"Masa lalu adalah guru, dan masa depan adalah kesimpulan dari semua penjelasannya."
DailyHars

Origami Around

Andulka
Xuebing Du
"I'm Dorothy Gale from Kansas"

#extradirty
Noah Kahan
Cosimo Galluzzi

No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
The Stonewall Inn
Not today Justin
official daine visual archive
Lint Roller? I Barely Know Her
occasionally subtle
YOU ARE THE REASON
Misplaced Lens Cap
Aqua Utopia|海の底で記憶を紡ぐ

Kiana Khansmith
🪼
Doug Jones

seen from Canada
seen from United States
seen from United States
seen from Uzbekistan

seen from France
seen from United States

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from France

seen from United States

seen from Türkiye
seen from Spain
seen from United States
seen from Ecuador
seen from United States

seen from United States
@rizkyhars-blog
"Masa lalu adalah guru, dan masa depan adalah kesimpulan dari semua penjelasannya."
DailyHars
Senyum Tipismu Malam Ini
Malam ini senyum tipis ini kembali menghiasi indah parasmu, di ruang rindu tempat para pemuda berkumpul dan berdiskusi di sudut kampus kami ini. Entah rasanya aku tak ingin malam ini segera menjadi esok, indahmu terlalu mahal untuk ku tinggal tidur. Selama bening indah parasmu masih dapat ku pandangi rasanya aku ingin tetap terjaga dari kantukku.
Hatimu yang sekeras batu memang terlalu sulit untuk ku pecahkan, namun tak sedikitpun tak membuatku berhenti berharap padamu. Hati terlanjur memilihmu, berharap menjadikanmu kisah indah yang ingin ia ukir kelak. Ketika semogaku dan semogamu tersemogakan.
Pada puan yang ku inginkan, senyum tipismu, jemari cantikmu, binar matamu. Tiap kali aku menikmati indahmu, mata ini tak bisa berhenti memandangimu. Mungkin bukan hari ini, namun aku percaya kelak bila sampai dimana semoga kita tersemogakan, kau akan menjadi salah satu kisah terindah dalam hidupku.
"Cinta akan datang dengan sendirinya, ketika memang cinta sedang membutuhkan cinta."
- RizkyHars
Beningku Dulu
Dimana engkau bening ku yang dulu
Yang siang dan malam mu ada untuk ku
Dimana engkau bening ku yang dulu
Yang terangi malamku dan hangatkan ku
Kau berlari tak kembali
Ku menanti tak berhenti
Dibawah sinar sang surya ku menyematkan doa
Semoga kau tetap bahagia walau bersamanya
Malang, 16 Februari 2018
"Bukan tentang kesialan, namun yang kutakutkan mati pada kenestapaan."
Dailyhars
TIRANI
Banyak diantara kita takut berbicara tentang kebenaran, hanya karena tidak ingin dibilang kiri atau pembelot. Karena pada realitanya manusia hanya mau mengikuti sistem tanpa ingin tau seperti apa sistem itu berjalan.
Orang-orang enggan untuk ikut berfikir dan mempertanyakan tentang sistem yang sedang mereka jalani. Baik atau buruk hanya tersimpan dalam batin mereka sendiri-sendiri. Dan ketika ada satu atau dua orang mempertanyakan, yang lain hanya bisa memojokan karena takut sama-sama dibilang kirinya.
Memang benar, ambisi itu harus ada. Namun ketika ambisi dijadikan alasan untuk menghalalkan berbagai cara lantas untuk apa? Yang ujung-ujungnya hanya untuk kepentingan kaum minoritas saja, tanpa memikirkan orang-orang yang resah terhadap sistem yang mereka buat.
Propaganda mereka jadikan alat pembangkit kepercayaan, itu sudah sering terjadi dimasa lampau. Seharusnya untuk generasi yang maju ini sudah saatnya hal-hal seperti itu ditinggalkan. Masyarakat saat ini sudah pintar dan tau mana yang baik untuk mereka.
Kepemimpinan yang mutlak hanya akan berujung dengan kediktatoran. Kami tidak butuh pemimpin yang gila tahta, gila pujian seperti anda. Yang ingin dipuja-puja dan diagungkan keberadaannya. Kami bukan anak kecil yang mudah dikendalikan begitu saja, berkacalah! Kau disini masih belum menjadi siapa-siapa!
