Bagian terberat dari melepaskan seseorang adalah belajar memahami, bahwa beberapa orang merasa baik-baik saja tanpa adanya kita di hidupnya.
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
tumblr dot com
Interview Vampire Daily
todays bird
Fai_Ryy
Today's Document

Game Changer & Make Some Noise
Noah Kahan
The Bowery Presents
h

tannertan36
No title available
TMBGareOK. The Official They Might Be Giants tumblr

Love Begins
🪼
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
Cookie Run:Kingdom Official!
Mike Driver
Sweet Seals For You, Always
The Stonewall Inn

seen from United States
seen from Vietnam
seen from Uruguay

seen from Türkiye
seen from T1

seen from Australia

seen from United States

seen from United States

seen from Uruguay
seen from Pakistan

seen from Türkiye
seen from Italy
seen from Australia

seen from Ireland
seen from Sweden
seen from South Korea

seen from Brazil

seen from United States

seen from United States
seen from Brazil
@ruangbersembunyii
Bagian terberat dari melepaskan seseorang adalah belajar memahami, bahwa beberapa orang merasa baik-baik saja tanpa adanya kita di hidupnya.
Hidup adalah sekumpulan pertanyaan.
5W + 1H
apa, kapan, mengapa, dimana, bila dan bagaimana.
Pertanyaan demi pertanyaan menghantui kepala.
Sedang mereka hanya asik bertanya tanpa berpikir bagaimana seseorang melewatinya.
Dan lagi hari ini ku dapati pertanyaan yang terutama kapan
kapan ini kapan itu
semua tentang kapan?
sedang manusia hanya bisa berencana dan penentunya adalah Allah.
Untuk segalanya
mohon doanya saja
Merayakan Perpisahan
i#nowplaying Jakarta Hari Ini - Revenge
Langit malam makin pekat dimana waktu menunjukkan pukul 12 lewat 24. Langkah-langkah kecil menuju kepulangan, ternyata ditemani dengan rintik titik kecil yang makin melimpah berjatuhan di kepala.
Hmm mulai tercium ampo.
Tuhan sepertinya mengerti. Dia memang sedang ingin meromantisasi patah hati ini ternyata. Sialan! Hahaha.
Malam ini, mungkin akan menjadi malam cukup panjang mengingat setelah nanti pagi menyapa, raga harus kembali menghadapi realita bahwa sedang sekarat. Helaan napas berat kembali akan menjadi teman baik (lagi) ketika melihat layar genggaman, tak ada notifikasi namanya lagi di ujung sana yang memberi kabar.
Tak apa, katanya ini memang ini resiko yang harus dijalani.
Aku sudah lupa kapan terakhir kali aku mencari tau dirimu di dalam selancar dunia maya. Namun, kadang kala, warta tentangmu secara tiba-tiba datang tanpa sengaja, tanpa berusaha menyapa; menyelonong begitu saja. Kurang ajar memang.
Membuat kepala berdenyut, membuat gemetar dada bahwa ternyata namamu masih dalam daftar teratas sebagai padanan rindu.
Debar yang hadir seketika berubah menjadi rasa sesal, melihat ternyata hidupnya sudah baik-baik saja setelah hancur yang tak terkira,
Lalu ketika kedua kelopakku memejam, ada reaksi kimia di otak yang memutar kembali kepingan-kepingan peristiwa lampau, menceritakan bagaimana aku menikam dirimu berulang kali dengan dalih menjaga dalam diam. Kata-kata manis perubahan ternyata hanya menjadi isapan bualan. Makian dan hentakan dilantangkan demi memberi makan ego yang tak tau diri.
Akhirnya aku paham kalau ternyata memang aku menjalankan peran antagonis terbaik di dalamnya. Sosok yang katanya begitu kucinta, malah membuatnya lantak dan hancur berantakan.
Manusia macam apa aku ini?
Dari situ, dunia menampar: ternyata tidak semua masalah punya cara untuk diselesaikan. Ada beberapa hal yang coba direparasi, malah rusaknya makin menjadi. Tapi tiap aksi yang diberi, malah membawa efek negatif bertubi-tubi. Malah menyiksa, menjerat kuat hingga berteriak memekikkan bahwa luka ternyata terlalu parah.
Kadang hal terbaik yang bisa dilakukan adalah membiarkannya.
