SEDIKIT KALIMAT DARI GUE UNTUK ORANG TERSAYANG
Hallo salam sekut semuanya,
Balik lagi dengan gue yang udah lama gak nulis di blog, mungkin karena lagi asik dengan YouTube yang bisa bercerita secara audio dan visual. Haha maafkan, yak! Nah, itu maaf yang pertama, masih ada beberapa maaf lagi berikutnya, tapi sebelum itu, izinkan gue bercerita sedikit tentang apa yang terjadi di media sosial gue, khususnya Twitter.
Minggu lalu gue berkunjung ke salah satu kampus karena ada kerjaan, di sana gue Insta Story kalo gue sedang berada di kantin kampus tersebut, banyak DM yang masuk menanyakan "Bang, ketemu orang yang berinisial HA, gak?", banyaknya orang yang menanyakan itu membuat gue Googling, yang ternyata HA sedang ramai dibicarakan soal video pribadi yang disebar oleh pelaku yang tidak bertanggung jawab. Gue tekankan di sini, gue sama sekali gak ngejudge orang yang membuat video tersebut, bahkan gak ngejudge siapapun, tapi masalah timbul ketika gue ngetwit "Berkunjung ke kampus bla bla dan gak ketemu HA", ya memang gak ketemu, kan udah lulus. Di sini gue salah, point salah yang gue terima adalah, gue menyebutkan jelas nama kampus dan nama orang, dimana itu sudah sangat salah. Kemudian gue melanjutkan pekerjaan dan sorenya gue buka Twitter lagi dan rame, di situ gue langsung meminta maaf karena twit yang gue tulis, tanpa ada pembelaan, karena memang gue yang salah dan twitpun gue hapus beberapa jam kemudian. Kenapa hapusnya beberapa jam kemudian? Karen biar orang tau kesalahan yang gue buat.
Setelah permintaan maaf, kecaman dan makian tak kunjung berhenti dari orang-orang yang jarinya buas. Ada yang ngatain pake nama-nama binatang, bawa-bawa keluarga, bahkan teriak bunuh dan bakar. Gue berfikir, sebegitunya kah? Awalnya gue diemin, tapi suatu ketika pas gue buka tab mention, makin banyak yang seperti itu, memaki dengan merendahkan Ibu gue. Lalu jari ini terpelatuk ngetwit, twit pertama gue bertanya, "Kalau gue bahas sextape P*ris Hil*on dan K*m Kardash*** apakah gue akan diserang juga? Lalu twit berikutnya lebih parah, gue bilang "Tau gak siapa yang lebih galak dari Kim Jong Un? Yaitu feminist kurang ngew* yang lagi dapet"
Di sini gue salah, karena menyebut feminist seperti itu, menyamakan yang menyerang gue dengan sebutan tadi, harusnya gue diam saja dan membiarkan orang-orang ini ngebacot seenaknya ya karena mereka punya hak untuk itu. Gue salah karena telah menyinggung teman-teman gue dan orang lain.
Sekali lagi tanpa ada pembelaan, gue meminta maaf buat orang-orang baik yang tersinggung atas twit gue, meminta maaf kepada temen-temen gue yang mengecap "kok, Gofar jadi cetek gini?" dan meminta maaf kepada pak Kim Jong Un karena bawa-bawa namanya. Ini murni salah gue, gak perlu bawa-bawa pekerjaan dan orang terdekat gue.
Gue mendapatkan banyak pelajaran di era judgmental ini, yang pertama harus berhati-hati dalam ngetwit, yang berikutnya kalo marah jangan pegang henpon.
Akhir kata, i love you guys!
Muach!
Gofar Hilman











