âyang dicari hilang, yang dikejar lari; yang ditunggu pergiâ
Keni

Love Begins
cherry valley forever

ellievsbear
Interview Vampire Daily
đ

Origami Around

izzy's playlists!
NASA
Monterey Bay Aquarium
Lint Roller? I Barely Know Her

Jar Jar Binks Fan Club

titsay
No title available
d e v o n
Cosimo Galluzzi
Cookie Run:Kingdom Official!
hello vonnie
sheepfilms
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
seen from Vietnam

seen from Taiwan
seen from Indonesia
seen from United States
seen from Brazil

seen from TĂźrkiye
seen from Canada
seen from Australia
seen from Venezuela
seen from Bangladesh

seen from Martinique
seen from Jamaica
seen from Iraq
seen from Jamaica
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
@nadinamizah
âyang dicari hilang, yang dikejar lari; yang ditunggu pergiâ
"Semua orang tahu penyesalan tidak pernah berada di awal kisah. Senantiasa bersembunyi, menghindari kontak langsung dengan seseorang. Namun, terus mengawasi dari jauh menunggu hingga waktu yang tepat. Kehadirannya tak ada seorangpun yang mengharapkan. Wujudnya melambangkan doa perpisahan. Hari ini adalah hari dimana aku menyesalkan keputusanku. Harus berpisah denganmu, tanpa sedikitpun tanda haru."
Sorak Sorai #10
Langit dan laut saling membantu Mencipta awan, hujan pun turun Ketika dunia saling membantu Lihat, cinta mana yangâ takâ jadi satu
Kau memangâ manusia sedikit kata Bolehkah aku yang berbicara? Kauâ memang manusia tak kasat rasa Biar aku yang mengemban cinta
Awan danâalamâsalingâbersentuh Mencipta hangat, kauâpun tersenyum Ketika ituâkulihat syahdu Lihat, hati mana yang tak akan jatuh
Kau memang manusia sedikit kata Bolehkah aku yang berbicara Kau memang manusia tak kasat rasa Biar aku yang mengemban cinta
Kau dan aku saling membantu Membasuh hati yang pernah pilu Mungkin akhirnya tak jadi satu Namun bersorai pernah bertemu
Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh
Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh Ooh-ooh-ooh
Mungkin akhirnya tak jadi satu Namun bersorai pernah bertemu
Mendarah #9
Doo-doo-doo-rum Doo-doo-doo-rum Doo-rum
Bagaikan jiwa yang terpisah Mati enggan hidup pun susah Jiwanya t'lah lama direnggut waktu Katanya, "hatiku t'lahâ lamaâ terbelah Bagai cangkang kosongâ terpisah Ragaku ada di sini Tapi hatiku bersamamu"
Bukanâ maaf Yang kuminta Tapi peluk Yang kulupa
Ini cerita tentang rumah yang berbeda Dan berjarakâjauh Hanyaâtersentuhâdalam jarak doa Adaâhati yang kujaga Namamuâjadi rahasia Dalam diam 'kan kubawa Mendarah
Setidaknya Ada cerita Di mana ada Kamu dalamnya
Ini cerita tentang rumah yang berbeda Dan berjarak jauh Hanya tersentuh dalam jarak doa Ada hati yang kujaga Namamu jadi rahasia Dalam diam 'kan kubawa Dalam diam 'kan kubawa Dalam diam 'kan kubawa Mendarah
Cermin #8
Dengan tanganku Kubantu aku Tumbuh membaru Dengan lukaku Kusisir halus Rambutku yang lusuh Lama kutatap Mataku yang keruh
Bergantian aku dengan dia Yang di cermin
Yangâ lebihâ pandai Tersenyum Tertawa Bernyanyi tetap Di kala Terpuruk Kiniâ ku yang kau tahu
Dengan beratku Tarikâ lemahku Sudah tugasku Menjadi sembuh Kusulam senyum Meleburkan yang pilu Demi menjadi Aman 'tuk yang butuh
Bergantian aku dengan dia Yang di cermin
Yang lebih pandai Tersenyum Tertawa Bernyanyi tetap Di kala Terpuruk
Ini ku yang kau tahu Na-ra-na-ra-na, hoo Ini ku yang kau tahu
Taruh #7
Ku sudah tahu dari awal Mencintai bukan perkara kebal Jauh dari kata mudah dan asal Kupelajari sedari kecil Berteriakâ diâ atas tenggorokan Hujan serapahâ dan makian Hancur lebih mudah dari bertahan Kupelajariâ sedari kecil
Dan dari situ cara pandangku Melihat cinta berwarna keruh Seperti bertaruh apa kau dan aku Akan jadi sama seperti itu
Aku punya harapan 'tuk kita Yang masih kecil di mata semua Walau takut kadang menyebalkan Tapi sepanjang hidup 'kan kuhabiskan Walau tak terdengar masuk akal Bagi mereka yang tak percaya Tapi kita punya kita Yang akan melawan dunia
Aku sudah tahu dari awal Rasa takut masih kugenggam nyaman Cinta dan jenisnya seperti seram Kupelajari sedari kecil