Jika pada suatu saat nanti di masa depan yang tak jelas kapan, disaat mata kita bersua dan ternyata sudah ada dia yang memegang erat tanganmu untuk melawan dunia, aku hanya bisa berkata dalam kepala “semoga dirinya berbahagia dan bisa tertawa layaknya dulu kala dan aku disini tetap baik-baik saja”.
Patah hati memang sebercanda ini dimana lupa tak pernah datang walau sudah kuundang, ketika sedang menyambut kehilangan dan merayakan perpisahan.
Untuk yang berulang tahun di ujung sana, dan aku di dalam kamar merindunya sambil memaki kebodohanku karena melepasnya begitu saja.
Jakarta, 23 Juni 2023.
FS
Terima kasih pernah ada
meski akhirnya yang sama-sama kita perjuangkan berakhir dipersimpangan jalan berbeda.
kau dengan takdirmu
aku dengan takdirku
Penyatuan tak berpihak pada kita
tak ada sesal atau benci
sebab aku tahu perpisahan ini mengantarkan kita pada cinta-NYA.
kamunya aku yang dulu
tersenyumlah saat membaca pesan ini.
Mari kita rayakan tangis ini di atas sajadah dan rasakan pelukan Illahi.
Allah mencintai kita dengan sebegitu dashyatnya hingga Allah memisahkan kita karena Allah cemburu posisi-NYA tergantikan oleh makhluk.
Allah memisahkan kita bukan tanpa maksud sebab ia tahu bahwa ada hal tak baik ke depannya jika kita terus bersama.
Tepat pada detik itu
ku kabarkan pada dunia
aku ikhlas akan kepergianmu
aku ikhlas akan ketetapan Allah
aku ikhlas kamu mengenggam tangan yang bukan aku.
walau seperti apa rencana yang kita susun secara rapi tapi tetap saja penentunya adalah DIA, Allah pencipta kita.
Bukankah kita tak tahui masa depan.
ikhlas dan ridho-Nya
ingat perpisahan ini adalah petunjuk dari-NYA juga.
Fii amanillah orang baik
ku titip kamu pada penciptaku.
Terima kasih atas perpisahan ini. Kamu mengantarkan aku kembali pada Allah ku dan membuatku tersadar bahwa tak ada cinta yang lebih baik selain cinta Allah.
Cinta makhluk hanya membuat kecewa dan sakit berkepanjangan sedang cinta yang dariNYA takkan pernah temui kecewa.
Cukup Allah dan Rasul sebagai penghias hatiku saat ini dan selamanya.
sekali lagi
Fii amanillah dan Istauda' tukallah.
Karena menikah adalah tentang mengubah kebiasaan.
Menikah bukan hanya menyoal menyatukan persepsi. Atau membangun komunikasi.
Bukan pula menyoal maklum-memaklumi. Atau menerima segalanya dengan besar hati.
Menikah adalah perihal nafkah lahir dan batin yang diberikan oleh suami kepada istri. Juga perihal pengabdian dan ketaatan dari istri untuk suami.
Menikah adalah tentang mengubah kebiasaan, mengatur waktu, merencanakan masa depan, mengolah finansial, pun mengambil peran dalam pengasuhan.
Jika segala urusan rumah diberikan sepenuhnya kepada istri, maka bukan penampakan baru lagi. Jika di kemudian hari kita mendapatkan para istri yang hidupnya penuh dengan tekanan, penuh dengan derai air mata, penuh pembangkangan dan penolakan.
Sebab mentalnya rusak, fisiknya lemah akibat dari pekerjaan rumah yang dianggap - oleh hampir keseluruhan manusia - adalah tanggung jawabnya.
Padahal rumah adalah tentang bersama. Pekerjaan yang melingkupi di dalamnya adalah tanggung jawab anggota keluarga.
Pun sama ketika seorang suami hanya memposisikan diri sebagai tulang punggung keluarga, sebagai sumber dana, sebagai pencari nafkah. Sehingga mindset yang tertata hanyalah menyoal uang. Untuk kemudian lahirlah sifat dan sikap yang menggurat luka di dalam diri sang istri.
Tidak ingin berperan dalam urusan rumah dan mendidik anak. Tidak ingin meringankan beban istri, tidak ingin berusaha lebih untuk menyenangkan hati istri.
Karena tidak selalu perihal uang yang membuat seorang istri bahagia.
Adakalanya pelukan hangat, bantuan mengurus rumah dan menjaga anak, waktu-waktu yang dihabiskan berdua, janji-janji yang ditunaikan, perasaan-perasaan yang dihargai; adalah bentuk bahagia yang lain.
