jalan-jalan balik ke kosan.
pengen explore dalem Unsri lebih jauh tp dr mipa ke depan aja uda menges bgt y bestie
seen from United States

seen from United Kingdom

seen from Sweden
seen from China
seen from Germany

seen from Malaysia
seen from China
seen from South Korea

seen from Singapore

seen from Malaysia

seen from Russia
seen from China
seen from Sweden
seen from Singapore
seen from Croatia
seen from India
seen from Vietnam
seen from Germany
seen from Türkiye

seen from Türkiye
jalan-jalan balik ke kosan.
pengen explore dalem Unsri lebih jauh tp dr mipa ke depan aja uda menges bgt y bestie
Strolling . Banda Aceh, 10 Feb 2021 . Sore hari di Pantai Ulee Lheue . #aceh #traveling #traveller #perjalanan #bandaaceh #pantai #beach #uleelheu #jalanjalan #afternoon #sore #sky #langit https://www.instagram.com/p/Ce5sF72BhCs/?igshid=NGJjMDIxMWI=
My very first trip and it's so amazing! Never thought before that I am here! Bromo Mountain !!! Meskipun lahir dan besar di Kota Malang yg lokasi nya tidak lumayan dekat dan tidak lumayan jauh juga sama Gunung Bromo, saya belum pernah kesini sebelumnya .. and this is my first trip already. 😂 There's no words to describe how I feel, Thank you for the red date of my work 😀🫰 Siapkan outfit terbaikmu, karena memang begitu MAJESTIC PLACE !!! 🔗 @gunungbromo ⏰ 24 jam 📍 Bromo Mountain #selfie #selfietime #fashionpria #selfienation #follow #herrizious #me #myself #face #life #portrait #igers #fun #followme #smile #igdaily #travel #nongkrong #jalanjalan #culinary #kuliner #bromo #gunungbromo #bromotenggersemeru #bromomountain #pasuruan #probolinggo #TempatWisata #Batu #Malang (at Bromo Tengger Semeru) https://www.instagram.com/p/Cdsr3ILJoME/?igshid=NGJjMDIxMWI=
G’morning! #sunshine #sun #bluesky #gmorning #river #nature #jalanjalan #morning #朝 #青空 #太陽 #川 https://www.instagram.com/p/CQe1n-fDfD_/?utm_medium=tumblr
Rekomendasi Destinasi Wisata (Gunung Manglayang Via Batu Kuda dan Baru Bereum)
Gunung manglayang memiliki ketinggian 1818 mdpl yang terletak diantara kabupaten Bandung dan kabupaten Sumedang. Terdapat 2 jalur pendakian popular untuk menuju puncaknya, yaitu via Batu Kuda terletak di Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung lalu via Baru Bereum yang terletak di Jatinangor, Kabupaten Sumedang.
Aku akan menceritakan manglayang dari berbagai sudut yang aku pernah melihatnya, serta sejumlah waktu yang aku tempuh untuk setiap langkah bersama teman seperjalanan hingga meninggalkan jejak ingatan. 6 kali ke tempat ini dengan 6 kali moment menjadi pengalaman berbeda, dari waktu ke waktu manglayang mengalami perubahan, tidak membosankan dan selalu mengagumkan.
Cerita ini aku bagi menjadi beberapa bagian, tiap bagian tidak saling berhubungan tetapi mempunyai ceritanya masing-masing. Salah satunya yang akan kalian temukan adalah perbedaan dari tiap bagian dan semoga bisa menjadi pertimbangan.
Namun sebelum bercerita perbagian, aku ingin berbagi gambaran umumnya terlebih dahulu.
Kesimpulanku tentang wisata di Gunung Manglayang ialah tempat rekomendasi, meliputi :
Wana Wisata Batu Kuda, Manglayang cocok untuk sekedar menikmati sejuknya lingkungan dikelilingi pohon pinus, memanjakan mata dengan gradasi warna langit dan hamparan luas wilayah Bandung juga kabupaten Sumedang, bisa mendengar gemericik air sungai, menghirup aroma tanah serta daun, hammocking, ngecamp, jalan-jalan menyusuri peninggalan seperti batu kuda (batu berbentuk kuda), botram (makan-makan), dan sejumlah kegiatan lainnya yang selayaknya cocok dilakukan sendirian atau rombongan bersama keluarga, teman, pacar atau juga calon pasangan Dll. Jam 05.00 pagi sudah dibuka dan tutup jam 17.00 di masa pandemi sekarang. Harga tiket masuk kalau tidak ngecamp 7,5k/orang dan biaya parkir 5k/motor.