Kami mendukungmu jika caramu benar, bukan dengan mengorbankan kami untuk memuaskan ambisimu yang tak pernah berujung kepuasan. Berhentilah kami sudah muak dengan sistem mu yang terlalu kuno dan apatis.
TANPA KARENA
Jatuh cinta adalah sebesar apa cinta sama-sama saling mengusahakan. Bukan mengharap untuk memiliki, namus cinta akan terasa indah bila dua hati yang berbeda ini mampu merasakan hal yang sama.
Kala hati saling memikat, mata saling menatap, tangan yang saling mendekap, lantas untuk apa rasa ini harus disembunyikan diam-diam dalam palung yang satu pun insan tak mampu melihatnya. Cinta adalah tentang kejujuran, dan kepercayaan.
Cinta adalah tentang ketulusan, menerima tanpa karena. Bukan mengharap pada hati yang tak berharap untuk didapatkan. Karena, cinta memilih bukan dipilih.
" Jangan malu dengan pencapaianmu hari ini, dikala memang masih belum bisa memberi, paling tidak jangan menjadi benalu yang merugikan."
- Rizky Harsoyo
"Alam raya menyadarkanku, bahwasannya kepemilikan yang abadi hanyalah milik Yang Kuasa."
- Rizky Harsoyo
JIKA ADA
Jika ada yang lebih indah dari puisi, itu adalah namamu.
Jika ada yang lebih merdu dari musik, itu adalah suaramu.
Jika ada yang lebih wangi dari bunga, itu adalah bau tubuhmu.
Jika ada yang lebih manis dari gula, itu adalah senyum tipismu.
Jika ada yang lebih tenang dari senja di sore hari, itu adalah dekap pelukmu.
Dan jika ada yang lebih dari itu, adalah rasa cintaku padamu, beningku.
Utuh, tanpa alasan.
MEMINTA MU
Ada yang lebih sial dari kemelaratan
Ada yang lebih menyiksa dari kesadisan
Ada yang lebih hitam daripada sekam
Adalah hati yang terlampau sering dikecewakan.
Cinta merubah banyak hal.
Tak terkecuali ego yang selalu menomor satukan kamu.
Meminta pada orang yang salah itu, nelangsa.
Bukan aku memaksa, aku hanya tak mampu berhenti mencintaimu.
MURAM
Entah aku harus menulis dari mana, yang jelas saat ini aku kecewa. Kecewa pada diriku sendiri, pada takdir yang untuk saat ini masih tak berpihak padaku. Aku butuh dan bener" utuh hanya padaku.
Untuk kesekian kalinya hati ini harus menanggung sendu, remuk karena cinta yg masih menjadi abu-abu. Dan aku hanya mampu menghela nafas dan menghembuskannya dalam kata "sabar".
Kamu adalah alasanku untuk hidup, bahagiamu adalah tujuanku untuk hidup. Namun entahlah, cinta memang memilih bukan dipilih. Aku ingin memilikimu dan kau hanya butuh aku untuk menjagamu, sakit memang. Tapi demi kamu, kebahagiaanmu, aku akan tetap disini.
Malam ini langit nampak muram, bintang yang biasanya menghiasi wajahnya pun malu untuk bersinar. Disudut ruang hampa aku hanya mampu diam dalam sepiku, meningmatinya bersama dingin yang menyelimutiku.
Ku mohon jangan pergi, aku hanya belum siap bila harus tanpa kamu.
Malang, 7 September 2017
KETIGA
Bersyukur hariku kini tak sesepi kemarin, namun tak seharusnya aku sampai pada titik ini, berharap. Namun aku hanya mampu menuruti apa kata hatiku, bukan kuasaku untuk memaksakannya pada siapa. Dan kamu beningku yang baru, aku mulai bingun harus menempatkanmu sebagai siapa. Jujur aku butuh dan memang kamu yang aku cari. Rasa nyaman yang kadang mendiamkan ku ini, membuatku sulit untuk bergerak. Haruskah aku maju atau tidak sama sekali. Salah memang bila aku memintamu darinya, walau akupun tahu saat ini aku yang lebih mencuri waktumu. Aku ingin kau semakin mendekat, dan ingin memilikimu seutuhnya, namun aku tak sanggup bila harus menjadi akar dari masalahmu. Aku bingung harus apa saat ini, menjadi yang ketiga memang berat dan serba salah jadinya. Kau lah alasanku untuk berdiri dan terus melangkah lebih cepat, aku ingin kau yang ada disini. Berjuang bersamaku, melangkah bersamaku. Aku berharap kau takkan menjadi alasanku untuk remuk, alasanku rapuh. Bening, bawa aku padamu dan persilakan aku untuk menjagamu dan selalu menjadi alasanmu untuk bahagia. - Aku Mencintaimu
