peranan dirinya dalam peningkatan mutu pendidikan sangatlah penting karena mereka adalah aset negara atau penerus bangsa yang akan mengajarkan adik-adiknya. Para mahasiswa juga harus sadar akan ideologi, kesadaran ideologi itu akibat internalisasi ideologi secara menyeluruh. Maksudnya untuk mengupayakan setiap potensi yang ada dalam diri mahasiswa tersebut dan untuk mempertahankan ideologi mereka. Mahasiswa sebagai generasi intelektual hanya bisa dihargai dengan eksistensinya dengan kualitas intelektualnya pula, bukan dengan yang lainnya. Kalau mahasiswa sudah tidak lagi bisa diandalkan intelektualnya maka apalagi yang bisa dipertaruhkan untuk negara ini. Oleh karena itu mahasiswa memiliki kontribusi yang besar bagi bangsa ini. Peran mahasiswa akan terlaksana apabisa mahasiswa dibebaskan dari kepentingan paragmatis, termasuk kepentingan polituk tertentu. Generasi muda adalah penentu perjalanan bangsa di masa berikutnya. Mahasiswa sebagai inti dari generasi muda mempunyai kelebihan dalam pemikiran lmiah, semangat mudanya, sifat kritisnya, dan kematangan logikanya. Mahasiswa adalah penggerak utama dari perubahan, mahasiswa diakui perannya sebagai kekuatan pendobrak kebekuan masyarakat. Mahasiswa bukanlah siswa lagi ada kata maha didepannya yang artinya kita bukan lagi anak kecil kita bisa berperan aktif dalam pengawasan kebijakan pemerintah. Dan keinginan besar banyak orang adalah nantinya negara Indonesia dapat berdiri dan mensejahterakan rakyat dengan mengoptimalisasi dari sumber daya alam dan manusianya. Nama : Mita Khusnul Rosidah Nim : 1104617091 Prodi : Pendidikan Luar Sekolah













