Sulit. Tapi kita usahakan.

pixel skylines
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
styofa doing anything
RMH
todays bird
Monterey Bay Aquarium
$LAYYYTER

★
d e v o n
Keni

blake kathryn
Sweet Seals For You, Always
almost home

titsay
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ
No title available

roma★

No title available
ojovivo
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Mexico
seen from United States

seen from Mexico

seen from Switzerland
seen from United States
seen from United States
seen from India
seen from India
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Malaysia

seen from Bangladesh

seen from United States

seen from Canada
@putuputuputu
Sulit. Tapi kita usahakan.
Untuk berhasil menahan sepatah kata keluar, pun bereaksi—barang secuil—adalah sebuah kemenangan kecil yang selalu aku rayakan dalam senyum yang diam diam.
JAWABAN, KAMU DI MANA?
Kesakitan
"Aduh, Tuhan, sakit.. sakit.."
rintihku berulang sambil memukul dada
agar sesak tidak mendera,
lalu mereda.
—ketiba-tibaan memori mengingatnya.
It’s been a while.
evening sketch 27/09/18.
私は嘘ばかりの人生を送ってきたの。
他人にはもちろん、
自分にも嘘ついて。
どんな酷い目にあっても大丈夫、
私は大丈夫って、
自分に言い聞かせて来た。
全然大丈夫じゃなかったのに。
Life is Strange (2024)
「このままでいいと思うの。」
「仲直りしたいんだ。」
「正直に気持ちを言えばいい。仲直りしたいなら、ちゃんと相手にそう話すんだ。」
yang bikin senyum mengembang lebih lebar hari ini #14
pesan masuk dari satou-san.
I admire and want to imitate the way he looks at, say, a picture, and walks away. He shows me something and doesn't expect me to comment. He gives me time.
— Helen Garner, One Day I'll Remember This: Diaries 1987–1995 (Text Publishing Company, October 12, 2021)
I may not have been sure about what really did interest me, but I was absolutely sure about what didn't. Aku mungkin tidak yakin dengan apa yang betul-betul menarik bagiku, tapi aku amat, sangat yakin dengan apa yang tidak menarik bagiku.
--Albert Camus
MEMBACA ENTROK
Membaca Novel Entrok karya Okky Madasari bikin aku ingin menulis banyak-banyak.
Tentang perempuan.
Tentang paradigma yang menyertai kaumnya—kaum kami. Tentang apa yang ilok dan tidak ilok* pada laku dan tutur kami. Tentang budaya patriarki yang seringkali menjadi batasan bagi banyak kesempatan pada kaum perempuan.
Selamanya isu perempuan akan selalu mampu memantik semua ide ide dan keresahan yang selama ini tertulis dan tersembunyi dalam kolom draft tanpa pernah benar-benar di-publish. Bukan hanya karena tulisannya yang mentah, tidak benar-benar selesai, dan kemungkinan besar tidak layak tayang, tapi juga pemikiran akan dianggap sok pintar—bahkan ditertawakan karena terlihat pandir—, atau dilabeli si paling feminis bikin hatiku ciut. hahah! Penakut. Takut, kok, sama omongan orang. Takut, mah, sama Tuhan, Put!
Tapi selamanya aku akan selalu sedia menyemangati kaum perempuan untuk berdaya. Karena menjadi manusia mandiri—terlepas apapun gender-nya—sudah menjadi suatu kemestian.
——————————————————————————
*ilok = elok
Charles Bukowski, "hurry slowly," from Come On In!
And we don’t talk about Theaters*
kerja kayak orang gila, macam kebeli rumah berkolam renang aja!
-edisi kapan aku kaya raya?
the so called #ADayInMyLife
untuk jadi pengingat,
di jogja 22 jam, ngapain aja?
masuk hotel jam setengah 3 pagi, tidur kurang dari 3 jam. keluar hotel jam 8 pagi untuk survey tempat, masuk kembali hotel jam 8 malam. lanjut meeting sampai jam 11 malam. menumpang mandi di kamar teman sebelum pulang naik kereta jam 12 malam, untuk lanjut kerjaan di jakarta.
tapi aku seneng-seneng aja, tuh. hehe
alhamdulillah, puji tuhan.
muka beres meeting, beres mandi, siap menuju stasiun tugu.
19 agustus 2023, 1.07 pagi
ditulis di kereta turangga eks 3, 12D
Kalau bisa nggak ngerepotin,
jangan.
Yah?
Mary Oliver, "When Did It Happen?"
quote from Rosa, Rosa
[Text ID: How did my existence turn out so dull, so bland? /End ID.]