Base Jam. Saat Terapuh.
#30HariPersonalSoundtrack #Day10 Kubutuh dirimu berbagi bebanku, temani diriku lalui saat ini. Katakan padaku semua kan berlalu, dekaplah diriku saat ini kurapuh. Ahhh...lama rasanya ga denger lagu ini dimainkan Base Jam. Lagu ini jadi andalan di tahun 2002. Biasalah, lagu-lagu di 10 tahun yang lalu ga jauh-jauh dari aku dan mas angga. Angga Widjaja, yes he was the one in my past. He wasn't my boyfriend. He was my hero. I thought I felt in love with him. Puppy love maybe. I was so young when I actually had crushed with his voice. Yes, he was an announcer. We were close. Dia selalu ada di saat saya butuh dia. Masalah saya waktu itu ga jauh-jauh dari sekolah. Dan dia selalu setia mendengarkan, dan tak jarang selalu memberi solusi berupa kata-kata penguatan. We got closer each time we had deep conversation. Hahaha. Sayangnya saya cuma dianggap anak-anak olehnya. Umur kami berbeda 8 tahun. Dia hampir menyelesaikan S1 Teknik Planologinya dan saya baru saja masuk SMA. Ah..memang kalau beda 8 tahun bisa jadi masalah ya? Sampai hari itu tiba, dia lulus dan kemudian memutuskan bekerja di Batam. Setahu saya sekarang dia masih di sana dan belum menikah. Kami sempat bertegur sapa beberapa tahun setelah kepergiannya, tapi sekarang kami bagai orang asing. Sedih awalnya, tapi ya sudahlah cerita tentang dia biarlah menjadi cerita cinta monyet masa remaja. Buat saya, ketika mengingat dia menjadi bagian hidup saya di masa lalu adalah suatu berkat. Dia banyak mengajarkan saya tentang kehidupan. Maklum, dia jauh lebih dewasa daripada saya yang masih cengeng saat itu. Oh ya, kami dekat karena banyak lagu favorit kami yang sama. Kami bahkan punya lagu kebangsaan bersama, Superman Five For Fighting dan Bizzare Love Triangle Frente. Setiap dia memutar lagu itu, tak lupa diselipkan kata-kata, 'lagu ini special buat fafa ya'. What a cute announcer!. Ah, masa muda saya begitu bahagia. Biarlah saya memiliki kenangannya saja saat ini. Biarlah pertanyaan mengapa itu tak pernah terjawab. Pernah mengenal pria hebat seperti dia saja sudah menjadi anugerah tak terkira. Angga Widjaja. Terima kasih. Terima kasih. Terima kasih. Hanya untuk saat ini, temani aku di sini. Hanya untuk malam ini, esok ku kan tegar kembali~ -untuk penyiar all night music imelda fm, teman masa lalu yang menyenangkan, teman berbagi malam :)) ditulis untuk Jumat 10 agustus.
















