aku tidak seberantakan itu, untuk menuntut sembuh darimu..
🪼
DEAR READER
NASA
Sweet Seals For You, Always
No title available

tannertan36

★
RMH

Kiana Khansmith
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
ojovivo

No title available
dirt enthusiast
h
Peter Solarz
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
TVSTRANGERTHINGS

titsay
Misplaced Lens Cap

Product Placement
seen from Türkiye
seen from Germany

seen from Singapore
seen from Chile
seen from United States

seen from Canada
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Singapore

seen from Germany
seen from United Kingdom

seen from Singapore

seen from Germany
seen from Netherlands
seen from Italy

seen from United States
seen from Germany

seen from United States

seen from Italy
seen from Türkiye
@nafayni
aku tidak seberantakan itu, untuk menuntut sembuh darimu..
aku mengerti bagaimana tuhan memberikan malaikat kepada hati yang merasa terluka, dititipkan satu manusia penjaga yang dikhususkan untuk sekedar menghapus luka.
lalu tuhan mengatakan, bahwa ia sekedar penjaga yang mengobati setiap kamu terluka, apa yang akan kamu harapkan kepada sosok yang tak bisa kamu sentuh.
pada manusia yang tak pernah puas akan kehidupan, mencari apa yang bisa dapat menyembuhkan, ia menuntut memiliki obat miliknya sendiri, menuntut seseorang menjadi tabib yang selalu terikat dengan nya.
sampai tuhan memberikan peringatan, bahwa obat setiap luka itu tidak sekedar untuk dirimu, bahwa kamu perlu belajar menyembuhkan lukamu sendiri.
kisah sang tabib berakhir pada titik terendah matahari terbenam, menyisahkan cerita khayalan tentang suatu penyembuh yang tak bisa tersentuh.
Bukankah aku istimewa?
bukankah aku menjadi manusia special untukmu yang selalu ada disaat-saat aku terluka, bukankah aku begitu istimewa, apabila di setiap aku menangis kamu masih menjadi manusia pertama yang menghapus tangisku.
bukankah aku begitu istimewa, jika aku masih menjadi orang yang kamu peluk dikala ku terluka, bukankah aku begitu istimewa bagimu yang selalu kamu lindungi dari sakit hidup di bumi.
Pada akhirnya semua kembali kepada tempatnya, aku yang hening bersama fikiranku yang kalut.
langitnya biru, tidak abu-abu ..
Aku masih cemburu pada hal-hal yang bukan milikku
tuhan ingatkan aku, bahwa perasaan ku cukup terpendam dalam diam tanpa mengganggu keadaan.
aku masih terlalu egois, memaksa mu merasakan perihal yang sama terhadap ku.
sampai aku lupa bahwa dunia ini tidak selalu tentang aku.
aku masih sangat egois, selalu menyalahkan mu tanpa berkaca, bahwa letak salahnya memang hanya kepadaku.
aku memilih mu, aku yang merasakan, dan aku yang membiarkan itu tumbuh.
ketika tumbuh aku memaksa mu untuk menyirami.
egois bukan.
Aku masih suka bertanya, kenapa tuhan menitipkan perasaan sebesar ini kepada manusia seperti mu.
aku masih suka mengeluh kepada tuhan, kenapa hanya kamu yang mendapatkan perasaan sebesar itu.
tapi, entah sebesar apa rasa itu. mungkin bukan hal yang luar biasa. saat kamu tidak pernah menginginkannya.
bukankah ini hanya kisah tentang (aku). tanpa ada (kamu) di dalamnya.
aku tidak lagi merengek meminta kepastian.
hanya saja, aku masih suka merengek bertanya, wanita mana yang saat ini kau kencani.
aku masih sama
aku yang masih terbiasa mencari-cari mu disetiap sosial media milikmu
aku kira semua kembali ke titik awal, masih dengan sifat ku yang sama dan sifat mu yang tak berubah
aku kira semuanya sudah baik-baik saja
ternyata masih saja aku terjebak pada moment yang sama.
aku yang masih suka mencari-cari mu, dan kamu yang masih suka datang dan pergi se enak mu.
tuhan memberikan cinta sebagai anugrah. namun jika itu obsesi. apakah masih bisa di sebut anugrah?
kamu hadir di setiap celah yang ada dihidupku, kamu seperti debu yang menempel, tak pernah terlihat mata. tapi ada.
Langit impian.
Akira : kamu happy disana? River : aku happy disni, langitnya biru tidak abu-abu.
Aku pernah berfikir, bagaimana aku tanpa mu. Aku pernah marah, ketika kamu mengucap pamit. Aku pernah menangis, melihat foto lama bersamamu. … Aku mengingat mu lagi, setelah sekian lama aku menghapus mu di hidupku. Perasaan yang sudah lama terkubur,
MEMELUK LUKA ITU
Jika ditanya bagaimana memeluk sebuah luka, Aku kan menjawab, bahwa ku peluk sebuah luka seperti ku memeluk cinta, Apa yang salah memeluk sebuah luka.?
Ia juga sebuah perasaan yang di anugrahi tuhan untuk dirasakan, Kenapa harus membenci sebuah luka? Tanpa adanya luka, tak kan ada perasaan bahagia kepada cinta.
Kenapa mengistimewakan Cinta.? Bukankah ia terlalu jahat, Ia terlahir dengan kebahagiaan, Ditunggu oleh banyak insan.
Lalu luka.? Dibenci kehadirannya. Di caci maki kedatangannya. Padahal, Cinta yang tak terbalaslah yang menghadirkan luka itu.
Aku ingin memeluk luka, Sama seperti memeluk cinta, Aku ingin merasakan luka, Agar aku tidak menyianyiakan hadirnya cinta.
Surabaya, 11 Oktober 2024
Salam kisah lama
Biarkan buku itu berdebu Pada ujung rak yang tak ingin kau sentuh, Biarkan kisahku dan kamu berlalu Tanpa ada yang meminta temu.
Kamu pamit atas keinginanmu, Aku mengabulkan karna cintaku, Kini kamu tahu Bahwa aku tak dapat terganti orang baru.
Kamu datang membawa kisah lalu Memberi ku hati yang dulu melukai ku Familiar akan luka ku Aku tersenyum menatapmu Ku katakan Terima kasih telah mencintai ku. Sudah cukup luka lama ku Tak ingin lagi aku jatuh dalam peluk mu
10.10.24