Pendakian Gunung Manglayang via Batu Kuda cocok untuk pendaki pemula, pendaki mau tektok (pulang pergi alias ga ngecamp), pendaki dengan jiwa santai hehhehe karena ketinggian rendah yaitu 1818 mdpl serta jalur pendakian yang relatif landai memiliki beberapa tanjakan yang tidak terlalu curam. Waktu yang akan ditempuh dari pos tiket/gerbang awal masuk sampai ke Puncak lewat jalur ini sekitar 2 jam atau 2,5 jam dengan pendakian santai. Jalur yang hanya satu menuju puncak tidak akan membuat kebingungan, selama pendakian berlangsungpun tertutup pepohonan yang rimbun membuat sejuk karena terik matahari tidak langsung menyengat. Pemandangan indah luasnya wilayah akan memanjakan mata di beberapa titik area terbuka yang akan kalian temukan ketika melakukan pendakian. Sumber air hanya terletak disungai atau toilet dekat gerbang awal masuk sehingga persediaan air perlulah diperkirakan mengingat disepanjang jalur pendakian tidak ada sumber air. Puncak utama bisa dijadikan tempat camp yang terbilang aman dari angin dan panas karena area tertutupi pepohonan. Kalau ingin menikmati view hamparan bandung dan sumedang lebih luas bisa turun dari puncak utama ke puncak bayangan. Jadi, Bisa dibilang paket komplit gunung manglayang tuh apalagi bagi yang berjiwa santay. Harga tiket masuk include ngecamp kalau tidak salah 15k/orang dan biaya parkir 5k/motor. Oh ya akses jalan menuju ke gerbang awal masuk batu kuda ini cukup mudah karena hanya satu jalur dari arah Cileunyi sampai ke tempat masuk wana wisata ini. Sayangnya kali terakhiryang aku ketahui yaitu bulan Juni belum diperbolehkan untuk ngecamp mengingat masa pandemi dan PSBB. Informasi paling baru aku belum tahu, tetapi saat ini pandemi masih belum usai
Pendakian Gunung Manglayang via Baru Bereum memiliki jalur pendakian yang cukup terjal dan licin karena merupakan jalur air. Apalagi ketika musim hujan jalur ini sangat memerlukan kehati-hatian dalam memilih pijakan. Waktu yang ditempuh dari bawah gerbang masuk sampai ke puncak kira kira 2,5 jam – 3 jam (tergantung santai atau tidaknya dalam melakukan pendakian). Di jalur ini akan melewati puncak bayangan yang menyuguhkan sejauh mata memandang wilayah Bandung dan kabupaten Sumedang. Pendakian jalur ini kalian tidak akan menemukan pos karena jarak yang ditempuh untuk sampai puncak terhitung dekat, tetapi ketika mencapai puncak bayangan kalian bisa beristirahat terlebih dahulu sambil menikmati pemandangan. Jalur baru bereum pengelolaannya belum seperti jalur batu kuda yang sistemnya jelas, rapih dan terawat. Tetapi terdapat kesamaan sepanjang jalur pendakian tidak ada sumber air, tertutupi pepohonan, dan pemandangan yang indah pula. Effort untuk mendaki via jalur ini memang lebih besar daripada via batu kuda dengan medan yang dimilikinya bisa dibilang cocok bagi yang ingin latihan fisik. Akses menuju kesini yaitu mengambil arah Jatinangor, melalui Universitas Padjajaran sampai Bumi Perkemahan Kiara Payung sampai bertemu rumah warga sepanjang jalan tersebut dan berakhir dipintu masuk membayar biaya parkir 5k/motor.
Camp di Campground Baru Bereum menjadi salah satu pilihan karena luasnya tempat untuk mendirikan tenda, disuguhkan pemandangan alam pepohonan dan terdapat sumber air yaitu sungai juga terdapat toilet dan mushala. Dibawah sebelum menuju tempat camp terdapat warung.
Camp di Campground Batu Kuda menjadi salah satu pilihan karena tempat untuk mendirikan tenda lebih luas lagi dari campground baru bereum, disuguhkan pemandangan alam pohon-pohon pinus, tempat yang terawat juga bersih dan terdapat sumber air yaitu sungai juga terdapat toilet, mushala dan beberapa warung.
