MERENGGANG memang sangat terpotensi untuk TERPISAH.

tannertan36
Fai_Ryy

Andulka

oozey mess

No title available
No title available
Not today Justin
occasionally subtle
tumblr dot com
ojovivo

ellievsbear
$LAYYYTER
Cosmic Funnies
Claire Keane

❣ Chile in a Photography ❣

Origami Around
No title available
Cosimo Galluzzi
★
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from Norway
seen from United States

seen from Canada
seen from Brazil

seen from Ukraine
@nailyriffa-things
MERENGGANG memang sangat terpotensi untuk TERPISAH.
I love it. It's so fresh, smooth, and melt. It's cute in look and taste.
Ode #1
Sekarang aku mengerti, mengapa Tuhan memilih melahirkannya di tanggal itu, di bulan itu. Seperti biasa, selalu ada alasan. Seperti keberadaannya di hidupku.
Semua apapun yang dilakukannya padaku, setiap kata yang diucapkannya, selalu yang terbaik untukku. Hal-hal yang tak pernah ku pikirkan, dialah yang mengontrol. Darinya aku belajar banyak hal tentang kehidupan.
Dia itu semangat. Semangatku untuk melakukan segala hal. Semangatku untuk merengkuh cita-cita. Semangatku untuk terus menyayangi. Semangatku untuk selalu gigih menjalani hidup betapapun sulitnya. Semangatku untuk percaya bahwa tidak ada yang tak mungkin terjadi di dunia ini. Semangatku untuk yakin bahwa aku bisa!
Dia itu semangat. Karena hidupnya yang tak mudah, tapi dilaluinya dengan semangatnya. Karena kisahnya yang tak indah, tapi dia indahkan dengan semangatnya. Karena takdirnya yang tak biasa, tapi dijadikannya luar biasa dengan semangatnya.
“Kalau kamu sedih, hidupmu sulit, jangan menyerah. Kamu harus ingat aku, bahwa hidupku jauh lebih tidak mudah, kamu tau itu, tapi aku bisa menjalaninya. Kamu pun begitu, kamu kuat, dan akan selalu begitu”.
“Hidup itu seperti main bowling. Kalau kamu lempar bola dengan kuat dan tepat, akan mengenai semua pin, strike! Hidup juga begitu, kalau kamu menjalaninya dengan penuh semangat, bukan hanya satu tapi semua cita-citamu akan tercapai. Ingat itu”.
Pesan itu, adalah penyemangat hidupku. Akan selalu dan terus menyala dihatiku, seperti semangatmu.
Terima kasih. Aku menyayangimu.
cute.
White Hot for the People’s Choice Awards 2014
The red carpet was drenched in white as celebrities from Jennifer Hudson to Jessica Alba to Adelaide Kane to Beth Behrs stunned in white gowns. While some of you are freezing in the Polar Vortex, Los Angeles is white hot for the People’s Choice Awards 2014.
So it got us thinking about what gorgeous white gowns are available in stores at the moment. Whether you are planning your wedding and are looking for a non-traditional wedding gown or you’ve got a fancy gala to attend soon, here are the Top 5 White Gowns Online Right Now.
1) Matthew Williamson crystal and faux pearl-embellished silk gown
2) Roland Mouret Breton matelasse gown
3) BCBG Evangelina fitted strapless high-low dress
4) Temperley London Laelia floral-applique silk crepe gown
5) Alice + Olivia Ecenia black and white ruched top gown
To see more lovely gowns without having to open up dozens of browser tabs, come by Wantering.com. Search for fashion across over 100 stores all in one place.
Photo Credit: Hollywoodlife.com
No way, I (can't) recognize you're not mine anymore
2NE1, It Hurts.
I'd rather to see millions of people who accept me for what I am, than to notice one person who doesn't.
Naily Riffa.
When I hear the words about someone who always make me smile, I'll remember him. About a year ago, I've met someone who has magic I think. Because, he could make people around him be happy. And sure, he always makes me laugh even I'm not in the mood to smile. Well, thank you for that moments. :)
Pelajaran Lain Dari Kehidupan (part 2)
Kami sedang duduk gelisah menunggu berangkatnya kembali kereta yang kami naiki pasca ditabrak sebuah mobil pick-up pengangkut gabah. Disela-sela kegaduhan beberapa orang yang sibuk membicarakan kebenaran kronologi insiden tabrakan, telinga saya terfokus pada suara lantang seorang perempuan (dugaan saya dia adalah seorang ibu muda) yang berasal dari balik bangku tempat saya duduk. Karena penasaran, saya pun melihat suasana dibalik bangku saya, dan benar ternyata suara itu berasal dari seorang ibu muda, yang duduk bersama suami dan dua anak perempuannya. Saya lebih tertarik mencermati perbincangan mereka daripada mendengarkan topik hangat tentang insiden tabrakan yang hampir dibicarakan seluruh penduduk gerbong kereta saat itu, karena beberapa kali mereka melontarkan kata-kata juga kalimat yang mengganggu pendengaran saya.
