Kita muda, tapi mengapa jiwa ini terasa renta? Apa terlalu banyak yang kita bawa, atau terlalu sedikit yang kita lepaskan?
Mike Driver

★
Stranger Things

Discoholic 🪩
Sade Olutola

Origami Around
Cosmic Funnies
almost home

Kiana Khansmith
Game of Thrones Daily
No title available
wallacepolsom
d e v o n
hello vonnie

tannertan36

JVL
taylor price
macklin celebrini has autism
No title available
$LAYYYTER
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United Kingdom

seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from United States
seen from France
seen from Italy
seen from Bangladesh
@muslihaintan
Kita muda, tapi mengapa jiwa ini terasa renta? Apa terlalu banyak yang kita bawa, atau terlalu sedikit yang kita lepaskan?
"Nak, memang tidak semuanya harus berbalas..."
Tak semua senandung harus menemui gema, tak semua seruan akan dibalas oleh gaung yang merdu. Ada doa yang terbang tinggi, memecah langit dengan rindu, namun layu sebelum sempat mencapai singgasana-Nya. Ada pinta yang mengalir, lembut seperti sungai, namun tenggelam di pusaran sunyi yang tak berbatas. Tidakkah kau mengerti? Tidak semua yang kita titipkan pada malam, akan sampai pada bintang.
Kita ini, makhluk yang menabur harap seperti petani menebar benih di ladang yang asing. Tapi apakah setiap bibit mesti tumbuh? Tidak semua tanah ramah, tidak semua musim bersahabat. Ada yang jatuh di tanah tandus, diserap oleh hampa, lalu menguap menjadi angin tanpa arah.
Dan bukankah hujan pun tak selalu menjadi berkah? Di tempat yang kering, ia adalah nyawa. Namun, di bumi yang telah basah, ia bisa menjadi beban. Begitu pula doa, ia tak selalu menjelma jawaban. Kadang, ia hanya menjadi riak kecil di lautan takdir, tak cukup kuat untuk mengubah arus.
Tuhan, yang Maha Mendengar, kadang memilih diam, bukan karena lupa, tapi karena tahu. Ia tahu kapan kita perlu dilimpahi, kapan kita mesti belajar kekurangan. Sebab, tidak semua kehilangan adalah celah, dan tidak semua penolakan adalah luka.
Maka, jika pinta kita seperti embun yang terhapus mentari sebelum sempat menyentuh bumi, mungkin bukan karena ia sia-sia, melainkan karena Tuhan sedang menyusun hujan di waktu yang lebih tepat. Jika doa kita seperti burung yang terbang, hilang di cakrawala tanpa arah, mungkin ia sedang mencari sarang yang lebih baik untuk hinggap.
Tidak semua yang tak berbalas adalah penolakan. Kadang, ia adalah cara semesta mengajarkan ikhlas tanpa syarat, dan keyakinan tanpa perhitungan. Sebab, cinta yang tulus pun tak selalu harus diterima. Dan di situlah, manusia belajar bahwa berharap adalah seni mencintai, bahkan ketika jawaban tak pernah datang.
Menikahlah dengan ia yang tidak hanya mampu mendengar cerita-ceritamu, namun juga mampu memberi respon positif atas apa yang kamu kisahkan.
Menikahlah dengan ia yang tidak hanya mampu menemani dirimu, namun juga paham dan mampu terkait apa yang kamu butuhkan saat itu.
Menikahlah dengan ia yang telah selesai dengan dirinya, dengan kesenangannya. Sehingga tanpa kamu minta pun, ia sudah paham dan tahu bahwa kamu adalah tanggung jawabnya, prioritasnya.
Menikahlah dengan ia yang mampu melihat keletihan-keletihan dari sudut matamu, yang paham perihal lelahmu meski hanya lewat embusan napas. Sehingga tanpa kau minta, ia menjadi lebih peka untuk mengulurkan bantuan.
Menikahlah dengan ia yang ketika kakinya melangkah memasuki pintu rumah, semua urusan yang ia miliki di luar sana, ia tanggalkan di depan pintu.
