Lagi difase-fase..
•Kesel sama semua orang
•Hilang kepercayaan dan gak percaya sama siapapun
Emang udah paling bener apa-apa tuh sendiri.

Game Changer & Make Some Noise
🪼
hello vonnie
tumblr dot com

shark vs the universe
NASA
𓃗
cherry valley forever
occasionally subtle

@theartofmadeline
Monterey Bay Aquarium

Jimmy Eat World
d e v o n

❣ Chile in a Photography ❣
No title available
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Doug Jones
No title available
RMH

bliss lane
seen from T1
seen from Canada

seen from Lebanon

seen from United Kingdom

seen from United States
seen from Greece

seen from United States
seen from United Kingdom
seen from United States

seen from T1
seen from South Africa
seen from France
seen from Türkiye
seen from United States

seen from Netherlands

seen from Malaysia
seen from Poland
seen from United Kingdom

seen from Spain

seen from Türkiye
@ruaangkosoong
Lagi difase-fase..
•Kesel sama semua orang
•Hilang kepercayaan dan gak percaya sama siapapun
Emang udah paling bener apa-apa tuh sendiri.
Jika memang benar ini alur cerita saya sesungguhnya.
Tuhan, terima kasih.
Terima kasih sudah mempercayakan hadirnya mereka berdua untuk manusia sampah seperti saya. Yang sudah merawat saya sampai saat ini tanpa sedikitpun pernah melukai saya. Meneteskan peluh dan keringatnya untuk kebahagiaan hidup saya.
Bagaimana mungkin ini terjadi pada saya, saya telah membuat kesalahan dengan menyakiti mereka dengan perbuatan-perbuatan saya dan kata-kata saya selama ini.
Ibu, Bapak.
Maafkan saya, saya terlalu Besar kepala dan Gengsi untuk bilang kalau saya sangat mencintai kalian di hidup dan mati saya, tapi jauh dilubuk hati saya, saya berteriak sekeras hati mengatakan itu.
Rasa ini makin menyakitkan ketika saya tau berita itu. Menyakitkan ketika kalian menyayangi saya sebegitu luasnya, menyakitkan karena saya tau, saya bukan darah dari kalian. Saya semakin bersalah atas perhatian yang kalian beri. Saya menyesal bu, pak!
Hati saya sesak, sangat sesak hingga bernafaspun sulit. Sesak karena penuh rasa menyesal, menyesal karena kalian begitu amat menyayangi saya tapi saya selalu melukai kalian.
Saya anak pumut yang tidak tau diri bu, pak.
Maafkan saya, sekali lagi maafkan saya!
Untuk diriku sendiri,
'Please do not hurt yourself, stay strong'
Aku rindu kau yang dulu, Dan obrolan kecil kita. Kini bagai dua orang asing, Tidak saling tanya.
Sebuah lirik yang aku cover/ nyanyiin pake gitar malam ini, lagu Nadir, ini buat sahabat baikku, entah kesalahan apa waktu itu, yang saat ini menegur sapa saja menjadi asing :))
Hai sahabatku, orang yang waktu itu selalu mendangarkan keputus asa'an ku. Saat ini banyak Hal penting yang ingin ku ceritakan, yaa seperti dulu, banyak hal yang tidak penting juga sih untuk diceritakan saat ini, tapi kenapa sekarang begitu terasa asing? Aku juga rindu mendengarkan oceh-ocehanmu, mulai dari nethink sampe yang over positif alias narsis hahaha.
Ya mungkin semua ini karena waktu.
But, thanks udah jadi pendengar terbaik selama ini ya! Tetap menjadi pribadi yang semakin baik kedepannya, dan semoga menemukan pendengar yang lebih baik dari ku nanti.
Bismillahirrahmanirrahim.
Ku tetapkan hatiku untuk mu MR. I
Semoga aku terus menjadi teman diskusi yang baik untukmu sampai tua nanti.
Bapak.
Andai bapak tau seberapa banyak hal yang saya lalui saat ini sendirian.
Saya hanya ingin bapak hidup berkecukupan, tanpa kekurangan apapun sedikitpun.
Saat ini saya sedang lelah, Pak.
Ini titik terendah dihidup saya.
Mohon beri tepukan lembutmu dibahu saya pak, yang seakan menggunakan magic karena setelahnya, peluh dan lelahku hilang.
Mohon selipkan namaku didalam tiap doa mu pak yang seakan menjadi penambah kekuatan dikehidupan saya.
Semoga otak dan hati kompak ya, selalu mengingat kata-kata ini.
apa yang paling mengecewakan?
'KEGAGALAN'
Dan hal apa yang paling menguatkan?
'KEGAGALAN'
Bolehkah kita berhenti untuk istirahat?
Sejenak saja, izinkan mataku terpejam untuk beberapa saat tanpa sedikit pun sinyal asing yang masuk ke otak dan merusak semuanya.
-Ruaangkosoong-
Terima kasih.. Terima kasiihh.. dan Terima kasihh Ragaa..
Semoga Yang Terakhir
Kemarin tanggal 19 Mei hari ulang tahun mu ya? Selamat ulang tahun ya. Selama beberapa tahun ini, aku selalu ingat ulang tahun mu. Semoga ini yang terakhir, iya yang terakhir aku mengingat hari ulang tahunmu, yang terakhir aku mengingat semua tentangmu. Kamu aja bisa semudah itu ngelupain aku bahkan semudah itu enyah dari semua yang udah kita bangun, masa iya aku gak bisa? Oiya, doakan aku ya. Doakan aku, aku akan menyusul bahagia sepertimu. Ada seseorang laki-laki yang mulai mengisi hati yang kosong ini pelan-pelan, sedikit menyembuhkan luka hati secara perlahan akibat kenanganmu. Kamu tau? Akibat semua yang aku rasain karena luka dari kamu, aku hampir gak percaya sama laki-laki itu, aku hampir menyia-nyiakan kesempatanku untuk pulih. Tapi maaf, semoga ini yang terakhir. Semoga traumatis akibat luka darimu ini yang terakhir aku rasain. Aku akan bahagia sekarang. Aku akan lebih bahagia darimu, aku janji akan itu.