Sudah punya gambaran kan? Selanjutnya sensasi membaca pengalaman dari si pelaksana dengan cerita milik masing-masing bagian akan disajikan. Let’s begin the real adventure. Enjoy yaa :)
Tapi Bersambung…
Salam Lestari, Salam Sehat, Jaga Keselamatan dan Perhatikan Protokol Kesehatan.
By Nurmala, 31 Oktober 2020
Japan Part Two!!
g
Oke setelah kemarin kita jalan jalan ke fushimi inari sekarang saat nya kita jalan ke pedesaan. Desa ini bisa di bilang cukup terkenal juga itu lumayan jauh dari osaka dan tokyo di desa ini kalo lo ketinggalan kereta, wah nunggu nya pasti lama banget karena emang jarang kereta yang kesini. Gue dan keluarga gue sempet nyasar waktu pengen kesini walaupun akhirnya kita coba coba naik kereta yang kita belum tau sampai kesana apa engga. Tapi akhirnya kita sampai di desa yang bernama Shirakawa-Go Shirakawa-go adalah desa yang terkenal dengan adat pedesaan yang masih kental dengan budaya nya ya walaupun tidak terlihat banget desa shirakawa-go ini memiliki rumah pedesaan yang cukup unik. Namanya itu gassho-zukuri ( kalo gak salah) gue juga rada lupa untuk penyebutannya tapi yang bisa gue bilang unik adalah dari atap rumahnya itu di bangun dengan jerami dan kalo lagi salju warga disana saling bantu juga sama lain untuk menyingkirkan jeraminya tapi sayangnya waktu gue kesana itu tour guide gue bilang karena adanya global warming jadi untuk tahun 2019 dan 2020 tidak turun salju. Yaa walaupun gak turun salju, tapi tetep dingin banget sih disini. Oh iya, disini itu juga jajanan nya, jajanan khas shirakawa-go banget gue lupa nama jajanannya tapi karena gue udah laper yaudah gue beli aja tapi rasanya hambar gitu kaya cuma tepung aja, ya tapi namanya orang laper tetep aja gue sikat. Oh iya buat lo yang mau kesini saran gue kalo emang bisa bawa bekel, bawa aja deh soalnya rada susah untuk cari makanan disini. Kalo mau cari minuman ya seperti biasa vending machine ada dimana mana bahkan di desa kecil ini pun ada vending machine. Dan kesini mau lagi winter atau spring pasti bagus banget gak nyesel deh lo kalo dateng kesini banyak spot foto yang unik - unik loh.
Berusia lebih dari 500 tahun, Grand Bazaar selain pasar tertua juga yang terbesar dari yang sejenis di seluruh dunia. Pasar ini telah berdiri sejak tahun 1450-an pada pemerintahan Kekhalifahan Ottoman dan bertahan hingga kini. . Sebelum masuk, pastikan anda mengingat pintu gerbang yang masuki. Pasalnya, pasar ini terdapat 21 pintu gerbang dengan jalan berliku layaknya labirin. Seorang pemandu wisata di Istanbul bahkan mengaku sampai sekarang belum hapal jalanan di Grand Bazaar dan seringkali tersesat di dalam. . Jika anda tidak ingin berbelanja, juga tidak mengapa. Tempat ini juga merupakan tempat cuci mata yang asyik. Lemparkan pandangan anda ke atap. Langit-langit Grand Bazaar dipenuhi ornamen klasik yang bertahan sejak era Ottoman. Nikmati setiap tiang-tiang dan jendelanya yang mewah, serta lukisan-lukisan di tiap gerbangnya. . Bayangkan, anda tengah berada di sebuah pasar yang telah berfungsi sejak ratusan tahun lalu. Bayangkan, di abad ke-15 pasar ini dipenuhi saudagar dari berbagai negara, berdagang barang khas daerah mereka. Bayangkan, anda kini berada di dalam sebuah mahakarya seni arsitektur raksasa. #turkey #istanbul #travel #GrandBazaar #travel #nature #adventure #jalanjalan #wisata #tour #tourmurah #turki #turkimurah #tourturki #tourturkimurah #tourmurahturki #travel #traveladdict https://www.instagram.com/p/B9XvDlKj6wm/?igshid=daep2mh8iwtz
Sendiki Beach.
Malang Selatan, September 2019