"Atas segala kemudahan, jangan pernah menggampangkan"
-ntms
Misplaced Lens Cap
Xuebing Du
taylor price

Kiana Khansmith

Product Placement
Jules of Nature
Fai_Ryy
art blog(derogatory)
todays bird

Love Begins

Janaina Medeiros
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
sheepfilms
DEAR READER
Sweet Seals For You, Always
One Nice Bug Per Day
wallacepolsom
Claire Keane
Noah Kahan

tannertan36
seen from United States
seen from Italy

seen from United States

seen from Malaysia
seen from United Kingdom
seen from Saudi Arabia

seen from Brazil
seen from Germany
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Italy
seen from United States
seen from Panama

seen from Panama
seen from Panama
seen from Panama

seen from United States

seen from Germany
seen from United States
@pratizaa
"Atas segala kemudahan, jangan pernah menggampangkan"
-ntms
Orang baik, belum tentu tepat. Tapi orang yang tepat, insya Allah adalah yang terbaik untuk kita. ❤️
Lihatlah. Betapa Allah menjawab dengan begitu santun..
Pasti akan ada.
sudah ada.
InsyaAllah
Jawaban dari doa-doa.
Rencana Allah selalu indah.
Tidak ada binar.
Bahkan jikapun aku sanggup menatapmu,
Hanya nanar.
.
19.01
Klo Allah belum kasi kesempatan berkembang biak,
Mungkin karena ngasihnya kesempatan berkembang baik.
-entah pernah dengar dimana
Telinga.
Ada beberapa macam telinga di dunia ini.
Yang terbaik adalah pendengar setia.
Sambil menyusuri desa,
Dengan kelakar dan canda tawa
Menghabiskan senja.
Terima kasih sudah mendengarkan kisah yang sudah biasa
Telinga terbaik, adalah pendengar setia.
Mrs, 27 Juli 2020
Kita menua,
Menuai tanda tanya.
Memanen rasa hampa.
Dan bertanya hidup untuk apa.
Menanti jawaban dengan rasa putus asa.
.
Harapan kemarin nyatanya hanya bualan.
Pergi tanpa memberi pilihan apalagi kepastian.
Lupa bahwa main-main bukan bentuk perjuangan.
Disanding dengan dalih bahwa ini kehendak Tuhan.
Apalagi yang bisa kuberi selain doa dan senyuman?
.
Kita, dan nilai-nilai yang kita abai.
Yang sudah cerai berai.
Usai.
Biar.
.
21.46,
Mrs, Juli 2020
Dulu, hati menamainya harapan
Kemudian berlalu, perlahan mendikte pikiran
Bahwa ragu, nyatanya bukan bualan
Menyisakan aku, berkawan kesepian
Amarah
Meluap
Kecewa
Terungkap
Bahagia
Menguap
Jiwa
Terperangkap
Meski hati mati, beku membatu
Batin perih, terpaku sungguh pilu
Raga ringkih, rapuh bak lapuk kayu
Tapi waktu membisiki,
Rajin rajin berkata pada diri
Bahwa kita masih menghuni bumi
Bukan untuk sekadar mati karena patah hati.
Untuk benar-benar memaafkan adalah bentuk kedamaian Untuk pelan-pelan melupakan
Juga sebuah bentuk perjuangan -
Jarak dan waktu yang membentang seringkali membuat lupa bahwa kesibukan harusnya tak boleh menang melawan kepedulian
Nad
Menghapus Senin
Kulihat ada beruang besar berwarna merah jambu,
Berjalan ke arahmu
Seolah ingin menerkam kedua matamu.
Tapi kamu diam membisu.
Tak bergerak seperti paku yang tertancap di kayu.
.
Dari jauh, aku menghampirimu, aku ingin menolongmu, sesegera yang kubisa
Aku minta pada seorang kurcaci untuk menaiki helikopternya
Sayang, benda itu tak kuat menopang tubuh kami berdua
kemudian kami jatuh terjerembab ke dalam sebuah danau
jauh sebelum aku sempat menggapaimu.
.
Aku berteriak sangat keras hingga kurasa putus pita suaraku,
menyuruhmu agar menghindari si beruang merah jambu.
Tapi sia-sia, kamu tetap membisu.
Kamu tetap tenang ketika beruang itu membelah diri, tak lagi satu, namun mungkin seribu.
Namun bertambah kecil ukurannya, mungkin hanya tinggal sebesar peluru.
.
Kuliat kamu dikerumuni bintik-bintik merah jambu.
Memenuhi tubuhmu.
Menuju matamu.
.
Aku mulai kesal pada diriku sendiri.
Merasa tak mampu menolongmu dari seribu peluru bergigi
predator merah jambu yang banyak itu membuatku frustasi.
tak maukah kamu menolong dirimu sendiri?
tak kau lihatkah ada aku di sini?
.
Tidak!
Teriakku.
.
Namun ketika aku nyaris menggapaimu,
bintik-bintik merah jambu itu malah berbalik arah menujuku.
Menjauhimu
Mendekatiku
Memenuhi tubuhku
Menuju mataku
.
Sekelebat ketenangan tak lagi terlihat di sekelilingmu.
Kulihat kamu panik berusaha menggapaiku,
Apa kamu ingin menolongku?
.
Tapi sebelum itu terjadi,
.
Alarm pagiku berbunyi,
.
Aku terbangun.
.
Menyadari beruang merah jambu, kurcaci, helikopter, danau bahkan kamu
Hanyalah sebuah bunga dalam tidurku.
.
Ini hari Senin.
Kala sekujur tubuhku dingin
Kala seluruh udara kurasa menjelma menjadi angin
Kala terpejam begitu menguasai ingin
Dan sadar betapa aku tidak suka perasaan bermain-main
.
sedangkan kenangan kemarin?
berubah bentuk menjadi hal yang lain
seperti kepura-puraan yang tersapu angin...
.
pagi ini terasa dingin
Jadi, apa boleh aku menghapus Senin?
.
Jogja, 31 Juli 2017.
Langkah kecil menjejaki genangan Di tempat tumpah ruahnya seribu kenangan
Tak tentu arah Tertunduk pilu, Lesu, sendu.
Matahari terik membakar Sinar terangnya bahan baku bayangan.
Semakin terang ia, Semakin hitam, kelam, suram kurasa Kuingin segera malam.
Kala masa depan Terlihat seperti memar
Terhantam, Menjadi luka di bagian dalam Menyisakan lebam
Pudar. Memudar. Samar. Semakin samar.
Kemudian menghilang.
Kau sebut itu sembuh? Kusebut ini luka.
Langkah langkah kecil semakin tertatih.
Lalu aku terjatuh
Dalam ekspektasi yang menggerogoti hati hingga sendi sendi
Aku terjatuh dalam genangan
Lucu sekali.
Melihat bayangan diri sendiri Dalam pantulan tak beraturan
Genangan beriak Kenangan berteriak
Aku terjatuh Aku merasa lumpuh
Tak paham bagaimana bangkit lagi Aku mati rasa hingga ke nadi.
. 2 sept 17
Bukan tentang seberapa penting urusan pribadi, melainkan seberapa besar ego yang kita pelihara ini
Terinsipirasi dari para pengemudi yang bikin istighfar berkali kali
Siapa yang marah dia yang kalah, terlepas dari siapa yang benar atau bersalah
Ntms, klo ada masalah
Jika ada satu nama yang menurut kita adalah orang layak untuk diperjuangkan. Maka, perjuangkanlah !!
Jika dia menurut kita baik dari segi agama, akhlak dan manhajnya. Dan dia layak untuk diperjuangkan. Maka, perjuangkanlah !!
Jika jalan yang kita lalui begitu berkelok untuk mendapatkannya. Namun dia layak untuk diperjuangkan. Maka, perjuangkanlah !!
Selama yang kita hadapi adalah ciptaan-Nya. Dan Allah menggenggam segala ketentuan takdir. Dan dia layak untuk diperjuangkan. Maka, perjuangkanlah !!
Disinilah kita akan belajar tentang banyak hal. Bahwasannya memperjuangkan seseorang yang menurut kita layak untuk diperjuangkan adalah salah satu bentuk penyerahan total kita kepada Allah. Kita memperjuangkannya melalui cara-cara yang Allah kehendaki. Tentu, harapan pertama adalah harapan yang sepenuhnya bergantung kepada-Nya.
Diakhir perjuangan kita. Kelak, Allah akan memberikan jawabannya. Kita mendapatkan apa yang kita perjuangkan, atau jika tidak maka kita akan mendapatkan ganti yang lebih baik dari apa yang kita perjuangkan sebelumnya.
Apa-apa yang dilakukan karena Allah. Maka akan berakhir baik. Apa-apa yang menjadi kehendak Allah. Maka adalah kehendak yang baik. Sebab Allah Maha Baik. Baik sekali. Kita akan dibuat berkali-kali bersyukur pada hal-hal diluar rencana kita.
Jika dia layak untuk diperjuangkan. Maka, perjuangkanlah !! Selamat berjuang !!
- Ibn Syams
Sudah januari. Masih januari.
Saat kesabaran mesti ditumbuhsuburkan lagi.
:)
Sudah Januari. Masih Januari. Lagi
Di setiap arah
Kulihat ranting patah
Gugur parah
Hancur bagai serasah
Di setiap arah
Kulihat darah
Seluruh merah
Menantang marah
Di setiap arah
Kulihat busur panah
Lihai berkilah
Membidik yang salah
Di setiap arah Kulihat tanah
Dengan serakah
Berlomba-lomba dijajah
Tidak ada kalah
Tiada yang mengalah
Dunia semakin parah
Bumi semakin gerah
Aku berselimut lelah
Lalu kupejamkan saja mata
Ku berdoa
Hingga akhirnya kutemukan indah
Kala kutau sebenar-benarnya ilah
Bahagia tak kemana-kemana
Hanya di hati manusia yang mengingat Lillah
* Jogja, 1 Agustus 2017 @pratizaa