Acknowledgement
Bingung kenapa tulisan disini belum rutin dan kalau sekalinya nulis banyak?
Lagi ada semangat dan motivasi
“Ayo mbak nulis”
styofa doing anything
Acquired Stardust
Jules of Nature

Discoholic 🪩

No title available
No title available
Cosmic Funnies

祝日 / Permanent Vacation

roma★
Misplaced Lens Cap
cherry valley forever

if i look back, i am lost

❣ Chile in a Photography ❣

shark vs the universe
taylor price

pixel skylines

titsay

Andulka
Stranger Things
tumblr dot com

seen from United States

seen from Australia

seen from Singapore
seen from Honduras
seen from United States

seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from Canada

seen from United States

seen from Malaysia
seen from Mexico

seen from United States
seen from United States
seen from Australia
seen from Hong Kong SAR China
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from France
@munikma
Acknowledgement
Bingung kenapa tulisan disini belum rutin dan kalau sekalinya nulis banyak?
Lagi ada semangat dan motivasi
“Ayo mbak nulis”
Rumput tetangga lebih hijau, ya
Kamu sudah bersyukur apa hari ini?
Jangan-jangan
Terlalu banyak scroll media sosial
Yang kita udah paham
bahwa disana,
tidak seperti
kenyataannya
Do it!
Karena yang disimpan dalam pikiran dan hati lama-lama ingin segera direalisasikan
People are come and go
Ya begitu
Kalau tidak paham makna judul ini bakal merasakan
Kok aku ngga diajak
Kok aku dirumah aja
Kok aku diem aja
Apa aku sok sibuk ya
Apa aku ngga bermanfaat lagi ya
Maknai. Dan sadar. Kamu sudah kasih bantu apa. Manfaatmu apa?
Semangatnya kapan?
Semangatnya kapan?
Kalau hanya menunggu inspirasi dari yang lain
Semangatnya kapan?
Kalau masih mengerjakan hal-hal yang tidak bermanfaat
Semangatnya kapan?
Kalau selalu mengerjakan di akhir waktu
Semangatnya kapan?
Kalau merasa waktu yang dipunya masih banyak
Kapan?
Tulisan pukul 00.16
Setelah bertemu kawan lama dan sedang mengerjakan tugas yang tidak kunjung dikerjakan dengan baik
Netizen Budiman #menyikapi_pilpres19
Jadilah Dewasa. Pelajari kedua sisi. Apa dasar masing-masing melakukan suatu tindakan. Belajar menyimpulkan untuk mengambil langkah dalam menyikapi hal tersebut.
Yang pasti sih, kalau tidak paham detail seperti apa, diam lebih baik. Selalu berdoa minta ditunjukkan mana yang benar dan mana yang salah.
Penting lagi, kalau yang tidak paham lebih banyak bersuara dan yang paham justru diam saja, ya akan menambah kekacauan. Panas.
Yang paham, bolehlah menjelaskan dengan kalimat-kalimat yang menyejukkan. Yang kira-kira mampu diterima orang lain yang berbeda pendapat. Yang santun. Yang tidak menggiring opini. Yang menenangkan.
So, dasar terlaksana kedua situasi diatas adalah saat tidak ada fanatisme. Seolah-olah semua yang diketahui itu benar. See through, barangkali ada info yang belum diketahui dan ternyata ada penjelasannya. Tanpa fanatisme, kita mampu berfikir jernih dan mengolah info dengan baik.
22 Mei 2019,
Tulisan dari pribadi yang bercita-cita selalu jadi orang jujur dan tidak menyebalkan.
Virus Merah Jambu
Rasa itu fitrah. Kagum terhadap orang lain pun wajar Tapi rasa akan tepat waktu jika diposisikan di waktu yang tepat. Diungkapkan di kondisi dan situasi yang tepat. Susah, namun harus begitu. Jangan menyusahkan diri sendiri karena ada Allah yang punya skenario terbaik. Jangan lemah. Jangan kalah sama nafsu. Bukankah setan selalu menyediakan kesempatan untuk kita takluk pada ajakannya. Semudah itu. Dibungkus dengan kata2 apik dan dianggap 'islami'. Namun nyatanya hanya nafsu yang ingin segera dituruti. Entah. Hanya pandangan pribadi yang ingin selalu dijaga Allah. Apakah ini suatu tanda datangnya jodoh atau nafsu. Tipis bedanya. Lalu bagaimana langkah terbaik? Istighfar banyak2. Doakan yang terbaik menurut Allah. Sungguh kita tak pernah tahu mana yang terbaik, kecuali Allah. Tapi kita bisa mengusahakan yang terbaik. Perempuan harus tangguh.
WHAT IS YOUR FAVORITE INANIMATE OBJECT?
Novel
Dan berlanjut hingga saat ini~
Refleksi Awal Tahun Pemilu
Akan saling membenarkan apa yang dilihatnya benar. Sebenarnya apa yang jadi tujuan? Bukankah sama-sama menuju-Nya? Mengapa bisa berbeda? Mudahlah kiranya jikalau berbeda pendapat tetap bisa bersikap santun dan rendah hati. Saling menunjukkan fakta dan data, namun apakah sekarang dua hal itu masih bisa diandalkan lagi? Kebenaran hanya milik Allah Jangan ekstrim benci dan ekstrim fanatik. Namun tetap paham mana yang akan dibela. Mana yang memberi kebaikan bagi semuanya. Jadikan muhasabah, apakah kita sendiri sudah baik kepada yang lain? Kepada lingkungan terdekat? Kepada teman sepemikiran? Atau ke yang lain? Jangan2 kita lebih mudah menyalahkan orang lain dibandingkan mencurigai diri kita sendiri? Yang banyak dosanya. Yang banyak kurangnya. Yang masih fakir ilmu
First Text
Haloooooo :))