Anak : “Buk, ini masih lama ya?”
Ibu : “Kagak tau, semua juga kagak tau. Udah diem aja jangan banyak omong!”
Anak : (Dengan nada menggerutu), “Aduh padahal uda tinggal dikit, tau gini kita…..(bla bla bla)”
Ibu : (Dengan nada kesal), “Eh monyet! Ngomong mulu, diem kagak bisa ya?”
Untuk ukuran perempuan normal, jelas kalimat-kalimat semacam itu sangat mengejutkan telinga. Rasa penasaran membuat saya ingin ‘berhijrah’ ke tempat duduk lain agar saya bisa memastikan memang benar apa yang didengar oleh telinga saya. Dan saya pun memutuskan untuk duduk di bangku tepat di seberang bangku mereka. Kini saya tidak hanya bisa mendengar mereka, tetapi juga sekaligus dapat sedikit memuaskan mata saya untuk melihat tingkah mereka.
Diluar memang sangat gelap, hampir tidak ada yang terlihat, dan bisa jadi kita semua tidak tahu kita mungkin sedang terdampar di wilayah antah-berantah (hehehe), hanya pemandangan dalam gerbong-lah yang bisa kita nikmati saat itu. Tidak lama kemudian, si anak menaiki paha ibunya untuk bisa meraih jendela kereta, mungkin berharap dapat melihat sesuatu dari luar sana sembari berkata:
Anak : “Kita dimana sih buk? Kok gak kliatan apa-apa ya?”
Seraya kaget karena tiba-tiba si anak menaiki pahanya, sang ibu pun tak memperdulikan pertanyaan anaknya, dan bergegas menurunkan si anak dengan kasar dan berkata:
Ibu : “Ah Sisi (nama samaran), kagak tau apa paha ibu sakit! Dasar tolol!”
Astaga. Kata-kata yang sungguh tidak pantas dikeluarkan. Saya ikut geram mendengarnya. Telinga saya semakin memanas. Bisa jadi telinga ini akan segera mengalami sudden deafness karena trauma akustik akibat terpapar kata-kata semacam itu. Tak berselang lama, kereta pun (akhirnya) mulai berjalan.
Anak : “Lho ini keretanya sudah jalan, mau nyampek ya brarti ini buk?”
Ibu : “Sasa (nama samaran juga) banyak omong lu ah, berisik tau! Udah diem sini.”
---
Sesaat setelah mendengar obrolan mereka, saya menjadi sangat ingin tahu seperti apa kehidupan mereka sehari-hari, suasana kekeluargaan yang bagaimana yang mereka jalin, di lingkungan seperti apa mereka tinggal. Bukan untuk intimidasi, tapi saya ingin tahu alasan apa yang mendasari keluarnya kata-kata semacam itu dari seorang perempuan (dimuka umum pula), terlebih dari mulut seorang ibu (yang ironisnya ditujukan kepada anaknya).
Entah berasal dari mana, suku apa, dengan bahasa kebiasaan seperti apa, yang jelas sejak anak-anak kita sudah diajarkan untuk menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Dan sebagai seorang perempuan, terlebih seorang ibu, alangkah baiknya jika menggunakan bahasa yang baik dan dengan cara yang santun ketika menuturkan kata atau kalimat kepada anak-anaknya entah dalam kondisi marah, lelah, sedih, sakit, atau kondisi apapun, bahkan saya rasa wajib hukumnya. Karena anak, apalagi jika masih dalam usia balita atau masa anak-anak, mereka akan cenderung mengadaptasi dan meniru apa yang diajarkan dan dicerminkan oleh orangtuanya. Itulah sebabnya mengapa orangtua (terlebih seorang ibu) harus berpendidikan dan berwawasan, atau setidaknya memiliki nasab yang baik. Mengapa nasab? Karena dari orangtua yang baik maka akan terdidik anak-anak yang baik, dan jelas akan menurunkan mendidik anaknya kelak dengan baik pula.
Naily Riffa, 26 Desember 2013.
Fashion Bloggers, Want To Be A Wantering Trendsetter? Submissions: http://trendsetters.wantering.com
I couldn't stand how I love this song. It's really touched. For someone who got away, in another life, I wish we could be "us" against the world, and keep all our promises, so I don't have to say you were the one that got away.
Touched moment.
From the OUP Archives: Paper at Wolvercote. Designated for the New English Bible. The NEB was a huge project for the Press. The New Testament was published first, in 1961. From Volume 3 of The History of the Oxford University Press.
paper machine versi Oxford. :D
As we both know, it isn't over yet, but we deserved for better life. The past is behind, learn from that, and let's live for today and prepare for the future.
Naily Riffa
From imgfave.com
From imgfave.com
Lucu. Kayak si embul.
I wish I could let my doubts go as soon as possible.
Naily Riffa