Menikahlah dengan ia yang banyak bercerita. Dengan dia yang lebih senang bercengkrama denganmu dibanding dengan rekan sejawatnya, dibanding dengan ponsel miliknya.
Karena seumur hidup itu sangat panjang, begitu lama. Maka kau perlu dibersamai dengan seseorang yang paham dan mengerti caranya membangun kehangatan rumah tangga.
Sepanjang usia itu terlalu jauh. Maka kamu perlu menemukan pasangan yang tidak hanya hangat di luar rumah, saat orang-orang melihat dengan mata kepala mereka, namun juga hangat di dalam rumah. Ketika kamu dan dia hanya berdua.
Sebab berbuat baik di depan khalayak ramai adalah mudah. Namun tetap keukeh dengan sikap yang sama adalah kesulitan yang tidak semua orang bisa.
Maka menikahlah. Dengan dia yang tidak hanya mampu memelukmu kala kau sedih dan terjatuh. Namun menikahlah dengan dia yang paham dan mampu menenangkan risaumu.
Karena menikah adalah pengorbanan. Maka menikahlah dengan ia yang rela menanggalkan segala senangnya, demi menyenangkanmu.
10.13 p.m || 06 Maret 2024
Sudah saatnya kau hidup dengan gagasan bahwa kau dapat ditinggalkan dan dilupakan, setiap kali kau pikir kau berharga bagi seseorang.
— Repose
Menikahlah dengan ia yang tidak hanya mampu mendengar cerita-ceritamu, namun juga mampu memberi respon positif atas apa yang kamu kisahkan.
Menikahlah dengan ia yang tidak hanya mampu menemani dirimu, namun juga paham dan mampu terkait apa yang kamu butuhkan saat itu.
Menikahlah dengan ia yang telah selesai dengan dirinya, dengan kesenangannya. Sehingga tanpa kamu minta pun, ia sudah paham dan tahu bahwa kamu adalah tanggung jawabnya, prioritasnya.
Menikahlah dengan ia yang mampu melihat keletihan-keletihan dari sudut matamu, yang paham perihal lelahmu meski hanya lewat embusan napas. Sehingga tanpa kau minta, ia menjadi lebih peka untuk mengulurkan bantuan.
Menikahlah dengan ia yang ketika kakinya melangkah memasuki pintu rumah, semua urusan yang ia miliki di luar sana, ia tanggalkan di depan pintu.
Menikahlah dengan ia yang banyak bercerita. Dengan dia yang lebih senang bercengkrama denganmu dibanding dengan rekan sejawatnya, dibanding dengan ponsel miliknya.
Karena seumur hidup itu sangat panjang, begitu lama. Maka kau perlu dibersamai dengan seseorang yang paham dan mengerti caranya membangun kehangatan rumah tangga.
Sepanjang usia itu terlalu jauh. Maka kamu perlu menemukan pasangan yang tidak hanya hangat di luar rumah, saat orang-orang melihat dengan mata kepala mereka, namun juga hangat di dalam rumah. Ketika kamu dan dia hanya berdua.
Sebab berbuat baik di depan khalayak ramai adalah mudah. Namun tetap keukeh dengan sikap yang sama adalah kesulitan yang tidak semua orang bisa.
Maka menikahlah. Dengan dia yang tidak hanya mampu memelukmu kala kau sedih dan terjatuh. Namun menikahlah dengan dia yang paham dan mampu menenangkan risaumu.
Karena menikah adalah pengorbanan. Maka menikahlah dengan ia yang rela menanggalkan segala senangnya, demi menyenangkanmu.
10.13 p.m || 06 Maret 2024
bahagia dan bersyukur?
ya Alloh ampuni hambamu ini, yang mungkin sudah lupa bagaimana caranya bersyukur..
Hidup ini bener2 gak mudah, selalu ada cobaan tyap harinya, selalu juga ada kebahagiaan. tapi mengapa ya Alloh? selalu aku yang disalahkan? selalu aku yang salah ini dan itu.
