Kakak Sabiqku tersayang, Dari awal kehamilan, Ibu sudah tahu akan melahirkan kamu melalui proses operasi SC/Cesar. Karena Ibu salah satu orang 'beruntung' pengidap #MultipleSclerosis, dari awal dokter ingin meminimalisir resiko agar Ibu dan kamu selamat, sehingga keputusan operasi diambil. Rasanya sedih saat ada yg bilang, "Sayang banget anak pertama SC/Cesar", "Belum jadi ibu sesungguhnya tuh kalo belum lahiran normal", dan komentar lainnya, walau mungkin maksud mereka juga guyon. Tapi yg tidak mereka ketahui adalah, likunya perjuangan jalan 9 bulan kita. Saling mempertaruhkan nyawa agar kita berdua bisa selamat dan bersama. Biarlah kita dianggap 'tidak normal', tapi 9 bulan kita istimewa di hadapan Allāh. . Ibu merasa bersalah. Karena Ibu sakit kamu jadi ikut berjuang juga sejak kamu sebesar nutfah dalam rahim Ibu. Tapi Bapak dan Enin selalu mengingatkan, anugrah dibalik sakit lebih indah. Allāh selalu menepati janjiNya, dibalik kesulitan ada kemudahan. Mengandung kamu adalah salah satu bukti indahnya janji Allāh, karena selama sakit #MultipleSclerosis Ibu sudah pernah divonis susah bahkan tidak bisa punya anak, Ibu dan Bapak pun sudah rela dan ikhlas. Dan nyatanya, sekarang ada kamu disini :) Maha Besar Allāh dengan segala rencanaNya. . 37 minggu Kakak Sabiq dikandung Ibu. 'Terpaksa' dikeluarkan karena kondisi kita yg sudah tidak memungkinkan. Siang itu sebulan lalu, kita berjuang bersama di ruang operasi. Hanya takut yg Ibu rasa. Takut kehilangan kamu. Ibu rela kehilangan nyawa asal kamu selamat. Benar-benar rela. Lalu, tangisanmu terdengar. Ketakutan itu langsung hilang. Bayi mungil yg sehat sempurna, menangis dan menyusu di dada Ibu. Kita menangis bersama, tangis syukur pada Sang Maha Pengasih dan Penyayang. . Kakak Sabiq, terima kasih telah berjuang bersama Ibu dari sebelum wujudmu ada. Karenamu, Ibu mengerti makna 'ikhlas'. Darimu, Ibu mendapatkan fitrah wanita dalam Islam, menjadi madrasah pertama untukmu. Tak sabar Ibu melihatmu tumbuh sehat menjadi anak shalih, sesuai doa Ibu dan Bapak dalam namamu, Fath Sabiq Mu'awwidz. . Selamat sebulan, Kakak Sabiqku, surga rumah kami. Mā syā Allāh, tabārakallāhu💙