Karena menikah adalah upaya mengubah kebiasaan. Mengubah semua hal-hal yang pernah dilakukan seorang diri, menjadi kebiasaan yang harus dilakukan berdua bersama pasangan.
Karena menikah adalah upaya memberikan lebih banyak waktu kepada keluarga. Menomorsatukan mereka, menjadi peka terhadap perasaannya.
Karena menikah adalah perihal saling; saling meringankan beban pekerjaan rumah; saling menghargai dalam setiap keputusan; saling menghormati dalam berbagai keadaan.
Karena menikah adalah tentang mengubah kebiasaan. Menjadi tahu dan paham bahwa begitu banyak kebiasaan yang mesti diubah jika telah hidup berkeluarga.
Bukan malah berlaku seenaknya hanya karena dia adalah kepala rumah tangga. Dan bukan pula bertingkah semaunya hanya karena dia adalah seorang wanita yang mesti dimuliakan oleh suaminya.
Karena sungguh, menikah adalan tentang kesadaran untuk mengubah kebiasaan.
Kesadaran untuk mau memahami bahwa sebaik-baik waktu yang dihabiskan seorang laki-laki adalah bersama keluarga dan istri.
Kesadaran untuk mau mengerti bahwa sebaik-baik ketaatan yang mesti dilakukan oleh seorang perempuan adalah ketaatan kepada suami.
06.13 a.m || 13 Juni 2023
Terima kasih pernah ada
meski akhirnya yang sama-sama kita perjuangkan berakhir dipersimpangan jalan berbeda.
kau dengan takdirmu
aku dengan takdirku
Penyatuan tak berpihak pada kita
tak ada sesal atau benci
sebab aku tahu perpisahan ini mengantarkan kita pada cinta-NYA.
kamunya aku yang dulu
tersenyumlah saat membaca pesan ini.
Mari kita rayakan tangis ini di atas sajadah dan rasakan pelukan Illahi.
Allah mencintai kita dengan sebegitu dashyatnya hingga Allah memisahkan kita karena Allah cemburu posisi-NYA tergantikan oleh makhluk.
Allah memisahkan kita bukan tanpa maksud sebab ia tahu bahwa ada hal tak baik ke depannya jika kita terus bersama.
Tepat pada detik itu
ku kabarkan pada dunia
aku ikhlas akan kepergianmu
aku ikhlas akan ketetapan Allah
aku ikhlas kamu mengenggam tangan yang bukan aku.
walau seperti apa rencana yang kita susun secara rapi tapi tetap saja penentunya adalah DIA, Allah pencipta kita.
Bukankah kita tak tahui masa depan.
ikhlas dan ridho-Nya
ingat perpisahan ini adalah petunjuk dari-NYA juga.
Fii amanillah orang baik
ku titip kamu pada penciptaku.
Terima kasih atas perpisahan ini. Kamu mengantarkan aku kembali pada Allah ku dan membuatku tersadar bahwa tak ada cinta yang lebih baik selain cinta Allah.
Cinta makhluk hanya membuat kecewa dan sakit berkepanjangan sedang cinta yang datang dariNYA takkan pernah temui kecewa.
sekali lagi
Fii amanillah dan Istauda' tukallah.
Mei dan segala pembelajaran dari-Nya
ku renungi kembali peristiwa demi peristiwa yang menghampiriku
semua terasa menyakitkan dan membahagiakan..
Ku buka kembali catatan harian ku.
ku baca satu per satu peristiwa yang ku lalui di bulan ini.
Subahanallah
Masya Allah
Tabarakallah
pembelajaran apa ini ya Allah
Mulai dari belajar melepas hingga menerima.
Melepas dia yang ku langitkan namanya
Menerima dia yang baru ku kenali
Belajar ikhlas atas ketetapan-Mu itu melegakan sekaligus menenangkan.
Aku belajar untuk tidak menggantungkan harapan selain kepada-Mu.
Ternyata benar berharap kepada manusia adalah penyakit yang mematikan.
Terima kasih Ya Rabbi
untuk semua pembelajaran dari-Mu
Engkau mengambil dia dariku agar aku kembali dalam pelukan-Mu
Engkau menghadirkan dia untukku agar aku belajar menerima ketetapan-Mu
apa yang ditakdirkan untukmu takkan pernah melewatkanmu dan apa yang tidak ditakdirkan untukmu akan pergi dengan caranya sendiri.
Mulai hari ini aku tidak akan khawatir lagi perihal masa depan karena sebaik-baiknya perencana adalah Allah dan aku yakin ketetapan Allah itu yang terbaik untukku.
Aku belajar menyederhakan keadaan apapun itu dunia hanya tempat singgah bukan tempat pulang.
