Rachmat Gobel, Harapan Untuk Kadin Bersatu Perhelatan Musyawarah Nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin Indonesia) untuk memilih Ketua Umum yang baru tinggal hitungan hari, setelah penutupan pendaftaran bakal calon Ketua Umum yang berlangsung pukul 14.00 WIB hari ini (16 November 2015), maka jelaslah sudah siapa saja yang akan berkompetisi untuk memperebutkan kursi paling bergengsi dalam dunia industri dan perdagangan Nasional di Indonesia. Kedua kandidat itu adalah Rachmat Gobel, pemilik usaha Gobel group yang sempat menjadi Menteri Perdagangan RI di Kabinet Kerja Jokowi-JK, dan Rosan Perkasa Roeslani, pemilik perusahaan investasi bernama Recapital. Sebelumnya publik sempat mendengar nama Maxi Gunawan yang juga akan ikut berkompetisi, tetapi belakangan Maxi lebih memilih untuk bergabung bersama Rachmat Gobel karena memiliki kesamaan visi dan misi. Padahal jika Maxi tetap maju, peta konstelasi perebutan suara pasti akan semakin seru, sayangnya Maxi lebih memilih untuk mendukung Rachmat Gobel demi mewujudkan Kadin Indonesia yang bersatu. Seperti telah kita ketahui bersama bahwa saat ini Kadin Indonesia mengalami perpecahan, sehingga kini terdiri dari 2 versi, yang pertama adalah Kadin Indonesia pimpinan Suryo Bambang Sulisto yang menguasai Sekretariat di Gedung Menara Kadin Indonesia, dan Kadin Indonesia pimpinan Osman Sapta Odang yang walaupun tidak menempati Sekretariat tetapi juga merasa mendapat legitimasi dari Pemerintah dan dunia usaha. Untuk itulah maka Rachmat Gobel dengan didukung oleh Maxi Gunawan dan beberapa Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia menyatakan dirinya siap maju untuk menyatukan kembali Kadin Indonesia yang sempat terpecah bahkan perpecahannya memberikan implikasi negatif bagi Kadin Provinsi, dengan tagline-nya "Kadin Bersatu, Indonesia Kuat". Harapan Rachmat Gobel adalah agar pertikaian di Kadin Indonesia segera diakhiri, Rachmat juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menyatukan serpihan yang sempat terberai. "Dunia usaha sangat membutuhkan Kadin Indonesia yang bersatu, Kadin yang kuat, yang mampu menopang perekonomian negeri ini agar menjadi lebih maju" demikian jelasnya seraya mengakhiri perbincangannya dengan kami.
Loading...












