Time Machine
Bismillahirahmanirahiim.
Terinspirasi dari diskusi dengan seorang kawan yang unik. Dari berbagai topik yang kami perbincangkan, ada hal yang menarik tentang Al-Quran. Fungsi Al-Quran sebagai ‘time machine’. Menurutnya Al-Quran itu seru banget buat dipelajari, seakan bisa membawa kita ke dimensi lain. Dia excited banget nunjukin salah satu adegan di film Star Wars the Last Jedi yang lagi scene menuju ke dimensi lain.wkwkwk… kocak banget kalau inget moment itu!
Banyak hal bisa kita temukan di dalam Al-Quran seperti harta karun yang gak akan pernah habis lintas ruang dan waktu. Lika mau coba cari tau ah, maksudnya Al-Quran sebagai time machine ini gimana sih?
Pas banget belakangan lagi di uji tentang sesuatu yang buat Lika ga mudah (every painful is unique, don’t compare yourself with others). Jangan sampai kita seperti dokter yang salah diagnosis, karena impact nya bisa salah pake obat. Bukannya sembuh tapi penyakit semakin parah. Jadi, kenali dulu penyakitnya.
Oooh.. ternyata si Lika Lulu ini sedang rapuh, jadi apa sih makhluk bernama rapuh ini, sebelum ke satu-satu nya sumber ultimate (Al-Quran). Lika nemu referensi kontemporer tentang vulnerability dari Brene Brown boleh dicari di youtube judulnya : the power of vulnerability. Mbak Brene ini seorang researcher yang mempelajari tentang human relationship — kemampuan kita berempati, menjadi bagian dari sesuatu, tentang rasa malu, keberanian, dan mencintai. Dari lecture nya yang tajam tapi jenaka di TEDxHouston, dia berbagi hasil penelitiannya selama 6 tahun, ada beberapa topik yang dibahas, tapi disini Lika mau cerita satu hal tentang worthiness, sisanya mangga di tonton sendiri yaa.. seru kok!
Jadi kemarin itu diagnosisnya i felt unworthy, kok bisa? itu part dari vulnerability nya lika :( kenapa bisa rapuh, karena lagi jauh dari Allah, dari Quran. oh itu udah jelas! tapi jangan jadi jump to conclusion juga, karena itu bikin kita ga mau menelusuri penyebab nya itu kenapaa? kok bisa begitu? sayang kalau prosesnya terlewati, kita jadi gak belajar, gak dapet mutiara hikmah yang tersembunyi.
Kalau kata mbak Brene, merasa diterima, merasa berharga itu salah satu hal basic yang di butuhkan manusia, diterima akan segala ketidaksempurnaan yang dimiliki dan membuat diri seseorang berharga. Jadi saat ada orang lain yang tidak menerima dirinya, impactnya muncul perasaan unworthy. Kalau Lika bilang kondisi ini ada dalam kondisi gak ‘waras’. hehe.. duh jahat amat sama diri sendiri, bukan ga waras sih, tapi lagi lupa, lupa kalau diri ini begitu berharga di mata Allah dengan menjadi hambaNya, pemilik langit bumi dan segala isinya. Allah langsung yang statement kalau kamu berharga loh, gak percaya? “Dan sesungguhnya telah Kami muliakan anak-anak Adam, Kami angkut mereka di daratan dan di lautan, Kami beri mereka rezki dari yang baik-baik dan Kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah Kami ciptakan.” (Q.S. Al Isra : 70 )
Nah.. back to time machine, Lika mau cari tau kalau di Al-Quran gimana ya Allah bahas tentang vulnerability ini? (bakal seru nih.., siapin cemilan dulu)
Al-Quran membawa kita traveling lintas ruang dan waktu, kali ini karena Lika lagi pengen belajar tentang vulneribility, Allah bawa Lika pada sebuah kisah tentang perempuan luar biasa, perempuan special yang Allah muliakan.