Sekarang aku paham, kenapa Tuhan membiarkan kamu dimiliki oranglain sehingga saat ini aku benar-benar sudah tidak bisa lagi berharap kamu akan kembali.
Karena mungkin Tuhan tidak mau, melihat semua usaha ku untuk melupakanmu sia-sia belaka dan tidak berguna.
Seperti lirik dalam sebuah lagu dari Fiersa Besari.
Kau dan aku sepasang orang asing Yang membawa kisah masing-masing Bertemu karena sakit berbeda Berjuang untuk sembuh yang sama
Aku tau kamu pun sedang berjuang untuk pulih dari luka seperti aku yang sedang berjuang pulih dari luka yang hampir sama denganmu.
Tapi, apa aku akan bertahan?
Apa aku akan bertahan ketika luka itu terkadang datang lagi sesaat, begitupun kamu, apa kamu juga akan bertahan?
Semoga selalu bertahan mindset ini dikepala dan hati saya. 'Hidupkan Baik-Baik saja, bertahan sebentar lagi, terimalah, dan sembuhkanlah hatimu.' :')
Siapkah aku mendengarnya?
'Emang aku gak ASI ya dulu?' 'ASI nya siapa?' 'Kok ASI nya siapa?' 'Kalo kamu nanya juga bakal diceritain, kamu gak nanya-nanya, jadi nanti kalo bapakmu marah, Jawabnya karena kamu nanya.' Sebuah percakapan yang sangat ambigu. Siapa saya sebenarnya didalam keluarga saya saat ini? Apa saya bukan anak kandung dari ibu dan bapak saya saat ini? Apa benar yang dibicarakan abang saya dengan ketidaksengaja annya beberapa tahun yang lalu akibat pertengkaran itu benar, bukan hanya sedang emosi? Saya bukan anak ibu dan bapak saya? Aku ingin mendengar cerita kebenarannya, tapi kenapa rasanya ini tidak sanggup akan mendengarnya? Saya sudah meyakinkan hati saya untuk tetap menerima apapun kebenaran yang saya dengar, saya akan tetap berada di porsi saya saat ini meskipun itu benar. Saya akan mencintai ayah dan ibu saya saat ini apapun itu yang saya dengar. Tapi kenapa hati ini begitu tidak siap untuk mendengar? tapi di sisi lain saya pun penasaran akan cerita itu? Apa alasan orangtua Asli saya untuk menitipkan saya ke orangtua saya saat ini? Saya tidak akan marah, saya hanya ingin tahu. Saya sudah disekelilingi dan banyak pelajaran yang diambil untuk permasalahan titip anak, dikarenakan beberapa faktor diorangtuanya. Saya tidak akan kecewa, karena orangtua saya saat ini mendidik saya dengan baik, mereka tidak sama sekali melupakan hari kelahiran saya, bahkan inget weton hari lahir saya. Materi saya dipenuhi oleh beliau-beliau. Hati, terima lah segala sesuatu yang akan didengar, saya mohon hati, saya hanya ingin tahu, bertahan lah untuk menerima. Saya sudah dewasa, mungkin memang sudah saatnya tahu semua. Saya ingin tahu ke ambigu'an itu.
ANEH
Apa hanya aku, orang aneh yang punya pola pikir semua bentuk cinta itu berakhir sama? Apa ini akibat dari datangnya luka yang diakibatkan dari kesalahan ku dulu? Semua pemikiran, pembicaraan, tentang percintaan menurut ku adalah sebuah omong kosong? Apa hanya aku? Orang sekitarku berkata. 'Gak semua orang kaya gitu, kalo lo gak mau buka hati untuk orang lain mau sampai kapan lo punya pendamping?' 'Kalo lo tetep berada difase trauma lo, emang lo gak mau nikah?' 'Ya ampun orang kaya gitu aja masih aja diinget-inget, masih banyak pengganti diluar sana, lo aja yang gak mau buka hati lo sedikit.' Bahkan beberapa disekelilingku, baru saja terluka karena dikecewakan, tapi sudah bisa buka hati lagi untuk orang lain, semudah itu. Ya ampun, apa ada yang salah dengan ku? Seakan, tidak ada lagi tempat untuk 'cinta' dihati yang sudah mulai sembuh dari luka.
Sebuah pemikiran di tengah tegukan kopi goodday mocchacino hangat, hari Kamis, 13 Februari 2020 | 01:30 'Sudaahh semuanya baik-baik saja, kita ikuti alur nya. Jangan takut sendiri, jangan takut sepi, jangan takut gelap, jangan takut sempit, jangan takut terjatuh, jangan takut terluka, jangan takut sedih, jangan takut bangkit, dan jangan pernah merasa sia-sia.' Oke, akan selalu ada pola pikirku ini di dalam otakku. Untuk sekarang, gak tau kalo sore.
-ruaangkosoong-
Ya Alloh. Jangan biarkan diri ini luluh lantak karena kekecewaan. Jangan biarkan hilangnya kelembutan hati dan kelembutan perilaku didiri ini karena kemarahan. Jangan biarkan terpendam didalam hati rasa dendam dan amarah yang berlarut-larut didiri ini karena kebencian.
-ruaangkosoong-