jangan lupa mencintai, setidaknya kepada dirimu sendiri.
- ❤

❣ Chile in a Photography ❣

Origami Around
YOU ARE THE REASON
$LAYYYTER

gracie abrams
Keni
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH
🩵 avery cochrane 🩵

blake kathryn
Xuebing Du

bliss lane
Cosimo Galluzzi
macklin celebrini has autism
Misplaced Lens Cap
The Bowery Presents
occasionally subtle
Mike Driver

Discoholic 🪩
d e v o n
EXPECTATIONS

seen from Singapore

seen from Pakistan
seen from United States
seen from Brazil

seen from Germany

seen from Türkiye
seen from United States

seen from Thailand
seen from Türkiye

seen from United States

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Malaysia
seen from United States

seen from United Kingdom
seen from France

seen from Malaysia
seen from China
seen from United Kingdom
seen from Colombia
@rantingkering
jangan lupa mencintai, setidaknya kepada dirimu sendiri.
- ❤
mari pulang, menghangatkan segala hal yang mulai dingin dan hambar.
- lewat percakapan atau barangkali pelukan. ❤
barangkali kata-kata telah kehilangan makna, persis seperti kita yang telah kehilangan rasa.
Beberapa angan yang pernah menjadi ingin, berubah menjadi kenang yang tak pernah bisa digenggam.
- Tak terkecuali kamu.
katanya rindu, nyatanya semu.
- mamam la u....
kepada....
kepada hati, mau sampai kapan kau hidup dalam kepura-puraan? mau sampai kapan kau hidup dalam ketidakpedulian? dan mau sampai kapan kau hidup dalam kebohongan.
pura-pura tak mencintai, padahal cinta. pura-pura tak peduli, padahal setiap waktu berusaha mengetahui kabarnya.
kau selalu berpura-pura mampu, padahal sudah jelas kau tak mampu. selalu, seperti itu....
Beberapa angan yang pernah menjadi ingin, berubah menjadi kenang yang tak pernah bisa digenggam.
- Tak terkecuali kamu.
pada akhirnya aku memilih untuk menjadi yang tak terpilih.
- :)
barangkali kita adalah sepasang kemungkinan yang direncanakan semesta.
- itu juga masih barangkali ~
terima kasih, sebab kau sudah menumbuhkan harapan yang hampir mati.
"kalau selalu takut kapan mau dimulai? sakit itu seni. resiko mencintai ya sakit, ya kecewa, ya ditinggalkan." kata teman kepada saya.
rasanya, ragaku tiba-tiba hilang,sedang jiwaku menuntut pengembaraan untuk terus mencari hingga entah.
ego, selamat, kau menang hari ini.
pada kenyataannya kita masih melakukan perjudian, dan nasib adalah taruhannya.
Layaknya rintik hujan yang jatuh di saat terik matahari. Air mata juga kadang muncul dengan tetiba dibalik senyum yang tengah berseri. Menandakan bahwa yang terluka, takkan pernah benar-benar bisa menyembunyikan seluruh perihnya.
— Arief Aumar Purwanto
barangkali aku terlalu lama membiarkan "aku yang lain" bersembunyi.
• Semoga langkahku tak pernah tersesat di tengah bising yang seringkali asing. Jakarta, Januari 2018. . #photography #naturephotography #poethography #photograph #folkscenery #naturescenary #gradasiaksara #rantingkering #poetry #poems (at Karacak Valley)