Maryam wanita suci yang gak pernah disentuh laki-laki, selalu tinggal di rumah Allah, dan gak pernah macem-macem. Hingga datang kabar dari malaikat Jibril kalau Maryam akan memiliki anak tanpa disentuh siapapun. Ini berita yang bikin dia shock berat.
Kemudian Maryam pergi mengasingkan diri. Saat dia kembali ke kotanya dalam keadaan hamil besar, lalu satu desa menghujat, mempermalukan, tidak lagi menerimanya sebagai bagian dari masyarakat padahal ia terkenal sebagai wanita suci.
Saking hopeless nya, apa yang Maryam pinta pada Allah? dia meminta kematian.
Perkataan Maryam: “Aduhai, alangkah baiknya, andaikan aku mati sebelum ini, dan andaikan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan.” (QS.Maryam: 23)
Bukan hanya kematian, tapi juga nasiyan mansia. Nasi ; i wish nobody misses me. I wish i go invisible. Mansia artinya completely terlupakan.
Betapa manusia mulia pilihan Allah pun pernah ada di kondisi merasa unworthy, dan itu bagian dari vulnerability yang sebetulnya pemberian dari Allah. Karena di balik rasa sakit yang luar biasa bagi Maryam baik fisik maupun mental. Maryam mendapat hadiah terbaik dari Allah.
Tidak ada di dalam Al-Quran nabi yang memiliki nama lengkap dengan bin, kecuali nabi Isa. Gak ada Ismail bin Ibrahim atau Muhammada bin Abdullah. Hanya Isa yg disebut Isa bin Maryam. Doanya untuk dilupakan, justru Allah berikan skenario terbaik dengan membuat Maryam dikenang sepanjang sejarah peradaban manusia.
Kenapa Maryam di uji dengan sesuatu yang menyakitkan? bukan karena Allah gak suka sama dia atau ingin mempermalukan dia tapi Allah gave her an honor.
Sometimes your pain is going to be relief for other people.
Your painful experience bisa jadi jalan utk kebaikan org lain. Then, someday you will say : i’ve been there! sambil ngetawain, kok dulu drama banget yah… ya gitu lah manusia, kalau ga drama ga seru! kalau ga drama ga akan tau sebegitunya butuh Allah, dan cuma Allah satu-satunya penolong.
*** When you find yourself in a position to help someone, be happy! because Allah is answering that person’s prayer through you. Jazakumullah..
Terimakasih kamu yang sudah menitipkan ‘hope’, yang mengawali nasihat dengan kata ‘tenang’, yang meyakinkan bahwa pertolongan Allah itu bukan hanya dekat. Tapi sangat dekat. it means a lot..
Mengingatkan hari akhir, lebih dari cukup untuk jadi kunci, agar hati hanya terisi dengan ‘Dia’ dan seseorang yang hanya diperbolehkan masuk atas izin Nya (cuma yang halal yang boleh isi ruangan di hati.) Dan yang paling powerful jangan putus untuk berdoa dan berharap pada Allah.
When you trust Allah. Then, somepeople around you will question that trust, and they will make you lose that trust, and that is when you need to hold on to Allah’s book. Because when you open that book and you read it like jump into time machine to find hope… that’s the only way to survive_Ust.Nouman with modification
Hopefully i always directly connected with the words of Allah, promise of Allah, the promise that never fails. Every one of us needs to hold onto that promise. i have to be on my own journey to understanding Allah’s book including from this painful experience.
Time Machine ini special, karena dengan ajaib bisa membawa kita ke dimensi yang lebih luas, yaitu dimensi keimanan. Hanya orang-orang beriman yang meyakini sesuatu yang unseen.
Semangat dan selamat traveling ke dimensi lain, Dimensi keimanan.
Lika Lulu. Bandung, 7 Februari 2018.
Reference : - How Duaa Works — Khutbah by Nouman Ali Khan : https://www.youtube.com/watch?v=XUgD91WrSFg - The power of vulnerability | Brené Brown : https://www.youtube.com/watch?v=iCvmsMzlF7o














