Jejak langkahku di P.Samosir :)
RINDU... Aku, dan pulau samosir punya kenangan yang manis. Setiap mengingatnya, selalu membuatku r.i.n.d.u..
Ingatanku melesat jauuuuuuhhhhh ke tahun 2013 silam. Saat itu adalah jejak langkah pertama-ku di pulau samosir. Perjalanan kali itu terasa berbeda bagiku, bagi gadis keturunan batak berusia 22 tahun yang tak pernah melihat dengan mata kepalanya sendiri, betapa indah kampung halamannya.
- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -
Banyak artikel yang kubaca sejak kecil tentang kampungku, pulau samosir. Banyak hal membuatku tertarik untuk kesana. Salah satunya karena pulau samosir adalah pulau ditengah danau toba. Danau yang begitu terkenal di seluruh penjuru Indonesia.
Kampungku (red:rumah opungku) berada di Parsaoran Urat. Untuk sampai ke Urat terdapat 2 cara. Lewat darat menggunakan mobil, kita dapat melewati jalan yang menyambungkan antara pulau samosir dan pulau sumatra (via Pangururan), Lewat danau menggunakan perahu, kita dapat melewati jalur penyeberangan Parapat - Urat.
Saat itu kami menggunakan perjalanan darat, dengan durasi perjalanan kira-kira 7 jam dari Bandar Udara Kualanamu.
GUBUK SEDERHANA YANG PENUH KENANGAN
Akhirnya, setelah 7 jam di mobil, kami sampai juga di Urat. Tepatnya di rumah opungku. Rumah yang penuh kenangan bagiku, terlebih lagi bagi mamaku. ;)
Hal yang paling kusuka dari rumah ini adalah letaknya yang sangat strategis dan pemandangan sekitar yang indah. Rumah ini terletak di jalan utama pulau samosir dan di dekat dermaga urat, membuat akses kesini tergolong mudah (dibanding daerah lain di pulau samosir). Di sekitar rumah terdapat sawah-sawah terbentang luas. Dan yang paling indah ada di belakang rumah, ayo tebak ada apa? YA, DANAU TOBA. :))
:: Panorama di sekitar rumah -> hamparan sawah
:: Panorama di belakang rumah -> hamparan air, alias danau toba :)
Masya Allah, sungguh indah ciptaanNYA. :)) Alhamdulillah bisa menyaksikannya dengan mata kepalaku sendiri.
Ehm, oke. Yuk dimulai lagi cerita jejak langkah lainnya di pulau samosir.
OBYEK WISATA PULAU SAMOSIR
Pertama, jejak langkah ini terukir di Hot Spring Pangururan. Uniknya, saat kita memasuki kawasan hot spring ini, kita akan melewati jalan bebatuan yang menanjak dan ketika kita sampai di atas, kita di suguhi panorama danau toba di kejauhan, dan ketika kita menengok ke sisi lain, terlihat bukit batu-batu berwarna putih yang sayang banget klo ga dijepret.
Kebetulan keluargaku memang sering berkunjung ke Hot Spring Sari Ater, Bandung. Jadi saat pulang kampung kita langsung ke wisata hot spring ini. Kami mengunjungi salah satu kolam keluarga. Biaya masuk wisata ini pun murah, aku lupa tepatnya berapa tapi seingetku under 50k/org.
Jejak langkah kedua, yaitu di Pantai Pasir Putih Parbaba. Terletak di Desa Hutabolon, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Disini kita akan dimanjain sama hamparan pasir putih kayak di Pangandaran, tapi bedanya ga ada ombak yang saling berkejaran. Airnya tenang, dan sepertinya rasanya tawar. (ya iya lah, kan ini air danau, bukan air laut. Hohoho )
Layaknya di laut pariwisata lainnya, disini terdapat arena permainan water sport. Pun layaknya danau-danau pariwisata lainnya, disini juga terdapat arena untuk naik perahu, atau naik bebek. Tapi dipantai ini kami ga naik permainan apapun, kami menikmati waktu sambil duduk-duduk dan ngobrol santai sambil melihat panorama danau toba. Menurut aku, danau toba itu yang selalu indah dipandang dari sisi manapun. Setuju?
:: Wahana perahu dan bebek ::
:: Papa dan mamaku, kesayanganku~
Lanjut ke tempat terakhir jejak langkah ini terukir, Desa Tomok. Desa tomok merupakan salah satu desa yang terletak di daerah Pulau Samosir, Kabupaten Samosir. Di Desa Tomok ini, terdapat beberapa tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
Ada sebuah boneka kayu memakai pakaian Adat Batak yang menyerupai manusia di Desa Tomok. Namanya Sigale-gale. Sigale-gale dapat menari (biasanya digerakkan dengan benang yang melekat di badannya) dan tentunya dia menari diiringi lagu-lagu Batak.
Dikawasan wisata sigale-gale ini juga terdapat dancing area, dan beberapa rumah adat batak.
:: Ini dia foto kami bersama Sigale-gale :)
Ahhhhh... Rasanya, tak kalah menarik wisata alam di pulau samosir ini dengan beragam wisata didaerah lain, ataupun wisata alam luar negri.
Buat pembaca yang suatu hari nanti berkunjung ke pulau samosir, jangan lupa kunjungi 3 tempat ini ya. :)
Jangan lupa juga aku titip salam r.i.n.d.u buat Pulau Samosir dan Danau Toba. ^^ Horas!
***Postingan pertama di 1minggu1cerita kupersembahkan untuk : Kampung halaman yang membuatku selalu R.I.N.D.U.
Semoga suatu hari nanti aku bisa mengukir jejak langkah lain yang tak kalah indahnya di kampung halamanku ini ^^ AAMIIN
#ceritaPutriDewi #1minggu1cerita #kampungHalamanku