Rupanya sudah satu tahun sejak saya berhasil meraih suatu pencapaian besar dalam hidup yang sebelumnya tidak terbayangkan apakah saya dapat meraihnya. Dalam satu tahun ini, banyak sekali hal yang terjadi selepas Allah SWT memberikan kenikmatan-Nya pada tgl 25 Juli 2016 itu. Gerbang baru kehidupan yang terbuka setelah hari itu benar-benar memberikan banyak pengalaman baru dan sangat berkesan. Saya bersyukur dapat merasakan bagaimana hidup di tanah orang, dengan kehidupannya yang tidak murah. Saya bersyukur dipertemukan dengan teman-teman baru dari berbagai kultur dan asal yang berbeda-beda. Tempaan dari atasan, berada sangat jauh dari keluarga, dan juga teman dekat semasa kuliah membuat saya semakin dewasa, ya saya harus dewasa, dan saya harus mandiri.Suka dan duka saya lalui bersama di kehidupan baru ini bersama teman-teman baru yang sudah saya anggap sebagai keluarga karena rasa kekeluargaan yang mereka berikan. Saya pun bersyukur bahwa hasil keringat ini masih dapat dimaanfaatkan untuk membantu keluarga yang bisa bertemu dengan mereka 3 bulan sekali saja adalah sebuah keajaiban. Tak lupa, sesungguhnya rasa syukur ini saya tujukan kepada Allah SWT yang karena nikmatnya pada hari itu telah membawa saya ke kehidupan yang lebih baik. Tentunya, tulisan saya ini juga merupakan wujud rasa rindu akan hirukpikuk #Yogyakarta dan kampus #UGM serta segala kenangan pahit dan manis semasa tinggal di sana. Saya akan merasa masih muda jika saya memikirkan segala kenangan di #Yogyakarta dan segala isinya. Rasa ingin kembali selalu ada di hati dan pikiran ini, tetapi kesempatan itu belum datang lagi. Terima kasih #UGM dan #Yogyakarta , setahun berpisah dengan kalian tidak akan membuat saya lupa akan kalian. (at Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM)