Tetaplah seperti ini~~
art blog(derogatory)
noise dept.
The Stonewall Inn
I'd rather be in outer space šø
Lint Roller? I Barely Know Her
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

ellievsbear
No title available
Aqua Utopiaļ½ęµ·ć®åŗć§čØę¶ćē“”ć
Today's Document
Fai_Ryy
𩵠avery cochrane š©µ
The Bright Sessions

tannertan36
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Color Me Curious
Cosmic Funnies

bliss lane

Discoholic šŖ©

Jimmy Eat World
seen from United States
seen from United States
seen from Belarus
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United Kingdom
seen from Panama
seen from United States

seen from Mongolia
seen from United States
seen from Chile
seen from Pakistan
seen from United States
seen from South Africa

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Switzerland
seen from Italy

seen from Malaysia
@niskandar-blog1
Tetaplah seperti ini~~
Dewasa itu tidak mengenal usia.
nisa
Your goals are the road maps that guide you and show you what is possible for your life - Les Brown
I walk past as if Iām indifferent. Actually enduring through.Ā How many times do I have to tell myself?Ā Iām sick of lonely nights.
taeyeon - lonely night
you're my life and my safe harbourā¤
27 Januari 2017 Halo, temanku yang semakin dewasa dan sibuk dari biasanya. Gak kerasa sekarang kita udah nginjek kepala dua, kalau kemaren buntutnya nol sekarang tambah satu. Kalau kemaren kita bisanya ketawa-ketawa konyol di kelas, nonton anime nebeng wifi sekolah, ngegosipin orang atau ngebully temen-temen cowok yang mungkin sekarang udah enek sama kelakuan kita. Sekarang udah beda, udah jalan masing-masing buat masa depan. Ada yang makin jauh, ada yang mulai jauh, ada yang masih gitu-gitu aja. Sedih nggak sih? tapi, mungkin makin dewasa kita harus siap ye? Manusia emang berubah. Ngomong apaan sih ļ hehehe. Gimana rasanya nginjek umur 21 tahun? Pasti pas baca ini sambil ngedumel judes langsung jawab, āya biasa aja kaya yang lalu-lalu, apaan sih si nisa.ā Wkwkwk, abisnya bingung kalau ngasih surprise dudung mah gagal mulu, hih!! Tapi sebelum baca ucapan yang panjang lebar ini, maklumin aja orangnya gak bisa ngalus jadi ya cuma ucapan-ucapan biasa. Selamat ulang tahun! Semoga cepet nemu cowok yang cocok terus sayang sama dudung, yang bisa tahan sama kejudesan dudung yang bisa bikin dudung jinak hhh. Semoga banyak rezeki. Semoga selalu dilindungin Allah. Semoga sehat selalu, jangan makan sembarangan kalau bisa liat tanggal kadaluarsanya dulu jangan ngasal! Wkwkwk pokoknya harus makan makanan sehat biar gak kurus banget kaya penggaris butterfly biar bohayy. Semoga bisa jadi apa yang dudung pengen. Semoga dijauhin dari orang-orang jahat yang dengki. Semoga makin feminim. Semoga obsesi sama punggungnya bisa dikurangin dikit, gak bagus buat kesehatan wkwkwk. Semoga kuliahnya dilancarin biar cepet wisuda terus kerja yang bagus!! Semoga nggak bosen sama nisa yang kadang sebagai temen nggak peka, ngeselin, nggak bisa muncul setiap saat, nggak bisa inisiatif duluan, kalau ada apa-apa chat aja pasti diladenin kok jangan sungkan. Udah temenan berapa lama sih? jangan dipendem sendiri terus diungkapin lewat tulisan tumblr, kadang bagi-bagi beban hidup sama temen juga perlu loh. Kadang ngerasa kita temenan lama tapi masih banyak yang nisa nggak tahu tentang dudung haha. Always listening, always understanding kok qaqa aku orangnya /halah/. Makin tua makin banyak juga ketemu orang nyebelin yang licik, harus bisa redam emosi, harus bisa sabar harus bisa lindungin diri. Gak boleh terlalu baik juga sama orang ntar dimanfaatin. Kalau jenuh, kesel, sebel, cerita! Hehehe. Pokoknya wish you all the best. Semoga kita bisa jadi temen sampe tua. Ini ucapan apaan sih -_- yaudahlah ya, baca aja jangan banyak protes. Ily. (Nisa A.)
"In every change, in every falling leaf there is some pain, some beauty. And that's the way new leaves grow." - Amit Ray
Terkadang seseorang yang memilih menyendiri itu bukan tidak mempercayai orang lain. Bukan juga menyedihkan. Bukan juga perlu dikasihani. Terkadang seseorang yang memilih menyendiri itu hanya sudah muak berdiri di antara kerumunan manusia bertopeng.
Apakah harapan itu akan menjadi kenyataan? Apakah bahagia itu milik semua orang?
nisaa
Karena tidak selamanya kita bisa bersembunyi di zona nyaman yang telah kita buat sendiri
nisaa
Daun dan Batang