hari ini ibuku membentakku, karna aku salah dalam mengurus anak. Ini tak mudah ya Alloh,, aku ini ibu baru, apa yg aku lakukan pun seringkali ada yg salah. dulu sebelum menikah, aku ingin cepat2 menikah, ingin segera pergi dari rumah, gak ada disini. disini selalu dimarahin, selalu aja ada yg salah, padahal sdh membagi waktu sebaik mungkin, dan semampunya. bagi waktu sama kuliah, ngajar, ngerjain tugas.... tapi selalu aja kalo lg diem istirahat, org tua sll buruk sangka, yah bilangnya diem aja, nganggu aja, leha2.... padahal aku udh ngelakuin kewajibanku, tapi kenapa tetep sll salah. mana dukungan untuk anakmu ini.
pertama saat masuk kuliah, awalnya krn gak keterima ujian SNMPTN, lalu aku cari PTS yg ada di bdg, bingung mau ambil apa, krn inginnya ttep jur. psikologi, maksudnya biar bisa berkomunikasi dan memahami org lain, biar bs berubah jg jd yg lbh baik. eh taunya, ak boleh, yaudah lah ngasal dan dpt jur. manajemen, yg bner2 gak diminatin. Buktinya skrg apa? udh nikah punya anak dan gak bisa kerja, kerja di bank atau perusahaan gak nerima yg udh berkeluarga.. akhinya pgn ngajar tp gak di ijinin suami, sedangkan suami cmn kerja serabutan, alias nganggur, trus mau gimana lg? diem d rumah ortu, sering kena marah, sering disalahin, dan jauh dr suami.
bingung,,, untuk bahagia saja saya harus membelinya.. mungkin ini yang namanya gak bersyukur, tapi benar..... orang bisa melakukan hal yg tdk adil pd saya krn saya berbeda. padahal saya juga sama, gak tau apa yg beda, mungkin hidupku kurang beruntung, kurang bersyukur dan berserah diri ke Alloh, mungkin diri ini terlalu bnyk dosa, hingga cobaanmu tidak henti2 nya menimpaku...
ya alloh sejujurnya dalam doaku selalu aku mendoakkan org tua ku, tak perlu mereka tau, hanya engkau yg tau, tapi jika perbuatan dan ucapannya sangat menyakitkan, bagaimana? aku tetap hrs mendoakan mereka, biar Allah saja yg memperhitungkan.
ya Alloh aku ingin bahagia dngan caramu.. izinkan aku bahagia ya Alloh.. ambillah semua kesedihanku..
Pengen kabur.
humbletoys on Etsy
Lucuuuu. I ❤ craft
Kalo liat handycraft kangen bgt ngabisin wqt membuat sesuatu... Meskipun ga bgitu bagus tp jadi kepuasan senndiri bgt.... Miss that moment
Besok kalau kamu menjadi pasangan seseorang. Katakan padanya untuk berjanji dan mengijinkanmu menjadi apapun yang kamu mau. Karena menjadi istri bukan berarti tidak lagi bisa mewujudkan mimpi. Tunjukkan padanya bahwa kamu tetap memahami peranmu dengan baik dan tetap bisa menunjukkan...
yes it’s it..
cerita kehamilan 1
malem temen-temen...
rasanya udah lama banget deh gak buka tumblr, semenjak nikah emang jarang banget pegang leptop, handphone aja cuman sekedar buat komunikasi gak dipake buat nulis-nulis di blog lagi kayak dulu. sekarang yang banyak dipegang dapur dan suami hehe... yang belum nikah semoga sirik yahhihi dan cepet-cepet dapet jodoh kalo baca cerita aku, hehe :P (*maksa).
oh iyah sebelumnya aku pernah cerita nih tentang gimana awalnya bisa ketemu sama dia dan akhirnya kita nikah seperti sekarang. sekarang yang mau dibahas bukan hanya tentang dia tapi tentang calon buah hati kita. FYI sekarang aku lagi hamil 7 bulan loh, sebenernya pengen banget nyeritain cerita kehamilan dari awal sampe sekarang, perkembangan janin bayiku tiap minggunya, tapi yah begitulah... banyak kendala. karna sekarang lagi nyantai yuk simak ceritaku yang mungkin bisa jadi pengetahuan buat kalian yang belum nikah atau yg lagi hamil, kita sharing disini ya.
