Hi, this is Nadia again wk.
Tahun lalu katanya kepengen aktif nulis lagi, tapi malah jadinya kok setahun sekali nulisnya, Balik lagi bertemu di November.
Udah hampir 1,5 jam cuma liatin instagram doang, me time tapi kok pemalesan. Padahal Biru hari ini tidurnya cukup cepat sebelum set 10 udh bobo :) tapi tetep Nadia belum produktif ke kerjaan. Lalu skrng malah ke tumblr. Ya gapapa ya.
Skrng Biru udh mau dua tahun, udh aktif banget, udh banyak kosa katanya (>50), udh bisa jalan sendirian di komplek rumah dengan pedenya dan nyeker, dan udh keliatan keras kepalanya kaya mamanya.
Nulis ini sambil liatin Biru yang lagi tidur nyenyak (skrng udh cukup betah pake selimut), dan kepikiran betapa bersyukurnya, bahagianya, dan cintanya dengan kehadiran Biru. Rasanya kayak pengen 100% hanya untuk Biru (+papanya), nemenin dia beraktivitas, ngajarin dia, hanya mikirin dia. Tentu saja ini belum mungkin terjadi yaaa hehe.
“I know that having a child is NOT EASY. But, I don’t know that this will be THIS HARD,” I kept saying this to Ka Daniel. HAHAHA. Ini akan terucap kembali ketika Nadia ini stress Biru gak mau makan, Biru berat badannya turun lagi, Biru manja ketika kerjaan kantor banyak. Until this moment, her weight is the most stressful concern to me. Ingin setidaknya dalam kurva baik dan naik mengikuti minimal aja. EEEEHHH, ini yang ada terjun terus.
Bulan lalu adalah momen terendah ketika Biru makin ga mau makan karena mamanya ketika ngasi makan juga udh tegang dan stress duluan. Anak jadi ga nyaman. Nangis berturut2 dua hari sampai sesenggukan, hurting my self, merasa gak ada yang membantu. Ketika diungkapkan dan “asking for help”, jawaban yang diterima adalah, “Ya emang seperti itu jadi orang tua. Ini baru masalah makan.” Kebayang ga, ketika orang yang lagi stress, asking for a help, lalu direspon begitu. Makin sedih kyk ga ada yang bisa langsung bantu. Haah, ngingetnya jadi sedih. Setelah ngobrol lebih jauh lagi, akhirnya memutuskan untuk membagi tugas ngasi makan ke mbak. Nadia jadi less stress, kerjaan jadi lebih stabil, Biru mulai nyaman makan lagi. Tapi beratnya malah tetep turun. Ya ampun. Akhirnya malam ini memutuskan untuk kembali lebih banyak involve di soal makanan dan snacking Biru. Gak tau ya akan gimana hasilnya dan mental ini akan gimana haha. Semoga bisa lebih baik dan Biru jugaa beratnya naik sesuai kurva + sehat. aamiin.
Apakah 1 anak cukup? Saat ini, “IYA!’
- experience melahirkan yang masih teringat dan belum ingin dialami lagi,
- kesiapan finansial untuk memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak,
- tidak mau menjalani hal - hal stress yang sama dengan kondisi yang sama.
Di setiap malem, waktu Biru udh tidur, semua stress dan beban itu akan hilang. Dan selalu terganti sama rasa mengasihi yang teramat besar.