3 Ilustrasi Sampul ‘Cantik itu Luka’
Ilustrasi sampul buku Cantik Itu Luka dari Eka Kurniawan dalam 3 edisi terbaik menurut saya. (by the way, saya keliru dalam penulisan Gramedia Pustaka Utama di gambar).
Peringkat 1: edisi Gramedia Pustaka Utama
Selain menggemari desain digital dengan unsur monokromatik, buku dengan sampul baru yg tanggal 18 Desember akan diterbitkan GPU ini menjadi pilihan nomor 1 buat saya karena dalam desain edisi terbaru ini merepresentasikan hampir seluruh cerita dalam buku. Mungkin dapat saya jabarkan secara singkat seperti demikian;
Mulai dari yg paling atas; wanita yg jatuh dari bukit adalah kisah Ma Iyang yang bunuh diri, melompat dari bukit.
Kawanan ajak yang berlari di hutan adalah milik Shodanco
Wanita di pemakaman (CMIIW) adalah Dewi Ayu yang bangkit dari kubur
3 orang berkelahi sebagai representasi premanisme di Halimunda yang merupakan bagian dari kisah salah satu tokoh yang bernama Maman Gendeng
Sementara sepasang wanita-pria di atas perahu adalah salah satu bagian cerita ketika Kamerad Kliwon (tokoh favorit saya dalam buku ini) yang mengajak Alamanda ke atas perahu. Bagian cerita ini menjadi salah satu unsur penting dalam berkembangnya cerita antara kedua karakter ini.
(Koreksinya kalau ada yg salah atau kurang ya hehehe)
Peringkat 2: edisi Pushkin Press
Semula Nathan Burton, perancang desain sampul, berusaha merepresentasikan tokoh utama, Dewi Ayu lewat unsur seni tradisional seperti wayang dalam wujud desain grafis. Tapi pihak Pushkin menolak. Ia kembali melakukan research & akhirnya mendapat petunjuk dari Eka perihal pakaian yang dikenakan Dewi Ayu yaitu kebaya. Singkat cerita kita dapat melihat satu ilustrasi wanita dengan kebaya sebagai objek utama dengan aksen-aksen batik penguat desain sebagai refleksi budaya Indonesia.
Peringkat 3: edisi Korea (kurang tahu dari penerbit mana)
Karena baru akan terbit beberapa minggu ke depan maka saya kurang informasi mengenai edisi ini. Berbekal pengamatan serta pengalaman membaca bukunya (dalam edisi Indonesia), sang perancang desain, saya rasa mencoba merepresentasikan Indonesia sebagai negara Tropis melalui elemen-elemen floral dapat kita lihat mendominasi bagian depan sampul. Sementara objek wanita yang entah mengapa mengingatkan saya kepada karakter Pocahontas ini dapat saya tebak adalah si Cantik yang merupakan anak Dewi Ayu.