Dan dari situ cara pandangku Melihat cinta berwarna keruh Seperti bertaruh apa kau dan aku Akan jadi sama seperti itu
Aku punya harapan 'tuk kita Yang masih kecil di mata semua Walau takut kadang menyebalkan Tapi sepanjang hidup 'kan kuhabiskan Walau tak terdengar masuk akal Bagi mereka yang tak percaya Tapi kita punya kita Yang akan melawan dunia
Bertaut #6
Bun, hidup berjalan seperti bajingan Seperti landak yang tak punya teman Ia menggonggong bak suara hujan Dan kauâ pangerankuâ mengambil peran Bun, kalauâ saat hancur ku disayang Apalagi saat kuâ jadi juara Saat tak tahu arah kau di sana Menjadi gagah saat ku tak bisa
Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu Agar seisi dunia tahu
Keras kepalaku sama denganmu Caraku marah, caraku tersenyum Seperti detak jantung yang bertaut Nyawaku nyala kar'na denganmu Aku masih ada sampai di sini Melihatmu kuat setengah mati Seperti detak jantung yang bertaut Nyawaku nyala kar'na denganmu
Bun, aku masih tak mengerti banyak hal Semuanya berenang di kepala Dan kau dan semua yang kau tahu tentangnya Menjadi jawab saat kubertanya
Sedikit kujelaskan tentangku dan kamu Agar seisi dunia tahu
Keras kepalaku sama denganmu Caraku marah, caraku tersenyum Seperti detak jantung yang bertaut Nyawaku nyala kar'na denganmu Aku masih ada sampai di sini Melihatmu kuat setengah mati Seperti detak jantung yang bertaut Nyawaku nyala kar'na denganmu
Semoga lama hidupmu di sini Melihatku berjuang sampai akhir Seperti detak jantung yang bertaut Nyawaku nyala kar'na dengamu
Beranjak Dewasa #5
Pada akhirnya ini semua Hanyalah permulaan Pada akhirnya kami semua Berkawan dengan sebentar
Berbaring tersentak tertawa Tertawa dengan air mata Mengingatâ bodohnyaâ dunia Dan kita yangâ masih saja Berusaha
Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Bagaiâ bintang yang jatuh Jauh terburu waktu Mati lebih cepat Mati lebih cepat
Kita beranjakâdewasa Jauhâterburuâseharusnya Bagai bintang yangâjatuh Jauh terburu waktu Matiâlebih cepat Mati lebih cepat
Pada akhirnya Tirai tertutup Pemeran harus menunduk Pada akhirnya Aku berdoa Namaku akan kau bawa
Berbaring tersentak tertawa Tertawa dengan air mata Mengingat bodohnya dunia Dan kita yang masih saja Berusaha
Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Bagai bintang yang jatuh Jauh terburu waktu Mati lebih cepat Mati lebih cepat
Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Bagai bintang yang jatuh Jauh terburu waktu Mati lebih cepat Mati lebih cepat Kita beranjak dewasa Jauh terburu seharusnya Oh, oh-oh-oh-oh, oh Oh, oh Oh, oh
Pada akhirnya ini semua Hanyalah permulaan
Kereta Ini Melaju Terlalu Cepat #4
Malam, kota lamaku Aku di sini untuk sebentar Saksi yang t'lah berlalu Lalu tertinggal Terpaku ruang
Tawa yang telah pudarâ danâ tua, ooh
Bergegas terlalu cepat Masih takutâ untuk dicinta Masih takut untuk saling menerima, ooh
Semuanya bepergian Berlalu lalang Tak karuan Sebentar perlahan sebentar Tak kunjung percaya Waktu telah berubah
Tawa yang telah pudar dan tua Digantikan dengan takut dan gundah, ooh
Bergegas terlalu cepat Masih takut untuk dicinta Masih takut untuk saling menerima, ooh
Bergegas terlalu cepat Pelan dalam menghapus nama Pelan dalam semua tentang melupakan, ooh-ooh, ooh
Bergegas terlalu cepat Masih takut untuk dicinta Masih takut untuk saling menerima, ooh-ooh, ooh
Jumpa aku di sana Entah di mana yang aku maksud Kereta ini tak gentar Terus melaju Aku takut
Paman Tua #3
Kau tunggu matahari Kembali menunggu pagi Diselimuti ilusi Cepat mengakhiri hari
Paman tua Berlarian dengan angan di bahunya Berharap cepat sampaiâ tujuannya Bergumamâ letih menunggu kereta
Doo,â doo-doo, doo-doo, doo, doo, doo Doo, doo-doo,â doo-doo, doo, doo, doo
Senyummu perlahan pudar Digantikan dengan sesak Berlari 'tuk cepat pulang Melingkar di meja makan
Paman tua Berlarian dengan angan di bahunya Berharap cepat sampai tujuannya Bergumam letih menunggu kereta Paman tua Bergegas terbangun dari rembulannya Berteriak merindukan yang di rumah Ku ini hanya ingin berjumpa Ku ingin berjumpa