1. Waktu itu bulan noveber 2014 tepat 2 bulan setelah menikah, udah hampir akhir bulan november tai belum juga dateng bulan, makanya nanya ke suami kok ga dtg bulan terus yah, apa karna stres gitu? atw kenapa? ternyata setelah di cek pake test pack hasilnya positif. tapi tau gimana reaksi aku pas tau kalo hamil? bener2 superv kaget dan ngedrop abis, langsung stress dan gak ngebayangin gimana rasanya hamil tapi keadaan masih kuliah. Kalo kalian anak kuliah pasti tau dong gimana sibuknya sebagai mahasiswa itu, tapi disitu gak aku tunjukin wajah kecewa dan stress nya karna suami super bahagia dan seneng banget pas tau aku hamil. sikapnya langsung berubah lebih perhatian, pengertian dan pasti lebih sayang banget ke aku hehe.
Kenapa gak nerima kalo aku sendiri hamil, karna pertama, kita udah pernah komitmen buat ngelakuin KB kalender (tidak melkakukan hubungan suami-istri pada saat istri di masa subur), karna aku udah atur banget schedule perkuliahan sampe nanti lulus, ditambah suami yg belum punya penghasilan tetap. Kedua, belum siap lahir bathin, buat ngejalanin hidup dengan membawa makhluk hidup di dalam tubuh kita, secara yang kita bawa itu janin manusia yang akan ajdi anak kita, banyak banget hak dan kewajiban janin yang harus kita penuhin dan gak boleh sampe kita baikan intinya sih belum bisa membawa tanggung jawab dari Allah yang begitu besar. Ketiga, apa yah yang ketiga kayanya cuman dua aja deh alasannya.
tapi seiring berjalannya waktu semua paranoid itu hilang saat ngeliat kalo bener2 ada makhluk hidup yang berkembang di rahim aku, yaitu trimester I pas USG. Subhanallah kebesaran Alloh yang menciptakan manusia dari alaqoh hingga diberi ruh dan berkembang setiap hari. distu aku gak henti bersyukur dan takjub karena belum tentu semua wanita seberuntung aku langsung mendapatkan mongmongan begitu nikah. habis USG itu ga ada sedikitpun ragu atau sedih buat ngerawat janin aku, dan alhamdulillah trimester pertama dilaluin dengan sabar.
karena trimester pertama itu buat aku berat banget, harus banyak makan dan asupan gizi yang cukup, sedangkan untuk makan aja terkadang mual dan bahkan keluar lagi semua makanan yang udah dimakan, sampe suka mikir kasian dede bayi takut kurang asupan gizi nya, tapi semuanya bener2 dilaluin dengan sabaarr banget, sampe suatu ketika suami aku elus2 perut terus bilang “ ayang yg sabar yah, jangan nyerah jangan nangis nanti dede bayi nya denger”. disitu nguatin banget kalo aku harus berjuang, dan langsung kepikiran mungkin dulu juga mamah kaya gini perjuangannya. makanya bener yang orang lain bilang, wanita hamil itu bener2 udah bisa jadi wanita yang sesungguhnya.
BTW, sekarang dede bayi nya lagi aktif banget loh diajak sharing dia seneng banget kayanya.. hehe
udah dulu yah nanti kita lanjutr lagi dnegan cerita kehamilan yang lebih greget lagi.. goodnight all <3
udah lama banget ga posting di tumblr, kangen banget rasanya ({})
ya alloh semoga bisa sehat terus, bisa langgeng bisa baik2 saja sampe tua nanti aminnn.. terimakaih hubby selalu sabar, slalu nasehatin dan sellu jd yang terbaik.. love you 😘😍💝💖 #momentoflove
KAngen banget sm kamar ini meskipun sering berantakan dan banyak baju atau buku2 bertebaran dimana-mana...belum lagi kerudung yang nyantol2
Kenapa keadaannya selalu bikin ga nyaman... ya alloh...
I always beside you baby.. dont be afraid...