21
Hari ini, tepat 19 agustus 2017 21 tahun sudah aku hidup. Sungguh hari yang lebih indah dari biasanya, hari yang tak ku sangka akan terjadi. Saat ini aku baru sadar bahwa segala apapun harus tetap penuh syukur dan kasih. Terimakasih Tuhan atas segala indah dan nikmatku hari ini, terimakasih telah menjadikan aku seutuhnya manusia. Yang pantas bahagia dan bersyukur padaMu. Semoga hari esok lebih indah dan semua apa yang aku cita-citakan tercapai. Tak ku sangka di ulang tahun ke 21 tahun ini banyak hal yang biasanya hanya dapat aku bayangkan semua terjadi pada hari ini. Wanitaku yang sangat ku sayangi, bunda yang 21 tahun telah merawat dan membesarkanku jauh-jauh datang ke malang untuk memberi kejutan di hari spesialku ini. Sungguh tak menyangka ini akan terjadi, hanya syukur dan terimakasih yang tiada hentinya ku ucap. Dan hari ini pun aku tak menyangka banyak orang yang peduli padaku, banyak yang memberi sekedar ucapan HBD dan doa, aku merasa aku tak sendiri, banyak orang yang menyayangi dan mempedulikanku. Dan yang terakhir adalah dia, bening baruku yang semakin membuatku kembali hidup, kembali menjadi aku dengan semangat apiku. Entah mungkin aku sedang jatuh cinta, namun aku tau aku salah bila memaksa hati untuk tetap berharap. Rasa nyaman ini terlampau indah untuk ku sia-siakan, aku terlanjur percaya dialah jawaban dari semua ini. Semoga saja kami menyatu dalam kasih yang sejati, melebur dalam cinta yang utuh kelak pada waktu yang tepat. Aku percaya dialah orangnya, yang kelak pantas mendampingiku ketika senja menyapa, ketika aku butuh tubuh untuk meghangatkanku, menemaniku dalam lemah yang semakin membuatku tak berdaya. Aku berharap kau punya rasa yang sama. 19 Agustus 2017
BENING YANG BARU
Perlahan beningku dulu semakin memburam saja, serasa memang seharusnya aku merelakannya bahagia. Bukan kuasaku untuk mengubahnya membening lagi. Benar jika aku harus siap untuk memecahkan dan membuangnya jauh untuk mengikhlaskan.
Berkaca pada hati yang terlalu larut dalam rindu yang hanya menjadi celengan, tanpa mampu menghabiskan pundi-pundi rindu yang terlalu lama ku pendam dalam sepi. Aku harus mulai tak lagi terus menenerus larut dalam sendu yang membuat pilu.
Tak sengaja mata singgah pada titik indah di sudut senja. Dia bening baru yang mengembalikan senyum tipisku, menenangkanku dalam kasih. Mungkin aku sedang jatuh cinta, layaknya pria lain di luar sana. Cinta pada pandangan pertama.
Semoga kaulah kesimpulan dari semua ini, dan aku berharap akan itu.
Malang, 17 Agustus 2017
SEPI
Kita adalah dua insan yang sama-sama terbelenggu dalam sepi. Tapi bedanya, sepimu karena dia yang tak mempedulikan tentang rindumu padanya. Sedang aku adalah orang yg hanya mampu menanti dan menanti, sepiku adalah untukmu, karena aku tau sepi ini akan menjadi bahagia ketika kamu tak tahan lagi dengan sepimu. Aku masih mampu menantimu, dan aku percaya akan kita. Aku lebih mencintamu dari pada dia, pantasnya kau mendapatkan cinta yg lebih dari yang dia beri. Aku hanya dapat berharap tanpa mampu mengamini, semoga kau semakin sadar bahwa aku seharusnya denganmu.
/ Ketika jemarimu bukan hakku untuk ku genggami lagi. Disitu baru aku sadar, memang kamu lah sebenar-benarnya rumah untukku pulang. / Aku Ingin Pulang. (di Malang)