Kanyaah #2
Bunga merah Menjemput yang lelah Dibuainya basah Bunga merah Menjemput yang lelah Dibuainya basah
Seperti lembut yang mengizinkanku Lebih kuat dan takâ lemah Sepertiâ lembut yang memperbolehkanku Lebihâ lemah dan tak gagah
Bunga merah Memanggil yangâ lelah Dibuatnya rekah Bunga merah Memanggil yang lelah Dibuatnya rekah
Seperti peluk yang mengizinkanku Lebih luas dan tak gundah Seperti peluk yang memperbolehkanku Lebih gundah dan tak luas Luas
Seperti doa yang menjagaku Dari rusak dan tak cukup Seperti doa yang menjagaku Dari rusak dan tak cukup
Seperti doa yang menjagaku Dari rusak dan tak cukup Seperti doa yang menjagaku Dari rusak dan tak cukup
Intro #1
âto you
Happy birthday to you Happy birthday to you Happy birthday, happy birthday Happy birthday to you
Happyâ
Antara diaâ yangâ mati atau akuâ yang mati Pilihannya itu kerja keras
Tapi apakahâ
Seperti Tulang
Kecil, wajahmu meraut sedih Siapa yang berlayar pergi Melatihmu sendiri Menertawakan sunyi Sampai hatimu lupa Terbiasa perih
Kecil, seorangâ penipuâ mahir Sehingga tak adaâ lagi tanya Apakah kau tak apa Menertawakan rintih Sampaiâ ragamu lupa Terbiasa letih
Tawa harusnya meminta maaf Padamu yang lama ia tinggalkan
Tak sepenuhnya pernah sembuh Dari luka Dari luka Dari luka
Kecil, aku pun meraut sedih Semua karena tak lagi bisa Memelukmu sempurna Menertawakan hari Sampai dirimu lupa
Tak sepenuhnya pernah sembuh Dari luka Dari luka Dari luka Dari luka
Seperti tulang yang patah Dan tumbuh tidak sempurna
âstar.
Lend me your palm I have brought you a star As bright as who you are But not enough as lovely as what you are They can grant me a wish And guide me home when I have to But youâre the one I pray for And the sanctuary I will go back to
I might have to return you to the sky tonight But now it feels like you make everything alright I might have never told you but with you Feel like everything is right
Whisper me a kiss You can draw me your dreams Itâs safe inside this tiny house Where we both understand of who we are
I might have to return you to the sky tonight But now it feels like you make everything alright I might have never told you but with you Feel like everything is right Feel like everything is right Feel like everything is right
Sorai
Langit dan laut saling membantu Mencipta awan, hujan pun turun Ketika dunia saling membantu Lihat, cinta mana yang tak jadi satu
Kau memang manusia sedikit kata Bolehkah aku yang berbicara? Kau memang manusia tak kasat rasa Biar aku yang mengemban cinta
Awan dan alam saling bersentuh Mencipta hangat, kau pun tersenyum Ketika itu kulihat syahdu Lihat, hati mana yang tak akan jatuh
Kau memang manusia sedikit kata Bolehkah aku yang berbicara Kau memang manusia tak kasat rasa Biar aku yang mengemban cinta
Kau dan aku saling membantu Membasuh hati yang pernah pilu Mungkin akhirnya tak jadi satu Namun bersorai pernah bertemu
Rumpang
Pagi tadi aku masih menangis Ada rasa yang tak kunjung mati Ada seseorang di atasku Menahan semua rasa malu
Sempat ku berpikir masih bermimpi 24/7 tanpa henti Matahari dan bulan saksinya Ada rasa yang tak mau hilang
Aku takut sepi tapi yang lain tak berarti
Katanya mimpiku 'kan terwujud Mereka lupa tentang mimpi buruk Tentang kata maaf, sayang aku harus pergi
Sudah kuucap semua pinta Sebelum ku memejamkan mata Tapi selalu saja kamu tetap harus pergi
Sempat ku berpikir masih bermimpi Bertahun berlanjut tanpa henti Kulitmu yang memudar saksinya Tetap rasaku tak pernah hilang
Aku takut sepi tapi yang lain tak berarti
Katanya mimpiku 'kan terwujud Mereka lupa tentang mimpi buruk Tentang kata maaf, sayang aku harus pergi
Sudah kuucap semua pinta Sebelum ku memejamkan mata Tapi selalu saja kamu tetap harus pergi
Banyak yang tak ku ahli Begitu pula menyambutmu pergi Banyak yang tak ku ahli Begitu pula menyambutmu pergi Banyak yang tak ku ahli Begitu pula menyambutmu tak kembali
Katanya, mimpiku, akan terwujud Mereka, berbohong, mimpiku tetap semu