Insecure Pasti Berlalu
Insecure itu menyebalkan!
Kamu meneriakkan suara lantangmu, hingga menggema layaknya ombak yang menabrak batu karang. Ya, kamu terkurung dalam sebuah penjara keminderan, ketakutan dan kegelisahan. âAh, kalau begitu lebih baik diam saja.â Kamu berpikir diam itu adalah emas. Ya, memang emas ketika penggunaannya tepat! Namun, kini kamu mengidolakan diam, diam menjadi sebuah kunci untuk melawan sebuah rasa ke-insecure-an. Kamu kira diam adalah cara terbaik melawan ke-insecure-an. Tapi, kamu sekarang lihat sendiri. Kamu terusik, kamu dibuat iri, kamu terpaku membisu. Tak bergerak. Seolah diam tak membuatmu jadi apa-apa. Ya, kamu tadinya mengidolakan diam. Kini, kamu berbisik pada hatimu, âYakin berdiam saja?â âEngga mau coba dulu? Tidak ada salahnya kan untuk mencoba?â Kamu berpikir keras bagaimana melawan rasa ke-insecure-an ini. Akhirnya kamu melangkah, melangkah untuk pertama kalinya! Dan itu.. LUAR BIASA! Kamu merasakan letupan semangat yang membuncah, tak pernah kamu bayangkan. Mengasyikkan! Aku hanya ingin berpesan, bahwa diam kadang menjadi solusi untuk mencari rasa nyaman. Namun, jika kamu ingin mencari tahu apa makna hidup? Bergeraklah! Berpetualanglah dan berbuat baiklah. Niscaya kamu akan mendapatkan esensinya, kenikmatannya. Yang amat luar biasa! Selamat menikmati langkah pertama dengan segala keistemewaannya!










