Dimana aku dapatkan pasangan hidup yang menyukai buku, seni dan alam sepertiku? Sesekali juga menyukai riuhnya kota, pasar, pameran seni, museum dan tempat konser (menonton pertunjukan seni juga termasuk didalamnya).
Tapi lebih suka lagi saat menikmati dinginnya malam di bawah bintang dengan obrolan bermakna; berdua. Aku ingin bercerita tentang kekagumanku pada tokoh wayang Prabu Kresna, pun aku juga ingin tahu siapa tokoh wayang favoritnya.
Menjadi Silaban. Dalam rangka janjian ketemu sama temen kuliah berujung jadi jalan-jalan lihat pameran hari Sabtu lalu, sempat sejenak mampir ke Pameran Silaban ini. Ketika masuk yang dijumpai memang tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya, karena di pameran ini yang ditemui lebih mengarah ke histori kerja dan pemikiran seorang Friedrich Silaban ketimbang lintas karya beliau semasa aktif berkarya. Tapi dengan gambar-gambar kerja yang masih terdokumentasi dengan lengkap dan dengan ukuran skala yang gak main-main (and mind you, pada waktu itu belum ada autocad dan program gambar lain ya, jadi all made by hand. Bahkan 'senjata perang' beliau ikut dipajang di pintu masuk) tetap terpukau juga sepanjang melintasi display karyanya. Terlalu singkat. Tapi lumayan bikin greget. Friedrich Silaban, Arsitek (1912-1984): Sebuah pameran Galeri Nasional Indonesia Jakarta #jalanjalan #jalanjalanarsitektur #pameran #exhibition #architecture #silaban #events #latepost (at National Gallery of Indonesia)
Cerita Sulam Tapis Lampung yang Memikat Pengunjung Pameran Persit 2026
Jakarta, lampungkita.id – Suasana hangat dan meriah menyelimuti Balai Kartini, Jakarta, saat ribuan pengunjung memadati gelaran Pameran Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) 2026 pada 7-9 Mei.
Kemeriahan pameran semakin terasa dengan kehadiran Ibu Wakil Presiden RI, Selvi Ananda, yang meninjau langsung stan-stan pameran.
Di tengah keriuhan peringatan HUT ke-80 Persit bertajuk “Persit Bisa” ini,…
SEBANYAK 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Jawa Tengah akan mengikuti pameran produk di Malaysia dan Thailand pada 19–2
SEBANYAK 20 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Jawa Tengah akan mengikuti pameran produk di Malaysia dan Thailand pada 19–26 Desember 2025.
Keikutsertaan itu diharapkan dapat membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas bagi produk UMKM Jateng.
Pemberangkatan 20 UMKM tersebut dilepas secara simbolis oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara Jawara Awarding Night yang diselenggarakan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Tengah di Ballroom Hotel Tentrem, Kota Semarang, Sabtu (13/12) malam.
Ketua Hipmi Jawa Tengah, Teddy Agung Tirtayadi, mengatakan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen Hipmi dalam mendorong UMKM Jawa Tengah menembus pasar internasional.
Tarik investasi
Sebanyak 20 UMKM terpilih telah melalui proses kurasi dari berbagai daerah di Jawa Tengah.