Setiap tahun merayakan natal, dan tahun ini, mama melontarkan pertanyaan yang jawabannya baru aja kurenungkan semalam. Apa yang kita peringati saat natal? Semalam, ketemu post luar biasa, isinya “AND THAT. OF COURSE, IS THE MESSAGE OF CHRISTMAS. WE ARE NEVER ALONE. NOT WHEN THE NIGHT IS DARKEST, THE WIND COLDEST. THE WORLD SEEMINGLY MOST INDIFFERENT…” Dalam segala perkara, setiap waktu, kita tidak pernah sendiri. Dulu ada pajangan di rumah, tentang seorang yang akan mati, dan melihat jalan hidupnya di sepanjang pantai, dimana ada dua pasang tapak kaki. Dan di saat tersulitnya malah cuma 1. And when he asked, God answer, pada masa tersulitnya, Tuhan gendong dia. Kelahiran Kristus jadi pengingat, bahkan ketika kita tidak tahu, bahwa setelah kematian kita mau kemana, kita tidak peduli, Bapa tahu, dan peduli, dan selesaikan buat kita. Apalagi untuk perkara-perkara yang memang sudah kita doakan. Segalanya, mungkin sekarang, mungkin nanti, apapun itu, percaya Tuhan sediakan yang terbaik. Bukan karena kita berbuat baik, tapi karena Tuhan tidak dapat menyangkal dirinya, yang adalah kasih. Semoga damai natal, dirasakan di hati, pikiran, dan perbuatan, dan semoga semua makhluk berbahagia. Selamat natal dari kami, yang dengan segala kekurangan, terus minta pengajaran Tuhan untuk bersyukur, bersabar, dan jadi berkat. Tuhan memberkati 🥳🥳 https://www.instagram.com/p/CX7jaazLsZD/?utm_medium=tumblr















