tulisan ini aku buat setelah sekian lama aku berhenti menulis, rasanya kemampuanku untuk menulispun sudah menurun dan tidak lagi seperti dulu. Dari beberapa tulisan yang sudah aku post sebelumnya, sepertinya aku akan kembali kesini disaat hatiku sedang tidak baik (sebagian besar sih,wkwkw~).
Setelah beberapa kejadian yang lalu, aku merasa hatiku tidak lagi sehangat dulu. Aku merasa diriku memberikan perasaan yang hambar dan hampa, aku tidak benar-benar bisa melupakannya, dan jika ditanyapun aku sepertinya belum benar-benar memberikan maaf. Namun, aku sebenarnya ingin benar-benar melupakaanya dan menganggap semua tidak pernah terjadi. aku ingin menjadi manusia yang menyayangi dan memberikan cinta yang tulus tanpa pamrih dan tanpa mengharapkan ia mencintaiku sebesar aku mencintainya, ternyata itu hal yang sulit ya...., mungkin hanya manusia dengan tingkat keimanan yang sangat baik yang mampu menjalankannya. Syukurnya, aku mendapatkan pelajaran atas kejadian itu, aku tidak boleh mengharap apapun pada manusia, dan aku harus mencintainya dengan biasa saja, tidak perlu ugal-ugalan, aku hanya perlu mencintainya karena Allah, itu cukup.
Dahulu kupikir dengan pengalamannya yang ia selalu merasa tersakiti dan disakiti itu, dia tidak akan pernah melakukan hal yang menyakitkan padaku. Sampai aku bertanya, memangnya aku pantas untuk dibegitukan? memangnya kamu berhak melakukan hal itu padaku? Apa kesalahan yang aku perbuat sampai kamu melakukan hal yang menyakitkan itu? Aku tidak menemukan jawabannya, aku hanya tertawa dibayang-bayang semua pertanyaan yang berputar-putar dikepalaku itu....
Sampai saat ini pun...., tak ada jawaban pasti darinya.
Dan saat ini pun aku sudah di posisi, aku lebih siap dengan hal seperti itu dimasa depan, tapi do'aku hal itu tidak akan pernah lagi terjadi :)