Jadilah sebaik-baiknya tamu di bumi Allah dan terima semua yang disuguhkan oleh tuan rumah kepada kita.
Terima kasih 'Mei'
telah memelukku dan menyederhanakan cara pandangku terhadap dunia.
Batas usia adalah ketetapan Allah
Kesempurnaan hanya milik Allah dan kepada Allah kita akan kembali
Saya hanya seorang insan biasa yang tak luput dari dosa mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki.
Maafkan diri saya jika pernah melukai teman-teman semua.
"Dan aku berlindung dari godaan setan yang terkutuk."
Jika kelak mendengar kabar tentang hari kematian saya, mohon untuk mendoakan, memaafkan dan mengirimkan Al-fatiha kepada saya agar Allah mudahkan hisab saya di akhirat kelak agar Allah mudahkan impian saya untuk bertemu dengan penghulu perempuan di muka bumi ini Sayyidah Fatimah Az-Zahra.
Mohon nantinya untuk tidak menyebar foto saya dan apapun tentang saya.
Bantu saya untuk mengurangi dosa jariyah yang dapat memberatkan timbangan hisab saya.
Terima kasih
Sabar, ikhlas dan tawakal
yakin pada janji Allah
takdir Allah selalu indah
bukankah ini doamu untuk meminta ketenangan pikiran dan kemudian Allah jauhkan beberapa orang dalam hidupmu
bukanlah juga kamu meminta untuk diberikan yang membawamu untuk mendapatkan cinta Allah.
sudah tak usah kalut
ini semua hanya perihal dunia
dan dunia hanya tempat singgah
tak usah buat hatimu gelisah berkepanjangan hanya karena perihal dunia
ingat Allah dan Rasul lebih mencintaimu daripada orang tuamu daripada dirimu sendiri.
yakin takdir Allah baik
yakin cinta Allah lebih dari segalanya
kejarlah cinta Allah
maka bentuk bahagia akan menghampirimu
bukankah setelah malam gelap selalu ada fajar yang bersina
bukankah setelah hujan deras ada pelangi yang melintasi langit
dan Ali bin Abi Thalib juha berkata
"akan ada sesuatu yang menantimu setelah sekian banyak kesabaran yang kau jalani , yang akan membuatmu terpana hingga kau lupa pedihnya rasa sakit"
teruslah berprasangka baik kepada Allah
yakin bersama Allah semuanya akan baik-baik saja.
#wanitagelaskaca #tulisan
sejak menemukanmu aku benci membahas perpisahan dan kehilangan yang ku ingin hanya kebersamaan dan pertemuan...
Mencintaimu
sama saja dengan menemukan semesta
apa yang kamu inginkan? mengapa selalu hadir dan menggangu tidurku bahkan juga membawakan bekal untuk makan siangku
kamu dan masa lalu seharusnya harus sama-sama dilupakan
sudahlah.
Jangan menganggu ku lagi
cukup
Pada akhirnya kita juga akan sendiri
dunia tempat singgah
dan kita hanya tamu
rumah adalah pelukan illahi
jika dunia terasa berat
sabar dan tawakallah
minta untuk disanggupi memikul beban itu
ini hanya perjalanan menuju rumah
jika kamu sanggup menapaki yang telah di tuliskan untukmu
kamu akan sampai pada rumah impian bertema 'surga'
lagi lagi kau membisu
mendiamkan pertanyaanku
padahal sudah ku suguhkan secangkir teh hangat dan roti bakar kesukaanmu
aku membuatnya penuh cinta khusus untukmu
tapi mengapa kau masih saja sama diam seribu bahasa dengan berjuta pertanyaan yang ada di kepala ku
kau memilih membisu
mengalihkan pembicaraan tiap aku membuka obrolan
aku bukan dia
dan dia bukan aku
aku punya cara sendiri untuk menjamu kamu
Kebahagiaan diciptakan sendiri bukan ditentukan oleh orang lain. Sudahkah kamu menciptakan kebahagiaanmu sendiri?
Jadi tidak perlu dipaksakan ataupun dipertanyakan jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi di luar kendali manusia begitu juga dengan kebahagiaan.
Segala sesuatu bergerak sesuai keadaan seperti contoh daun gugur karena memang sudah saatnya daun itu gugur.
Dalam hidup ada hal yang bisa dikendalikan dan yang tidak bisa dikendalikan oleh manusia sehingga perlu untuk bijaksana dalam memusatkan pikiran agar tidak fokus dengan hal yang berada di luar kendali manusia.