Daun dan batang pernah berjanji untuk setia satu sama lain. Tidak akan pernah meninggalkan disaat tersakiti dan berbagi kebahagiaan setiap hari.
Mereka selalu berdua. Tidak peduli jika hujan akan membasahi. Tidak peduli jika dinginnya angin akan menggerogoti. Bahkan, sekalipun sang matahari menyombongkan keperkasaannya dan rasa hangat yang dimilikinya, daun dan batang tetap saling berpegangan erat berbagi senyum senang.
Namun, kehidupan selalu berputar. Tidak pernah berhenti disatu titik. Tidak pernah sama dari waktu ke waktu. Semua berubah. Tidak terkecuali daun dan batang yang semakin lama semakin menjauh.
Suatu hari, batang yang bosan bertanya kepada daun yang mulai layu.
āApakah kau akan selamanya bersamaku?ā
Daun menatapnya terkejut, ātentu saja, bukankah kita sudah berjanji?ā
Batang yang mulai ditumbuhi bunga-bunga kecil diam, ākau sudah tua.ā
āLantas kenapa?ā
āAku bosan, kau tidak secantik seperti yang aku kira.ā
Daun yang mulai berubah menjadi kecoklatan patah hati, sejak itu ia tidak mau berbicara dengan batang lagi yang kini asyik bermain dengan teman barunya.
Namanya parasit.
Dia cantik, tampilannya mungil dan segar.
Hari itu janji daun dan batang dilupakan, janji hanya sekedar kata-kata manis diawal.
Daun membusuk sendirian, dia kehilangan harapan di hari-harinya yang semakin menyedihkan bersama angin yang selalu menyapanya ketika lewat dia memutuskan untuk berpisah. Terbang dan mati sendirian.
Batang yang menyadari kepergian daun hanya bisa menatapnya dari kejauhan.
āKau mempercayaikukan?ā Tanya parasit.
Batang tersenyum samar, ātentu saja. Kenapa?ā
āKadang cinta itu butuh pengorbanan bukan?ā
āYa?ā
Batang tidak mengerti pertanyaan itu, yang ia tahu hanya parasit yang semakin cantik dan tenaganya yang semakin lemah. Ia tidak mau kehilangan si cantik, oleh karena itu batang selalu pura-pura tampil tegar.
Dia melupakan si daun yang telah hilang bersama tanah.
Semakin hari ia semakin gersang, tumbuh kurus dan kehilangan tenaga. āKau baik-baik saja?ā
āYa.ā
āAku lelah.ā
āTentu saja, selama inikan tenagamu aku serap. Kau tidak menyadarinya ya?ā
Betapa terkejutnya batang. Iapun menyesal. Andai saja ia tidak tertipu dengan tampang manis parasit mungkin ia masih bahagia bersama daun yang senantiasa berfotosintesis untuknya.
Ia menyesal.
Menyadari dua hal⦠tampang itu bukan segalanya dan yang namanya kepercayaan itu mahal harganya, sekali dikecewakan tidak akan ada lagi rasa percaya itu. Sehingga, jika kita diberi kepercayaan oleh orang lain kita harus memegangnya erat-erat.
Cinta itu Apa?
Orang bilang cinta itu memabukkan. Tidak dapat dijabarkan. Hanya terasa bergolak dan menggetarkan di dalam dada. Orang bilang cinta itu buta. Tidak dapat melihat semua hal dengan jelas. Hanya ada dia...dia... dan dia lagi. Walaupun berada di kerumunan orang banyak, hanya satu orang yang dapat terlihat. Benarkah seperti itu? Tapi... Kenapa yang aku lihat cinta itu malah menciptakan tangisan? Kenapa yang aku lihat cinta itu malah menyakitkan? Membuat manusia menatap langit-langit kamarnya yang kosong dengan tatapan menyedihkan. Kehilangan harap. Dan putus asa. Sebenarnya cinta itu apa? Perasaan yang membuat senang atau malah perasaan yang membuat kita saling menyakiti dan berakhir dengan luka?
Pada Akhirnya
Pada akhirnya manusia hanya akan memikirkan dirinya sendiri. Tidak peduli jika keegoisannya akan menusukkan pisau belati pada punggung orang-orang yang lemah. Tidak peduli jika ketamakannya akan memakan teman-teman dekat yang senantiasa menemaninya.
Pada akhirnya manusia akan saling menjatuhkan. Menyikut. Mendorong. Menghempaskan orang-orang di sekitarnya ke dalam jurang terdalam.
Pada akhirnya manusia akan memikirkan kebahagiannya sendiri tanpa peduli apa yang dirasakan oleh orang lain.
Mengapa seperti itu?!
Apakah mereka tidak ingat?
Pada akhirnya manusia akan kembali ke tanah dan habis dimakan oleh cacing.
02/11/2016
Dewasa
Gue heran. Makin gede bukannya makin dewasa kenapa malah ketemu orang-orang gila? Bukan sakit jiwa. Tapi gila. Gila tahta. Gila harta. Gila. Gila. Gila. Gila lainnya yang gue gak ngerti buat apa. Kawan bisa jadi lawan. Lawan bisa jadi kawan. Dulu gue gak pernah percaya kata-kata itu. Sampai umur gue nginjek kepala dua. Gue sadar. Hidup jadi orang dewasa itu bukan hal yang gampang.
Manusia itu giliran ngatur mulutnya hebat banget, tapi giliran diatur telinganya mendadak hilang.
Bisakah angin menyampaikan sebuah rindu?